Kompas.com - 08/06/2021, 15:00 WIB
Gunung Blego dengan telaga tanpa air di puncaknya. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAGunung Blego dengan telaga tanpa air di puncaknya.

KOMPAS.com – Jika berbicara tentang wisata yang ada di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, maka orang-orang mungkin akan menyebut tempat-tempat di lereng Gunung Lawu.

Itu karena beberapa tempat wisata terkenal di Magetan ada di sana. Salah satu yang paling ikonik adalah Telaga Sarangan.

Baca juga: DAMRI Layani Rute Stasiun Magetan-Pantai Klayar Pacitan

Namun, ternyata Magetan juga punya tempat wisata yang lokasinya bukan berada di lereng Gunung Lawu. Salah satunya adalah Gunung Blego.

Tempat wisata ini dapat dijangkau melalui Desa Trosono yang ada di Kecamatan Parang, Magetan, Jawa Timur.

Dari pusat Kabupaten Magetan, jarak menuju Desa Trosono adalah sekitar 17 kilometer (km) dengan waktu tempuh kurang-lebih setengah jam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Telaga tanpa air Gunung Blego

Gunung Blego tidak terlalu tinggi. Ketinggiannya hanya 996 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Setibanya di kawasan puncak Gunung Blego, pengunjung akan disajikan dengan panorama lubang raksasa.

Lubang kawah mati Gunung Blego via Magetan.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Lubang kawah mati Gunung Blego via Magetan.

Jika diukur menggunakan Google Maps, maka diameter lubang Telaga Wurung adalah sekitar 800 meter.

Masyarakat setempat menamainya Telaga Wurung. Itu karena lubang itu mirip telaga yang tidak ada airnya.

Baca juga: Rute dan Harga Tiket Masuk Mojosemi Dinosaurus Park Magetan

Adapun Telaga Wurung memiliki arti telaga yang batal. Wurung adalah kata dalam bahasa Jawa yang artinya batal.

Telaga Wurung juga merupakan bekas kawah dari Gunung Blego. Saat ini, dasar lubang itu menjadi areal persawahan dan perkebunan.

Puncak Gunung Blego bisa dijangkau naik motor

Pengunjung pun tidak perlu repot jika ingin menuju kawasan puncak Gunung Blego karena dapat dijangkau dengan sepeda motor.

Kondisi jalan menuju kawasan puncak Gunung Blego dari Desa Trosono sudah bisa dilalui kendaraan bermotor.

Telaga tanpa air Gunung Blego via Magetan.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Telaga tanpa air Gunung Blego via Magetan.

Namun, jalur sebagian besar masih berupa jalan makadam dari batu yang tidak rata dan cukup menanjak.

Saat Kompas.com berkunjung ke sana pada Jumat (28/5/2021), tidak ada tiket masuk dan tarif parkir untuk sepeda motor.

Baca juga: Di Mojosemi Magetan, Kamu seperti Lihat Dinosaurus di Habitat Aslinya

Namun, ada tulisan seputar tarif kontribusi pengguna jalan untuk semua mobil muatan sekali masuk. Kendaraan roda empat adalah Rp 25.000 dan roda enam Rp 50.000.

Meski demikian, menuju titik tertinggi Gunung Blego hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki sekitar 15-30 menit.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X