Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengunjung Wisata Pasir Putih Dalegan Menerapkan Protokol Kesehatan

Kompas.com - 27/05/2021, 12:15 WIB
Hamzah Arfah,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

GRESIK, KOMPAS.com - Wisata pasir putih Dalegan yang berada di Kecamatan Panceng, Gresik, Jawa Timur, tetap menjadi tujuan para wisatawan dalam mengisi waktu libur Hari Raya Waisak, Rabu (26/5/2021). Para pengunjung terlihat sudah sadar diri untuk menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Pengunjung yang datang sudah mengenakan masker, dalam rangka mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Tidak hanya itu, mereka juga sudah menjaga jarak, dengan pihak pengelola wisata tidak hentinya mengingatkan para pengunjung akan pentingnya protokol kesehatan.

Baca juga: Liburan di Gresik, Tak Ada Salahnya Kunjungi Pantai Dalegan

"Sudah biasa, memang seharusnya begini untuk menghindari (tertular) dari Covid-19. Ini juga demi kesehatan diri sendiri dan keluarga," ujar salah seorang pengunjung Hadiyanto (39) saat ditemui di lokasi, Rabu.

Para pengunjung wisata pasir putih Dalegan, sudah mulai sadar diri untuk menggunakan masker.KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAH Para pengunjung wisata pasir putih Dalegan, sudah mulai sadar diri untuk menggunakan masker.

Sementara, salah seorang pengelola wisata pasir putih Dalegan Afanul Latief mengatakan, sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan maka pihaknya terus mengingatkan para pengunjung agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kendati sejauh ini, para pengunjung sudah mulai tertib menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan.

"Kami terus ingatkan kepada para pengunjung mengenai pentingnya protokol kesehatan, supaya kesehatan tetap dapat terjaga bersama dan terhindar dari penularan Covid-19," ucap Latief.

Ditutup selama dua hari

Sebelum kembali dibuka, pantai pasir putih Dalegan bersama dengan wahana wisata lain yang ada di Gresik sempat tutup selama dua hari.

Baca juga: Wisawatan Menyemut di Pantai Dalegan Gresik

 

Penutupan itu terjadi pada H+7 lebaran, sesuai himbauan dari pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19 pada masa libur lebaran.

Pantai Dalegan di Gresik, Jatim, bisa menjadi tempat rujukan untuk liburan bersama keluarga.KOMPAS.com/HAMZAH Pantai Dalegan di Gresik, Jatim, bisa menjadi tempat rujukan untuk liburan bersama keluarga.

"Sebenarnya terasa sekali, sebab pada saat tutup selama dua hari itu biasanya puncak kunjungan orang ke tempat wisata. Sebab, biasanya sehari itu kami dapat pemasukan kotor Rp 300 juta saat libur lebaran," kata Latief.

Namun dikarenakan hal tersebut sudah menjadi himbauan pemerintah guna meminimalisir penularan Covid-19, maka pihak pengelola mengikuti himbauan tersebut demi kesehatan bersama.

Baca juga: Pulau Bawean, Wisata Tersembunyi di Kabupaten Gresik

Nasib pedagang di kawasan wisata Dalegan

 

Pihak pengelola juga sempat 'disambati' oleh para pedagang yang berada di sana terkait merosotnya pendapatan mereka sejak pandemi Covid-19 melanda.

Guna meringankan beban para pedagang, pihak pengelola lantas membuat kebijakan untuk menggratiskan sewa stand selama enam bulan bagi para pedagang yang ada di sana.

Baca juga: Uniknya Wisata Setigi di Gresik, Bukit Kapur yang Instagramable

 

Meski demikian,  pihak pengelola tetap berharap kepada para pedagang agar menyadari kondisi ini.

Petugas terus mengingatkan para pengunjung wisata pasir putih Dalegan untuk menerapkan protokol kesehatan.KOMPAS.com / HAMZAH ARFAH Petugas terus mengingatkan para pengunjung wisata pasir putih Dalegan untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Sebenarnya mereka ingin ada tambahan bantuan lain, tapi untuk saat ini hanya itu yang baru bisa kami lakukan. Sebenarnya sedih juga, sebab pendapatan mereka berkurang drastis, karena pengunjung juga tidak seramai dulu (sebelum pandemi)," tutur Latief.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan protokol kesehatan, pihak pengelola juga mengaku membatasi kunjungan wisatawan.

Baca juga: Pemandian Hijaber, Wahana Baru di Wisata Setigi Gresik

 

Mereka hanya memperbolehkan 750 wisatawan berkunjung, dari 5.000 orang sesuai kapasitas tampung yang dimiliki wisata pasir putih Dalegan.

"Itu pun kami buat bergantian. Kalau memang sudah terlihat cukup, maka pengunjung yang baru datang kami stop dulu tidak boleh masuk. Kalau sudah sesuai, ya mohon maaf, terpaksa kami tidak dapat menerima dan tidak menjual tiket lagi," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com