Kompas.com - 25/05/2021, 08:08 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Trans Studio Mall Cibubur dan Pos Indonesia untuk mengadakan bazar #GakMudikDibikinAsik pada 6-16 Mei, 2021, di Trans Studio Mall Cibubur, Jawa Barat. Bazar tersebut menawarkan hampers lebaran berisi produk-produk lokal dengan gratis ongkos pengiriman ke seluruh Indonesia. Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi KreatifKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Trans Studio Mall Cibubur dan Pos Indonesia untuk mengadakan bazar #GakMudikDibikinAsik pada 6-16 Mei, 2021, di Trans Studio Mall Cibubur, Jawa Barat. Bazar tersebut menawarkan hampers lebaran berisi produk-produk lokal dengan gratis ongkos pengiriman ke seluruh Indonesia.


KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menerangkan bahwa bantuan insentif pemerintah (BIP) sebesar Rp 60 miliar akan dimulai pada 4 Juni 2021.

Adapun, para pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) diharapkan dapat mendaftar mulai dari 4 Juni hingga 4 Juli 2021.

Sandiaga menegaskan, tidak ada destinasi wisata yang diprioritaskan terkait penerima bantuan tersebut.

Baca juga: Kemenparekraf Siapkan Rp 60 Miliar untuk Insentif Ekonomi Kreatif dan Desa Pariwisata

“Tidak ada prioritas destinasi untuk BIP, akan terbuka untuk seluruh Indonesia. Jadi silakan mengajukan,” kata Sandiaga saat Weekly Briefing hari Senin (24/5/2021) di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat.

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa BIP merupakan kebijakan berkeadilan untuk pelaku sektor parekraf, UMKM, usaha-usaha kecil, serta pengusaha pemula yang sedang bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang pembuat kain tenun di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).SHUTTERSTOCK/BASTIAN AS Seorang pembuat kain tenun di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Yang akan kita sentuh di program BIP yang sifatnya berupa usaha-usaha yang memiliki dampak signifikan bagi kemampuan kita untuk bertahan," sambung Sandiaga.

Ia melanjutkan, unsur-unsur tertentu seperti sociopreneur yang memiliki dampak sosial dan lingkungan bisa jadi nilai tambaj. Selain itu tidak ada kuota dan batasan.

Baca juga: Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Sebelumnya diberitakan oleh Kompas.com pada Sabtu (22/5/2021), program BIP tahun ini merupakan yang ketiga kalinya sejak 2017. 

Bantuan tersebut akan diserahkan kepada enam subsektor parekraf serta 13 subsektor pariwisata sesuai Undang-undang nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Selain itu, terdapat juga sektor andalan yaitu kuliner, kriya, dan fesyen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.