Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/06/2021, 17:15 WIB

 

KOMPAS.com – Mempelajari hal-hal berbau Pancasila di Hari Lahir Pancasila yang bertepatan pada Selasa (1/6/2021) merupakan salah satu hal yang menarik untuk dilakukan.

Selain untuk memperluas wawasan tentang sejarah Indonesia, juga mendapat perspektif baru tentang hal yang dipelajari. Terutama seputar Gedung Pancasila yang merupakan saksi bisu pergantian orde di Nusantara.

Melansir Kompas.com, Senin (1/6/2020), saat ini gedung tersebut terkenal sebagai gedung untuk mengadakan kegiatan internasional dan penandatangan perjanjian dengan negara lain atau pertemuan bilateral.

Baca juga: Hari Lahir Pancasila, Kisah Awalnya Ada di Taman Renungan Bung Karno Ende NTT

Kegiatan lain yang dilakukan di sana adalah acara jamuan makan pagi (Foreign Policy Breakfast). Pada momen tersebut, Menteri Luar Negeri akan mengundang para pemimpin, serta tokoh dari kelompok masyarakat untuk diskusi seputar kebijakan luar negeri dan masalah hubungan internasional.

Di luar kegunaannya, Gedung Pancasila memiliki fakta-fakta menarik yang perlu diketahui yakni sebagai berikut, Selasa:

1. Salah satu gedung tua di Ibu Kota

Gedung yang dulunya bernama Gedung Volksraad (Dewan Perwakilan Rakyat) ini, kata Sejarawan dan Pendiri Komunitas Historia Indonesia Asep Kambali, merupakan salah satu dari banyaknya gedung tua di Jakarta.

“Dibangun sejak kapan, menurut cerita resmi dari Kementerian Luar Negeri dan berbagai buku, sekitar tahun 1830-an,” ungkap dia, Jumat (29/5/2020).

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi menerima kunjungan kenegaraan Menteri Luar Negeri Jepang, Motegi Toshimitsu di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (10/1/2020). Pemerintah Indonesia menawarkan investasi pengembangan sentra kelautan dan perikanan terpadu (SKPT) tahap kedua di Natuna, serta juga membahas kerja sama bilateral secara lebih detail, terutama di bidang ekonomi.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi menerima kunjungan kenegaraan Menteri Luar Negeri Jepang, Motegi Toshimitsu di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (10/1/2020). Pemerintah Indonesia menawarkan investasi pengembangan sentra kelautan dan perikanan terpadu (SKPT) tahap kedua di Natuna, serta juga membahas kerja sama bilateral secara lebih detail, terutama di bidang ekonomi.

Meski begitu, menurut Asep tidak ada yang tahu persis kapan gedung berusia lebih dari 50 tahun dan merupakan cagar budaya itu dibangun.

2. Jadi rumah Panglima Angkatan Perang

Sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda, Asep menuturkan, gedung yang terletak di kawasan yang kini disebut sebagai Taman Pejambon dan Lapangan Banteng ini dibangun sebagai tempat peristirahatan.

Selain itu, gedung ini juga dibangun sebagai rumah dinas seorang petinggi Hindia Belanda pada saat itu—tepatnya Panglima Angkatan Perang Kerajaan Belanda, merangkap sebagai Letnan Gubernur Jenderal.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesawat Komersial Terbesar di Dunia Resmi Mendarat di Bali Hari Ini

Pesawat Komersial Terbesar di Dunia Resmi Mendarat di Bali Hari Ini

Travel Update
Air New Zealand Timbang Berat Penumpang Sebelum Terbang, Untuk Apa?

Air New Zealand Timbang Berat Penumpang Sebelum Terbang, Untuk Apa?

Travel Update
Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Datang ke Animalium BRIN Cibinong

Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Datang ke Animalium BRIN Cibinong

Travel Tips
Libur Panjang 1-4 Juni, Gunungkidul Targetkan 54.000 Wisatawan

Libur Panjang 1-4 Juni, Gunungkidul Targetkan 54.000 Wisatawan

Travel Update
Absen 3 Tahun, CFD di Bandung Digelar Lagi 4 Juni

Absen 3 Tahun, CFD di Bandung Digelar Lagi 4 Juni

Travel Update
Perayaan Waisak, Hotel di Sekitar Candi Borobudur Penuh Dipesan

Perayaan Waisak, Hotel di Sekitar Candi Borobudur Penuh Dipesan

Hotel Story
INDOFEST 2023 Resmi Dibuka, Pengunjung Serbu Stan Perlengkapan Outdoor

INDOFEST 2023 Resmi Dibuka, Pengunjung Serbu Stan Perlengkapan Outdoor

Travel Update
Tips supaya Bisa Tidur di Kursi KA Ekonomi yang Tegak, Bawa Benda Ini

Tips supaya Bisa Tidur di Kursi KA Ekonomi yang Tegak, Bawa Benda Ini

Travel Tips
Usai Kebakaran, Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Buka Lagi

Usai Kebakaran, Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Buka Lagi

Travel Update
Deep and Extreme Indonesia 2023, Diskon Alat Olahraga Selam dan Ekstrem

Deep and Extreme Indonesia 2023, Diskon Alat Olahraga Selam dan Ekstrem

Travel Update
Panduan Lengkap ke Animalium BRI Cibinong, Info Jam Buka hingga Tips

Panduan Lengkap ke Animalium BRI Cibinong, Info Jam Buka hingga Tips

Travel Tips
Gratis Tiket Masuk ke Obelix Village di Sleman Selama Juni 2023

Gratis Tiket Masuk ke Obelix Village di Sleman Selama Juni 2023

Travel Update
Jadwal KRL Solo-Yogya Terbaru per 1 Juni 2023, Perjalanan Malam Ada Lagi

Jadwal KRL Solo-Yogya Terbaru per 1 Juni 2023, Perjalanan Malam Ada Lagi

Travel Update
Asyiknya Wisata Sambil Belajar Mengenal Satwa di Animalium BRIN

Asyiknya Wisata Sambil Belajar Mengenal Satwa di Animalium BRIN

Jalan Jalan
Mengapa Tidak Boleh Merokok di Pesawat? Ini Alasannya

Mengapa Tidak Boleh Merokok di Pesawat? Ini Alasannya

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+