Kompas.com - 01/06/2021, 19:04 WIB
Ilustrasi penyeberangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. KOMPAS.com/IMAM ROSIDIN Ilustrasi penyeberangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.

KOMPAS.com - Pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro yang terbaru telah resmi berlaku di 34 provinsi di Indonesia mulai hari Selasa (1/6/2021) hingga 14 Juni 2021. 

Melansir dari Kompas.comPPKM berskala mikro tersebut diberlakukan setelah pengetatan perjalanan pasca-larangan mudik Lebaran berakhir pada Senin (24/5/2021). 

Baca juga: Aturan Perjalanan Kereta Api Periode PPKM Mikro 1-14 Juni 2021

Adapun, pengumuman mengenai PPKM berskala mikro periode 1-14 Juni ini disampaikan oleh Menko Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto dalam konferensi pers yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin.

Terkait hal itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengeluarkan peraturan mengenai perjalanan dalam negeri menggunakan kapal selama periode tersebut. 

Baca juga: Syarat Naik Transportasi Publik dan Pribadi Periode 1-14 Juni 2021

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 25 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelakasanaan Perjalanan Orang dalam Negeri dengan Transportasi Laut pada Masa Pandemi Covid-19 yang ditandatangani Direktur Jenderal Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo pada tanggal 1 April 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam surat tersebut tertulis, ketentuan perjalanan orang atau penumpang dalam negeri menggunakan transportasi laut atau kapal yakni sebagai berikut, Selasa:

  1. Penumpang wajib memakai masker kain tiga lapis atau masker medis, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.
  2. Tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.
  3. Wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR atau rapid antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan, atau:
  4. Wajib menunjukkan hasil negatif tes GeNose C-19 di pelabuhan atau terminal dalam kurun waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan.
  5. Poin 3 dan 4 berlaku untuk perjalanan menuju Pulau Bali.
  6. Wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR atau rapid antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.
  7. Wajib menunjukkan hasil negatif tes GeNose C-19 di pelabuhan atau terminal dalam kurun waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan.
  8. Poin 6 dan 7 berlaku untuk perjalanan dari dan ke daerah selain Bali.
  9. Poin 3, 4, 6, dan 7 tidak berlaku untuk perjalanan Angkutan Laut Perintis di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta penumpang berusia di bawah lima tahun.
  10. Penumpang di Pulau Jawa yang rutin melakukan perjalananan dengan menggunakan kapal laut yang melayani pelayaran lokasi terbatas antar pulau atau antar pelabuhan domestik dalam wilayah satu aglomerasi tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif tes PCR atau rapid antigen atau GeNose C-19 sebagai syarat perjalanan, dan sewaktu-waktu Satgas Covid-19 Daerah bisa melakukan pemeriksaan setempat secara acak.
  11. Jika hasil tes PCR, Rapid Antigen dan GeNose c-19 penumpang adalah negatif, namun menunjukkan gejala, maka tidak dapat melanjutkan perjalanan dan wajib tes PCR serta isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.
  12. Wajib mengisi e-HAC Indonesia pada keberangkatan untuk ditunjukkan kepada petugas kesehatan di pelabuhan tujuan atau kedatangan.

Baca juga: Aturan Naik Pesawat Periode PPKM Mikro 1-14 Juni 2021

Ilustrasi kapal fery KOMPAS.com/SUPARMAN SULTAN Ilustrasi kapal fery

Syarat perjalanan naik kapal pada 18-24 Mei

Seperti diberitakan Kompas.com sebelumnya, para penumpang kapal yang ingin bepergian selama periode pasca-Lebaran pada 18-24 Mei 2021 harus menaati sejumlah aturan. 

Baca juga: Simak, Syarat Naik Kapal Periode Pasca-Lebaran

Aturan tersebut tertera dalam Addendum SE Satgas Penanganan Covid-19 No. 13 Tahun 2021. Pada saat itu, penumpang wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes PCR atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Alternatif lainnya adalah wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif GeNose di pelabuhan sebelum keberangkatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Travel Update
Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Jalan Jalan
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Travel Update
Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Travel Update
Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Travel Update
Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Travel Update
5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

Travel Tips
Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Travel Tips
5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.