Kompas.com - 07/06/2021, 17:05 WIB

 

BOGOR, KOMPAS.comTrekking merupakan salah satu kegiatan wisata alam yang digemari berbagai kalangan masyarakat.

Trekking selain untuk mencari udara segar, juga bisa untuk olahraga sambil menikmati pemandangan yang tersaji sepanjang jalan.

Baca juga: Jalur Trekking Paling Menawan di Kaki Gunung Salak Bogor

Salah satu lokasi terbaik untuk trekking adalah Desa Pasirjaya di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Wisatawan tidak hanya akan disuguhi pemandangan Gunung Salak, tetapi juga Gunung Gede Pangrango.

Namun sebelum siap-siap trekking di desa yang letaknya berada tepat di kaki Gunung Salak itu, simak tipsnya agar kegiatan tetap aman dan nyaman, Senin (7/6/2021):

Perlu dicatat bahwa jalur trekking yang Kompas.com datangi terletak pada titik tertinggi desa tersebut yang terdapat beberapa villa.

Seorang wisatawan sedang trekking di jalur trekking kaki Gunung Salak yang berlokasi di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (27/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Seorang wisatawan sedang trekking di jalur trekking kaki Gunung Salak yang berlokasi di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (27/5/2021).

1. Punya kenalan orang Bogor atau Cigombong

Tips pertama adalah punya kenalan orang Bogor atau Cigombong yang pernah trekking di sana, setidaknya tahu jalur yang hendak dilalui. Hal ini untuk meminimalkan peluang nyasar.

Baca juga: 6 Kegiatan Seru di Pasirjaya Cigombong Bogor, Lihat Golden Sunrise

Dengan memiliki teman yang tinggal di Bogor atau Cigombong, ada kemungkinan kamu akan dibawa ke jalur trekking lain di Desa Pasirjaya yang belum diketahui orang lain.

2. Wajib pakai tabir surya dan topi

Meski berada di kaki Gunung Salak, Desa Pasirjaya tetap saja terdampak sengatan sinar matahari siang.

Sebelum trekking, jangan lupa untuk gunakan tabir surya dan topi agar tubuh tidak terbakar sinar matahari.

Seorang wisatawan sedang trekking di jalur trekking kaki Gunung Salak yang berlokasi di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (27/5/2021).kompas.com / Fikria Hidayat Seorang wisatawan sedang trekking di jalur trekking kaki Gunung Salak yang berlokasi di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (27/5/2021).

3. Jangan lupa bawa air minum dan bekal

Pada titik tertinggi desa, kamu akan jarang menemukan warung. Untuk itu, bawalah air minum secukupnya sesuai kebutuhan.

Jika kamu tipe orang yang selalu lapar saat lelah, jangan lupa bawa bekal untuk disantap di sela-sela kegiatan agar energi terisi kembali.

Baca juga: Pengalaman Lihat Golden Sunrise di Kaki Gunung Salak, Super Keren!

4. Gunakan pakaian berbahan ringan dan warna cerah

Saat trekking, pakaian berbahan ringan sangat direkomendasikan. Apabila mulai trekking sekitar pukul 10.00 WIB, gunakan pakaian berwarna cerah agar sinar matahari tidak terlalu menyengat.

5. Pakai sepatu gunung

Agar kegiatan lebih aman dan nyaman, ada baiknya kam memakai sepatu gunung. Sebab, jalur berbatu mungkin akan menyakiti kakimu jika kamu memakai sepatu atau sendal bersol tipis.

Pemandangan yang dapat dilihat dari jalur trekking di kaki Gunung Salak yang berlokasi di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (27/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Pemandangan yang dapat dilihat dari jalur trekking di kaki Gunung Salak yang berlokasi di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (27/5/2021).

Selain itu, sepatu gunung juga akan meminimalkan kemungkinanmu terpeleset saat menginjak bagian yang cukup licin.

