Kompas.com - 30/05/2021, 08:08 WIB
Salah satu dari sejumlah frame sarang lebah dalam kotak ternak lebah madu yang ada di area budi daya lebah madu yang berada di lembah hutan kaki Gunung Pangrango di Desa Bojongmurni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Minggu (23/5/2021). kompas.com / Nabilla RamadhianSalah satu dari sejumlah frame sarang lebah dalam kotak ternak lebah madu yang ada di area budi daya lebah madu yang berada di lembah hutan kaki Gunung Pangrango di Desa Bojongmurni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Minggu (23/5/2021).

 

BOGOR, KOMPAS.com – Sebuah desa di kaki Gunung Pangrango Kabupaten Bogor, tepatnya di Desa Bojongmurni, Kecamatan Ciawi, menawarkan kegiatan wisata ternak dan panen lebah madu.

Selama berada di sana, wisatawan juga akan diajak trekking menyusuri hutan yang memiliki jalur cukup menantang bersama pemandu dari Kelompok Tani Hutan (KTH) Sadar Tani Muda Desa Bojongmurni.

Meski di sana terdapat kegiatan budi daya lebah madu dan wisata, Ketua KTH Sadar Tani Muda Desa Bojongmurni Iyan Supriyadi menuturkan bahwa fokus utama pihaknya adalah tetap menjaga alam.

Baca juga: Ada Wisata Ternak Lebah Madu di Lembah Gunung Pangrango, Seperti Apa?

“Motivasi kita untuk berkegiatan di budi daya lebah madu adalah (karena) rasa kekhawatiran dan kepedulian kita terhadap lingkungan,” ungkapnya di area budi daya lebah hutan, Bogor, Minggu (23/5/2021).

Tampilan madu yang baru saja dipotong dari salah satu frame sarang lebah dalam kotak ternak lebah madu di area budi daya lebah madu yang berada di lembah hutan kaki Gunung Pangrango di Desa Bojongmurni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Minggu (23/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan madu yang baru saja dipotong dari salah satu frame sarang lebah dalam kotak ternak lebah madu di area budi daya lebah madu yang berada di lembah hutan kaki Gunung Pangrango di Desa Bojongmurni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Minggu (23/5/2021).

Lebih lanjut, menurutnya kaki Gunung Gede Pangrango terbilang kritis. Iyan mengatakan bahwa hal tersebut dapat dilihat dari pepohonan yang masih terbilang sedikit.

Alhasil, pihaknya memutuskan untuk melakukan budi daya lebah madu dalam Eduwisata Lebah Madu sebagai upaya untuk menyelamatkan alam di Desa Bojongmurni.

“Menjaga lebah, menjaga alam, menjaga kehidupan. Dari situ kegiatan kita dimulai,” jelas dia.

Tips menuju Desa Bojongmurni, Bogor

Jika ingin berkunjung dan menikmati asrinya lingkungan di sana, serta ingin coba berinteraksi dengan para lebah, berikut tips menuju Desa Bojongmurni, Sabtu (29/5/2021):

1. Pastikan kondisi kendaraan kuat menanjak

Desa Bojongmurni berada pada ketinggian sekitar 900 meter dari permukaan laut (mdpl). Jalur menuju ke sana terdiri dari tanjakan dan turunan, meski lebih didominasi tanjakan.

Jalur trekking yang akan ditempuh wisatawan untuk menuju area budi daya lebah madu yang berada di lembah hutan kaki Gunung Pangrango di Desa Bojongmurni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Minggu (23/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Jalur trekking yang akan ditempuh wisatawan untuk menuju area budi daya lebah madu yang berada di lembah hutan kaki Gunung Pangrango di Desa Bojongmurni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Minggu (23/5/2021).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.