Kompas.com - 05/06/2021, 12:44 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Trans Studio Mall Cibubur dan Pos Indonesia untuk mengadakan bazar #GakMudikDibikinAsik pada 6-16 Mei, 2021, di Trans Studio Mall Cibubur, Jawa Barat. Bazar tersebut menawarkan hampers lebaran berisi produk-produk lokal dengan gratis ongkos pengiriman ke seluruh Indonesia. Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi KreatifKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Trans Studio Mall Cibubur dan Pos Indonesia untuk mengadakan bazar #GakMudikDibikinAsik pada 6-16 Mei, 2021, di Trans Studio Mall Cibubur, Jawa Barat. Bazar tersebut menawarkan hampers lebaran berisi produk-produk lokal dengan gratis ongkos pengiriman ke seluruh Indonesia.

KOMPAS.com – Pendaftaran untuk Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) 2021 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dibuka mulai 4 Juni-4 Juli 2021.

Sebagai informasi, BIP merupakan program tahunan sejak 2017 untuk pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Indonesia. Pada 2021, terdapat peningkatan anggaran BIP menjadi Rp 60 miliar atau tiga kali lipat dari tahun 2020 yang berjumlah Rp 24 miliar.

Baca juga: Bantuan Insentif Kemenparekraf Rp 60 Miliar Dimulai 4 Juni 2021

Adapun, BIP tidak sama dengan dana hibah pariwisata yang masih dalam persiapan.

BIP diharapkan dapat membantu pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi Covid-19 untuk bertahan sekaligus meningkatkan skala usaha mereka.

Petunjuk teknis BIP 2021

Untuk tahun ini, sasaran peserta BIP adalah tujuh subsektor ekonomi kreatif, yaitu aplikasi, game developer, kriya, fesyen, kuliner, film, dan sektor pariwisata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, berbeda dengan tahun lalu. BIP 2021 dibagi menjadi dua kategori, yakni BIP Reguler dan BIP Jaring Pengaman Usaha (BIP JPU).

Baca juga: Kemenparekraf Siapkan Rp 60 Miliar untuk Insentif Ekonomi Kreatif dan Desa Pariwisata

Menurut keterangan resmi yang Kompas.com terima, Jumat (4/6/2021), BIP Reguler adalah BIP yang diperuntukkan untuk penambahan modal kerja dan/atau investasi aktiva tetap dalam rangka peningkatan kapasitas usaha dan/atau produksi pelaku usaha parekraf.

Sementara BIP JPU adalah BIP yang diperuntukkan untuk penambahan modal kerja dan/atau investasi aktiva tetap dalam rangka membantu pelaku usaha parekraf untuk keberlangsungan usahanya, khususnya akibat pandemi.

Ilustrasi rendang sapi.Dok. Shutterstock/Wisnu Haryo Yudhanto Ilustrasi rendang sapi.

Menurut laman pendaftaran BIP 2021, badan usaha yang juga termasuk dalam kategori BIP JPU adalah badan usaha yang bergerak di tiga subsektor ekraf, yakni kuliner, kriya, atau fesyen.

“Badan usaha yang mendaftar, baik untuk kategori reguler maupun JPU harus memiliki Nomor Induk Badan Usaha (NIB),” kata Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf Fadjar Hutomo, Jumat.

Baca juga: Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Berdasarkan situs BIP 2021, besaran jumlah bantuan sesuai hasil kurasi. Jumlah untuk BIP Reguler adalah maksimal Rp 200 juta per penerima, sementara untuk BIP JPU adalah Rp 20 juta per penerima.

Adapun, dana bantuan akan disalurkan melalui transfer ke rekening atas nama badan usaha penerima dalam satu tahap.

Cara daftar BIP 2021

Bagi pelaku usaha sektor parekraf yang ingin mengajukan BIP 2021 diwajibkan melakukan pendaftaran di laman https://aksespembiayaan.kemenparekraf.go.id/bip/.

Berikut langkah-langkah yang akan dilalui jika ingin mendaftar untuk BIP 2021:

  1. Tekan tombol “Daftar” di sisi kanan atas laman utama.
  2. Pilih jenis kategori sesuai syarat – BIP Reguler atau BIP JPU. Di sana juga terdapat penjelasan tambahan dari kedua kategori tersebut.
  3. Klik tombol “Daftar BIP Reguler” untuk mendaftar di kategori BIP Reguler atau tombol “Daftar BIP Jaring Pengaman Usaha” untuk mendaftar di kategori BIP JPU.
  4. Setelahnya, pendaftar akan masuk ke laman “Register” yang terdiri dari formulir pendaftaran yang harus diisi, yaitu nomor NIB, tempat/tanggal lahir, nama perusahaan, alamat perusahaan, nama pemilik, nomor KTP, NPWP badan usaha, alamat email, nomor HP (WhatsApp). Mereka juga harus mengunggah bukti NIB dan menonton video panduan teknis BIP. Jika data sudah lengkap dan benar serta sudah menonton video, klik tombol “Daftar”.
  5. Data akun akan dikirimkan ke akun WhatsApp dan email yang didaftarkan untuk BIP 2021.

