Kompas.com - 02/06/2021, 07:08 WIB
Taman Wisata Batu Kapal, Bantul KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOTaman Wisata Batu Kapal, Bantul

"Booming-nya bulan Juni 2020 lalu, ada puluhan ribu orang datang," kata Samsi.

"Saat booming bisa puluhan ribu (wisatawan yang datang) dalam sehari, tapi hari-hari ini kalau tidak weekend hanya ratusan orang dan saat weekend di kisaran 1.000 orang. Nah, kebanyakan pengunjung itu malah dari Solo dan Semarang," imbuhnya. 

Kini, tak hanya warga lokal Bantul atau DIY yang berwisata, tapi juga warga dari Solo dan Semarang. Mereka datang untuk menikmati suasana desa yang khas, dan menyusuri Sungai Opak dengan menyewa ban, yang ditemani pemandu.

 

 

Harganya pun cukup murah, hanya Rp 20.000 untuk dua kali menyusuri kawasan itu sepanjang 500 meter. Selain menikmati kawasan keindahan alam, pengunjung juga bisa menikmati makanan yang disediakan penduduk sekitar. Mulai dari soto, hingga makanan ringan lainnya.

Baca juga: 5 Jalur Sepeda di Yogyakarta, Bisa Sambil Wisata dan Susur Kampung

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada 22 warung milik warga sekitar yang menawarkan berbagai macam menu makanan kepada pengunjung. Warga sudah menyediakan tempat beristirahat yang nyaman agar pengunjung bisa menikmati makanan. 

Taman Wisata Batu Kapal, BantulKOMPAS.COM/MARKUS YUWONO Taman Wisata Batu Kapal, Bantul

 

"Modal kami nol. Saya tidak mau membebani warga, karena 80 persen warga di sini bekerja sebagai buruh. Jadi tidak mungkin swadaya. Semua biaya pembangunan mengandalkan dana retribusi dari pengunjung. Tiketnya hanya seikhlasnya saja, dan itu sudah dari dulu. Nanti kalau dipatok harga terus cepat kaya gimana?" terang Samsi.

 

"Awalnya kami menjual bambu yang dipotongi itu untuk modal membuat papan petunjuk," tambahnya.

Keindahan wisata Batu Kapal juga menarik perhatian produser film. Ada beberapa film yang mengambil gambar di lokasi tersebut.

Baca juga: Rute Menuju Desa Wisata Krebet, Bantul yang Dikunjungi Sandiaga Uno

 

Terdapat pula tembok besar bekas jalur kereta di kawasan tersebut yang memberikan suasana berbeda di sekitar sungai.

 

 

Bagi pengunjung yang gemar memancing bisa menyalurkan hobinya di kawasan tersebut.

Salah seorang pemancing bernama Marjuki mengatakan, dirinya mencoba memancing di sekitar Batu Kapal, dan ternyata mendapatkan seekor ikan tawes.

"Lumayan berwisata sambil menyalurkan hobi memancing," kata warga Bantul ini. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Travel Update
Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Travel Update
Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Travel Update
Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Travel Update
Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Travel Update
Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Travel Update
Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Travel Update
Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Travel Update
Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Travel Update
Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Travel Tips
Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Travel Update
NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

Travel Update
Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Travel Update
Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Travel Update
Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.