Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jalur Trekking Paling Menawan di Kaki Gunung Salak Bogor

Kompas.com - 07/06/2021, 15:13 WIB
Nabilla Ramadhian,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

 

BOGOR, KOMPAS.com – Desa Pasirjaya di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tidak hanya menawarkan spot terbaik untuk lihat golden sunrise di Bogor, namun juga jalur trekking paling keren.

Sebab, desa ini berlokasi tepat di kaki Gunung Salak. Alhasil, jalur trekking-nya pun masih asri dan udara pun sejuk.

Baca juga: Pengalaman Lihat Golden Sunrise di Kaki Gunung Salak, Super Keren!

Untuk menuju ke jalur trekking tersebut, wisatawan perlu mencapai titik tertinggi desa tersebut yang dibangun beberapa villa.

Di sana, terdapat jalur-jalur yang akan membawamu ke persawahan dan perkebunan warga, salah satunya adalah kebun tanaman kumis kucing (Orthosiphon aristatus).

Seorang wisatawan sedang trekking di jalur trekking kaki Gunung Salak yang berlokasi di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (27/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Seorang wisatawan sedang trekking di jalur trekking kaki Gunung Salak yang berlokasi di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (27/5/2021).

Adapun, kebun ini berada pada sisi kanan jalur yang menanjak. Kebun ini berlatar belakang Gunung Salak dan persawahan terasering yang indah.

Kebun ini lokasinya dekat sebuah villa yang tengah dibangun. Hanya jalur setapak berumput yang dipenuhi oleh deretan pohon pisang dan semak belukar saja yang memisahkan keduanya.

Naik... Naik... Ke puncak gunung...

Jalur ini merupakan jalur berbatu yang menanjak. Selain pas untuk trekking, jalur ini juga pas untuk wisatawan yang gemar trail run atau naik sepeda gunung. Mereka bisa memanfaatkan jalur sambil menikmati indahnya Gunung Salak.

Baca juga: Pasirjaya Cigombong, Spot Terbaik Melihat Golden Sunrise di Bogor

Sepanjang perjalanan, hanya pepohonan rimbun saja yang akan menemanimu. Meski begitu, nantinya jalur berbatu akan berubah jadi jalur aspal.

Kamu akan menemui sebuah portal di tengah jalan. Lewati portal tersebut, dan tetap menanjak hingga menemui sebuah jalur berumput yang cukup kecil dan tiba di sebuah tangga menuju jalan besar.

Seorang wisatawan sedang trekking di jalur trekking kaki Gunung Salak yang berlokasi di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (27/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Seorang wisatawan sedang trekking di jalur trekking kaki Gunung Salak yang berlokasi di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (27/5/2021).

Jangan berhenti sampai di situ. Teruslah menanjak dengan mengambil jalur ke arah kanan. Namun, baiknya kamu duduk sebentar dulu di tangga supaya tidak lelah.

Dari sana, kamu akan dibawa ke jalur berbaru lagi yang penuh rumput. Jika di depan mata adalah gagahnya Gunung Salak, maka jika menengok ke belakang adalah indahnya Gunung Gede Pangrango yang menawan.

Baca juga: Rute ke Pasirjaya Cigombong, Spot Terbaik Melihat Golden Sunrise di Bogor

Lewati lorong alam

Semakin menanjak, wisatawan mungkin tidak akan semakin lelah melainkan semakin terpukau. Sebab, ada sebuah jalur sepanjang sekitar 5-7 meter yang dipenuhi oleh pepohonan rindang.

Saking rindangnya pepohonan pada kanan dan kiri jalur, serta rimbunnya dedaunan pada tumbuhan dan semak belukar yang ada, jalur tersebut terlihat seperti sebuah lorong alam.

Saat cuaca sedang cerah, pemandangan hijaunya dedaunan di “lorong alam” tersebut terlihat sangat kontras dengan birunya langit yang membuatnya terlihat semakin menarik.

Seorang wisatawan sedang trekking di jalur trekking kaki Gunung Salak yang berlokasi di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (27/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Seorang wisatawan sedang trekking di jalur trekking kaki Gunung Salak yang berlokasi di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (27/5/2021).

Setelah melintasi lorong tersebut, Gunung Salak beserta hamparan sawah terasering dan perbukitan kembali menyambutmu.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com