Yang harus dilakukan setelah mendaftar BIP 2021

Jika sudah mendaftar, langkah selanjutnya adalah log-in ke situs yang sama dengan cara mengetik tombol “Masuk” di sisi kanan atas. Untuk log-in, badan usaha parekraf harus memasukan username berupa nomor NIB dan password.

Bagi badan usaha yang telah masuk ke sistem BIP 2021 dapat mengajukan bantuan dengan klik tombol “Klik Di sini” di laman log-in.

Baca juga: Wisatawan Membeludak Saat Libur Lebaran, Kemenparekraf Akan Evaluasi

Selanjutnya, akan muncul daftar menu rangkaian proses pengajuan proposal, yaitu Profil Badan Usaha, Pengajuan Proposal, dan Proses Penilaian Proposal.

Kerajinan batik kayu di Desa Wisata Krebet, Bantul.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Kerajinan batik kayu di Desa Wisata Krebet, Bantul.

Apabila bingung bagaimana menyusun proposal yang baik serta format dokumen-dokumen lainnya, pemilik usaha parekraf dapat mengunduh Buku Petunjuk Teknis BIP 2021 untuk BIP Reguler dan BIP JPU yang ada di laman utama situs BIP 2021.

Di buku tersebut, terdapat sejumlah lampiran yang bisa dilihat guna membantu proses pembuatan proposal serta dokumen lainnya.

Baca juga: Dana Hibah Pariwisata 2021 Masih dalam Proses Pengajuan

Selain itu, penjelasan mengenai elemen-elemen di dalam proposal juga dapat dilihat di Buku Panduan Pendaftaran Sistem BIP 2021 yang dapat diunduh di laman utama situs BIP 2021.

Proposal merupakan langkah awal yang diperlukan dalam pengajuan bantuan BIP 2021. Kelengkapan serta kebenaran proposal dan dokumen lainnya kemudian akan diseleksi oleh tim seleksi administrasi sebelum maju ke proses selanjutnya oleh tim kurator.

Proposal diharapkan diunggah paling lambat seminggu sebelum tanggal 4 Juli 2021 untuk mencegah terjadinya gagal unggah.

Pengumuman hasil dari seleksi proposal akan dilakukan melalui WhatsApp dan email yang didaftarkan ketika pendaftaran. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candramaya Pool and Resort, Tempat Wisata Baru Bernuansa Bali di Klaten

Candramaya Pool and Resort, Tempat Wisata Baru Bernuansa Bali di Klaten

Jalan Jalan
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata, Kunjungan ke Kota Batu dan Malang Naik

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata, Kunjungan ke Kota Batu dan Malang Naik

Travel Update
Wisata Gunungkidul Buka, Ribuan Wisatawan Kunjungi Pantai Baron

Wisata Gunungkidul Buka, Ribuan Wisatawan Kunjungi Pantai Baron

Travel Update
Seluruh Tempat Wisata Bantul Buka, Wisatawan Diimbau Gunakan Transaksi Nontunai

Seluruh Tempat Wisata Bantul Buka, Wisatawan Diimbau Gunakan Transaksi Nontunai

Travel Update
Beli Tiket Kereta Api Jarak Jauh Wajib Pakai NIK Mulai 26 Oktober 2021

Beli Tiket Kereta Api Jarak Jauh Wajib Pakai NIK Mulai 26 Oktober 2021

Travel Update
Mau Wisata Sejarah Sambil Menikmati Alam Bawah Laut? Coba Diving Bernuansa Perang Dunia II di Morotai

Mau Wisata Sejarah Sambil Menikmati Alam Bawah Laut? Coba Diving Bernuansa Perang Dunia II di Morotai

BrandzView
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat jika Ada Diskresi dari Satgas Covid-19

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat jika Ada Diskresi dari Satgas Covid-19

Travel Update
Panduan Berwisata ke Pos Bloc Jakarta, Jangan Datang Sore

Panduan Berwisata ke Pos Bloc Jakarta, Jangan Datang Sore

Travel Tips
Yogyakarta PPKM Level 2, Taman Pintar Mulai Dikunjungi Wisatawan

Yogyakarta PPKM Level 2, Taman Pintar Mulai Dikunjungi Wisatawan

Travel Update
5 Aktivitas Wisata di Pos Bloc Jakarta, Santai di Bean Bag sampai Foto-foto

5 Aktivitas Wisata di Pos Bloc Jakarta, Santai di Bean Bag sampai Foto-foto

Jalan Jalan
Wisata ke Pos Bloc Jakarta, Ada Apa Saja?

Wisata ke Pos Bloc Jakarta, Ada Apa Saja?

Jalan Jalan
3 Tempat Wisata Sekitar Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Ada Gunung Kelir

3 Tempat Wisata Sekitar Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Ada Gunung Kelir

Jalan Jalan
Rute Tercepat ke Kitagawa Pesona Bali, Kampung Bali di Wonogiri

Rute Tercepat ke Kitagawa Pesona Bali, Kampung Bali di Wonogiri

Travel Tips
Wisata Gunungkidul Resmi Dibuka

Wisata Gunungkidul Resmi Dibuka

Travel Update
3 Aktivitas di Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Lihat Pertunjukan Budaya

3 Aktivitas di Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Lihat Pertunjukan Budaya

Jalan Jalan

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.