Kompas.com - 07/06/2021, 16:11 WIB
Curug Jagapati di Desa Neglasari, Kecamatan Cisompet, Kaupaten Garut. Dokumentasi Disparbud JabarCurug Jagapati di Desa Neglasari, Kecamatan Cisompet, Kaupaten Garut.

KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, masih menerapkan pembatasan kunjungan wisatawan sebesar 25 persen di destinasi wisata akibat pandemi Covid-19.

Melansir dari Antara, Minggu (6/6/2021), hal tersebut dikonfirmasi oleh Bupati Garut Rudy Gunawan.

“Tempat wisata tetap dibatasi untuk menghindari kerumunan orang, dibatasi 25 persen dari kapasitas tempat,” ucap Rudy.

Baca juga: Pemkab Garut Bekerja Sama dengan LIPI Kelola Wisata Situ Bagendit

Ia menambahkan, terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Garut per harinya. Alhasil, pembatasan kunjungan dinilai sebagai upaya untuk mencegah penyebaran.

Selain pembatasan kunjungan, pihaknya juga memberlakukan tes rapid antigen secara acak. Hal tersebut berdasarkan surat edaran untuk tempat wisata dan hotel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tempat wisata di Garut bernama Desa Wisata Sindangkasih, Jawa Barat (dok. Desa Wisata Sindangkasih).dok. Desa Wisata Sindangkasih Tempat wisata di Garut bernama Desa Wisata Sindangkasih, Jawa Barat (dok. Desa Wisata Sindangkasih).

“Oleh kita dilakukan (tes rapid) antigen secara acak, kami menyediakan gratis,” kata dia.

Baca juga: Agar Liburan Aman, Cek Usaha Pariwisata yang Tersertifikasi CHSE di Sini

Ia mengimbau wisatawan yang berkunjung ke Garut untuk menerapkan protokol kesehatan, termasuk tidak berwisata jika sakit dan jujur jika demam.

“Tamu hotel itu sebenarnya diukur suhu tubuh. Dia harus jujur. Yang datang itu harus jujur kalau dirinya demam dan sakit,” ujarnya.

Demi kepentingan bersama

Sementara itu, Senior Sales Manager Resort Kampung Sampireun di Kecamatan Samarang, Garut, Rina Anwar menyatakan kesiapannya untuk menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: 5 Wisata Instagramable Garut, Pas untuk Libur AKhir Pekan

Menurutnya, protokol kesehatan diterapkan demi kepentingan bersama untuk saling menjaga kesehatan dan kenyamanan antar pengunjung dan pihak pengelola.

“Tingkat keamanan dan rasa nyaman itu wajib, protokol kesehatan itu wajib,” kata Rina.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Artotel Group Raih Pendanaan Seri B, Targetkan Lebih dari 50 Properti di 2023

Artotel Group Raih Pendanaan Seri B, Targetkan Lebih dari 50 Properti di 2023

Travel Update
Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Jalan Jalan
Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Travel Update
Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Travel Update
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Travel Update
DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

Travel Update
Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Travel Update
Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Travel Update
Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update
Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update
Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Travel Update
PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

Travel Update
Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.