Kompas.com - 09/06/2021, 14:34 WIB
Pantai Patong di Phuket, Thailand UNSPLASH/Mike SwigunskiPantai Patong di Phuket, Thailand

KOMPAS.com - Pulau Phuket di Thailand akan menyambut wisatawan asing yang sudah divaksinasi Covid-19 mulai 1 Juli 2021.

Phuket merupakan destinasi pertama di Thailand yang akan menerapkan program Phuket Sandbox.

Baca juga: Thailand Luncurkan Pusat Informasi untuk Turis yang Sudah Divaksinasi

Hari Selasa (8/6/2021), Tourism Authority of Thailand (TAT) mengumumkan sejumlah informasi awal tentang program tersebut, termasuk apa yang harus disiapkan wisatawan asing sebelum dan selama berwisata di Phuket.

Baca juga: Mulai 1 Juni, Phuket Longgarkan Aturan untuk Turis yang Tervaksinasi

Melansir dari tatnews.org, berikut hal-hal yang wajib disiapkan wisatawan asing jika ingin berlibur di Phuket:

Sebelum kedatangan

Phuket, Thailand. UNSPLASH/Arkady Lukashov Phuket, Thailand.

Wisatawan asing, termasuk anak-anak, sebaiknya merencanakan perjalanan mereka jauh-jauh hari. Sebab, ada sejumlah dokumen yang harus dibawa supaya diizinkan masuk ke Thailand.

Selain itu, lama wisata mereka bisa kurang dari 14 hari, namun mereka harus meninggalkan Phuket pada atau sebelum tanggal batas izin tinggal.

Baca juga: Phuket Sambut Wisatawan Asing yang Sudah Divaksin, Mulai Juli 2021

Wisatawan yang diperbolehkan untuk berkunjung adalah mereka yang tinggal di negara atau wilayah dengan risiko SAR-CoV-2 rendah atau sedang. Daftar negara-negara yang diperbolehkan akan diumumkan oleh Kementerian Kesehatan Thailand.

Adapun dokumen-dokumen yang harus disiapkan adalah:

  • Sertifikat vaksin sebagai bukti bahwa mereka telah tervaksinasi Covid-19 lengkap tidak kurang dari 14 hari, namun tidak lebih dari satu tahun sebelum tanggal perjalanan. Vaksin Covid-19 yang dimaksud di sini adalah vaksin yang teregistrasi di Kementerian Kesehatan Thailand atau disetujui WHO.
  • Visa.
  • Sertifikat masuk (Certificate of Entry) yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Thailand atau konsulat.
  • Konfirmasi pemesanan Alternative State Quarantine (Karantina Alternatif atau ASQ) untuk 14 hari di akomodasi bersertifikat SHA Plus.
  • Sertifikat medis dengan hasil laboratorium RT-PCR yang menunjukkan tidak terdeteksinya Covid-19. Sertifikat tersebut dikeluarkan paling lambat 72 jam sebelum keberangkatan.

Baca juga: Phuket di Thailand Pikat Turis Asing dengan Rencana 1 Dollar, 1 Malam

Kedatangan

Berikut apa yang harus dilakukan oleh wisatawan sesampainya mereka di Phuket:

  • Wajib menjalani prosedur keimigrasian dan kepabeanan, serta skrining Covid-19, termasuk tes RT-PCR.
  • Mengunduh aplikasi ThailandPlus.
  • Check-in di akomodasi bersertifikat Amazing Thailand Safety and Health Administration (SHA) Plus yang telah di-booking sebelumnya, lalu menginap di sana tidak kurang dari 14 malam.

Saat berada di Phuket

Salah satu resort di Phuket, ThailandUNSPLASH/Katie Musial Salah satu resort di Phuket, Thailand

Di bawah ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan wisatawan selama mereka berada di Phuket:

  • Pada hari ke-5  setelah kedatangan, pengunjung wajib melakukan uji kesehatan tes Covid-19 dengan metode RT-PCR atau rapid antigen sesuai pedoman Kementerian Kesehatan Thailand.
  • Wisatawan hanya boleh melakukan kegiatan wisata dan mengunjungi tempat - tempat wisata yang sudah memiliki sertifikat SHA Plus. Tentunya di bawah aturan DMHTTA. Melansir dari bangkokpost.com, DMHTTA merupakan aturan untuk menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, mengecek suhu, menjalani tes Covid-19, dan menggunakan aplikasi.
  • Apabila mengalami keadaan darurat seperti sesak napas atau gejala lainnya, wisatawan diharapkan untuk segera melapor kepada staf akomodasi yang ada untuk menghubungi rumah sakit terdekat.
  • Operator/pemilik akomodasi wajib melaporkan daftar nama dan status semua tamu asing kepada otoritas provinsi setiap hari.

