Kompas.com - 06/06/2021, 15:54 WIB
Pemandangan Gunung Gede Pangrango detik-detik menjelang momen golden sunrise yang dilihat dari Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor pada Kamis (27/5/2021). kompas.com / Nabilla RamadhianPemandangan Gunung Gede Pangrango detik-detik menjelang momen golden sunrise yang dilihat dari Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor pada Kamis (27/5/2021).

 

BOGOR, KOMPAS.com – Salah satu spot terbaik untuk menikmati golden sunrise, atau matahari terbit berpendar emas, di Kabupaten Bogor adalah sebuah desa kecil di Kecamatan Cigombong bernama Pasirjaya.

Adapun, desa ini terletak di kaki Gunung Salak yang mana titik tertingginya menawarkan pemandangan Gunung Gede Pangrango, Gunung Pancar, dan Bukit Hambalang.

Baca juga: Pasirjaya Cigombong, Spot Terbaik Melihat Golden Sunrise di Bogor

Jika ingin melihat matahari terbit di sana, wisatawan tidak perlu berkemah jika sulit mencari lahan kosong untuk mendirikan tenda.

Sebab, di tepian jalur menuju titik tertinggi desa tersebut pemandangan golden sunrise dengan mudah dapat dilihat jika cuaca sedang cerah.

Rute menuju Desa Pasirjaya

Apabila ingin menikmati pemandangan tersebut, jarak dari Kota Bogor atau dari Bogor Utara adalah 24 kilometer (km). Perjalanan naik motor adalah kurang-lebih satu jam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang wisatawan tengah menikmati pemandangan Gunung Gede Pangrango detik-detik menjelang momen golden sunrise yang dilihat dari Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor pada Kamis (27/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Seorang wisatawan tengah menikmati pemandangan Gunung Gede Pangrango detik-detik menjelang momen golden sunrise yang dilihat dari Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor pada Kamis (27/5/2021).

Dari kota, ambil arah menuju Stasiun Batutulis di Jalan Cipaku, Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan.

Setelah melintasi rel kereta api, belok kiri dan tetap pada jalur tersebut hingga menemui sebuah pertigaan di area pasar.

Dari sana, tetap berjalan lurus mengikuti jalur utama hingga melewati Bogor Mini Zoo pada sisi kiri jalur dan Kebun Durian Warso Farm pada sisi kanan jalur.


Untuk memudahkan perjalanan supaya tidak tersasar, dari Kebun Durian Warso Farm atur navigasi menuju Kantor Desa Pasirjaya di Jalan Cijeruk-Wates Jaya Raya.

Adapun, jarak dari tempat wisata menuju kantor desa via jalan tersebut adalah 8,2 km. Dari kantor desa, arahkan navigasi menuju minimarket terakhir.

Pada peta, ketik “Indomaret Pasir Jaya Cigombong”. Jarak dari kantor desa adalah 600 meter. Ikuti peta dan tetap berada pada jalur tersebut.

Pemandangan Gunung Gede Pangrango detik-detik menjelang momen golden sunrise yang dilihat dari Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor pada Kamis (27/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Pemandangan Gunung Gede Pangrango detik-detik menjelang momen golden sunrise yang dilihat dari Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor pada Kamis (27/5/2021).

Minimarket tersebut berada pada di pertengahan jalan. Dari sana, ambil jalur sebelah kanan Indomaret. Lurus terus ikuti jalur menanjak yang cukup berliku hingga akhirnya tiba pada titik tertinggi Desa Pasirjaya.

Di sana, kamu bisa pilih area mana untuk disinggahi sejenak sembari menunggu matahari terbit. Kamu bisa bertanya kepada warga setempat atau warung-warung yang ditemui terkait titik mana yang direkomendasikan untuk melihat pemandangan tersebut.

Jika tiba dari Tol Jagorawi, harus lewat mana?

Apabila kamu tiba dari Tol Jagorawi, kamu bisa ambil arah menuju Bogor dan keluar di Exit Tol Bocimi. Setelah keluar dari tol, kamu bisa langsung arahkan navigasi menuju Kantor Desa Pasirjaya.

Dari sana, petunjuknya tidak jauh berbeda dari yang telah disebutkan dengan mengambil titik navigasi selanjutnya ke Indomaret Pasir Jaya Cigombong, dan berjalan lurus mengikut jalur menanjak yang berliku.

Titik tertinggi Desa Pasirjaya untuk lihat golden sunrise

Saat berkunjung ke sana, Kompas.com memilih area dekat Villa Hanan. Untuk menuju ke sana, kamu hanya perlu mengikuti jalur hingga menemui petunjuk ke arah villa pada sisi kiri jalur.

Baca juga: 2 Curug Paling Oke untuk Freediving di Bogor

Sepanjang jalur dari titik petunjuk ke arah villa dapat dimanfaatkan oleh wisatawan untuk menikmati pemandangan matahari terbit.

Saat menikmati pemandangan, jangan buang sampah sembarangan agar Desa Pasirjaya tetap asri. Jika tidak menemukan tong sampah, lakukan langkah antisipasi dengan membawa kantung plastik sendiri.

Jika memungkinkan, bawalah wadah untuk makanan dan minuman supaya tidak menggunakan bungkus plastik sekali buang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.