Kompas.com - 06/06/2021, 09:09 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Pengelola Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) berencana mengubah jalur wisatawan di kaldera Gunung Bromo.

Jalur yang saat ini melintas di tengah savana kaldera, akan digeser mengikuti tebing yang ada di sisi selatan.

Jalur itu nantinya akan disebut sebagai Jalur Lingkar Kaldera Tengger.

Baca juga: Itinerary 2 Hari 1 Malam ke Bromo via Probolinggo-Malang Naik Motor

Plt Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Novita Kusuma Wardani mengatakan, rencana perubahan jalur itu masih dalam proses pengkajian.

"Ini masih dalam studi kami, masih dalam feasibility study," kata Novita di Kantor Balai Besar TNBTS di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (5/6/2021).

Baca juga: Catat! 5 Tempat di Bromo Ini Hanya Bisa Dikunjungi setelah Booking Online

Menurutnya, jika dilihat dari struktur batuan yang ada di kawasan kaldera itu, jalur yang tepat adalah mengikuti sisi tebing tersebut.

"Kalau dilihat dari struktur batuannya yang cocok di sepanjang tebing itu," katanya.

Kawasan Gunung Bromo.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Kawasan Gunung Bromo.

 

Pengalihan jalur itu diharapkan bisa meminimalisir kerusakan ekosistem di tengah savana. Melalui jalur khusus yang melintasi sepanjang sisi tebing itu, wisatawan tidak akan masuk ke area savana.

Baca juga: Aturan Booking Online Wisata Gunung Bromo yang Buka Senin 24 Mei 2021

"Salah satu alternatif untuk meminimalisir kerusakan di lautan pasir itu adalah jalur lingkar khusus itu. Nanti wisatawan bisa dilokalisir di situ," ujarnya. 

Pihaknya masih mengkaji apakah jalur tersebut akan menggunakan aspal, cor atau dibiarkan berupa tanah.

Baca juga: Wisata Gunung Bromo Buka Lagi 24 Mei 2021, Ini Syaratnya

"Masukan kami tetap tunggu. Apakah itu cor, aspal atau tetap tanah. Kerusakan tetap bisa diminimalisir," katanya.

Saat ini, jalur di kaldera Bromo melintas di tengah. Wisatawan yang datang dari Malang turun ke kaldera melalui jalur tengah. Di tengah jalur juga terdapat spot wisata tempat wisatawan menikmati suasana savana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelajah Surga Wisata Air Terjun di Flores Barat NTT, Ada Cerita Mistis

Jelajah Surga Wisata Air Terjun di Flores Barat NTT, Ada Cerita Mistis

Jalan Jalan
Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Travel Tips
Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Travel Tips
Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Jalan Jalan
Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Travel Tips
Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Jalan Jalan
Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Jalan Jalan
32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

Jalan Jalan
Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.