6. Tegur dan sapa warga lokal

Jalur ini melintasi perkebunan dan persawahan warga. Tidak heran jika kamu akan bertemu beberapa warga lokal yang sedang bekerja.

Selain itu, ada juga para tukang yang sedang membangun atau merawat sejumlah villa di sana. Saat berpapasan, jangan lupa bertegur sapa.

Baca juga: Pasirjaya Cigombong, Spot Terbaik Melihat Golden Sunrise di Bogor

Selain untuk menambah koneksi dan menyebarkan energi baik, kamu juga bisa bertanya apakah ada jalur menarik lain yang perlu dilintasi selama trekking.

7. Perhatikan jalur yang dilewati

Walaupun jalurnya sangat aman untuk dilintasi lantaran tidak terlalu dekat dengan jurang atau lembah, kamu tetap harus hati-hati.

Sebab, terkadang akan ada batuan besar yang berada di tengah jalur. Jika tidak konsentrasi, kamu bisa tersandung dan jatuh.

Tanaman kumis kucing dengan latar belakang Gunung Salak yang dapat dilihat di jalur trekking kaki Gunung Salak yang berlokasi di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (27/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Tanaman kumis kucing dengan latar belakang Gunung Salak yang dapat dilihat di jalur trekking kaki Gunung Salak yang berlokasi di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (27/5/2021).

8. Jangan asal menginjak tanaman

Perkebunan warga yang berada di sepanjang jalur trekking dapat dikunjungi. Misalnya kebun tanaman kumis kucing (Orthosiphon aristatus).

Namun, kamu harus hati-hati saat berkunjung. Perhatikan langkah supaya tidak menginjak dan merusak tanaman yang ada.

Baca juga: 7 Tips Melihat Golden Sunrise di Pasirjaya Cigombong Bogor

9. Hati-hati ada ular

Meski jalur trekking ini kerap dilintasi warga lokal, sisi kanan dan kiri jalur masih diselimuti pepohonan rindang.

Bahkan, ada sebuah pecahan jalur. Belok ke arah kiri akan membawamu melintasi jalur menurun di tengah hutan.

Untuk itu, kamu harus waspada akan hewan liar yang biasa tinggal di hutan, misalnya adalah ular yang menyeberang atau mendadak jatuh dari atas pohon.

Walau saat Kompas.com berkunjung tidak bertemu ular, ada kemungkinan hewan melata itu akan menampakkan diri saat kamu trekking di sana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 'Fashion Week' di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Ada "Fashion Week" di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Jalan Jalan
Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Travel Update
Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Travel Tips
Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Travel Update
Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Travel Update
18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

Travel Tips
Tour 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Tour 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Jalan Jalan
Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Travel Update
Travelin Fest Digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tawarkan Aneka Promo

Travelin Fest Digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tawarkan Aneka Promo

Travel Promo
Apa Bedanya Paspor Biasa dan Paspor Elektronik?

Apa Bedanya Paspor Biasa dan Paspor Elektronik?

Travel Tips
HUT Ke-77 RI, TikTok Ajak 4 Kreator Promosi Wisata Indonesia Selama 77 Jam

HUT Ke-77 RI, TikTok Ajak 4 Kreator Promosi Wisata Indonesia Selama 77 Jam

Travel Update
Panduan Wisata Jakarnaval 2022 di Ancol, Cara Pesan Tiket dan Rutenya

Panduan Wisata Jakarnaval 2022 di Ancol, Cara Pesan Tiket dan Rutenya

Travel Tips
Jelang HUT Ke-77 RI, Kuota Pendakian Gunung Binaiya Maluku Penuh

Jelang HUT Ke-77 RI, Kuota Pendakian Gunung Binaiya Maluku Penuh

Travel Update
Mengenal Desa Wisata Undisan Bali yang Berbasis Komunitas Adat

Mengenal Desa Wisata Undisan Bali yang Berbasis Komunitas Adat

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.