Baca juga: Agen Perjalanan di Thailand Tawarkan Wisata Vaksin Covid-19 ke AS, Apa Itu?

Keberangkatan

Apabila wisatawan ingin pergi meninggalkan Phuket, dengan tujuan ke negara lain atau lokasi lain di Thailand, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan:

  • Jika ingin bepergian dari Phuket menuju destinasi wisata Thailand lainnya, turis asing yang sudah divaksinasi wajib menunjukkan sertifikat vaksin dan sertifikat medis hasil negatif tes Covid-19.
  • Sementara, wisatawan yang hendak bepergian dari Phuket ke negara lain, disarankan untuk mengikuti panduan dan tindakan yang diumumkan oleh negara tujuan masing-masing.

Informasi terkait

Ilustrasi Thailand - Karon Temple di Phuket.SHUTTERSTOCK / S-F Ilustrasi Thailand - Karon Temple di Phuket.

Kebijakan Anak

  • Anak-anak di bawah usia 6 tahun hanya boleh bepergian dengan orang tua atau wali masing-masing yang telah divaksinasi.
  • Apabila orang tua atau walinya kedapatan terpapar Covid-19, maka anak-anak akan ditempatkan di ruang isolasi selama 14 hari.

Visa dan sertifikat masuk

  • Setiap wisatawan harus mendapatkan Certificate of Entry (COE) yang bisa didapat melalui https://coethailand.mfa.go.th/. Cek situs ini untuk melihat dokumen yang diperlukan.
  • Kedutaan atau Konsulat Jenderal membutuhkan waktu 3 hari kerja untuk memproses aplikasi.
  • Wisatawan yang mengajukan sertifikat tersebut dapat memeriksa hasil aplikasi di situs yang tertera.

Baca juga: Kenapa Bandara di Thailand Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19?

Asuransi

  • Para turis asing yang ingin berkunjung ke Thailand harus memiliki asuransi yang mampu menanggung biaya pengobatan terkait dengan Covid-19 maupun pengobatan lainnya.
  • Adapun, jumlah pertanggungan minimum adalah 100.000 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 1.426.765.000. Asuransi harus mencakup total durasi tinggal di Thailand.

Vaksin

  • Wisatawan asing dapat memasuki kawasan Phuket jika sudah menerima salah satu vaksin yakni, vaksin yang disetujui WHO, vaksin yang disetujui oleh pemerintah masing-masing negara, vaksin yang disetujui FDA Thailand: AstraZeneca, Moderna, Johnson & Johnson, Sinovac Biotech, dan Sinopharm.
  • Rentang waktu vaksinasi adalah lebih dari 14 hari hingga 1 tahun sebelum memasuki Phuket. Bukti vaksinasi harus diserahkan saat mengajukan COE.

Maskapai penerbangan

  • Berikut 10 maskapai penerbangan yang membuka penerbangan langsung ke Phuket yakni, THAI Airways, Singapore Airlines, Emirates, Qatar Airways, Hongkong Airlines, EVA Air, Korean Air, Jinair, Cathay Pacific, KLM.
  • Perlu diketahui bahwa beberapa maskapai penerbangan tidak dapat beroperasi ke negara asal kamu untuk kepulangan.

Baca juga: Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Pantai Kalim di Phuket, Thailand.UNSPLASH/Ivan Ragozin Pantai Kalim di Phuket, Thailand.

SHA & SHA Plus

  • SHA adalah sertifikasi untuk tempat-tempat yang memenuhi standar dasar kebersihan dan keamanan, kesehatan untuk produk dan layanan mereka sesuai dengan langkah-langkah nasional dalam mencegah penyebaran Covid-19.
  • Sementara SHA Plus+ adalah sertifikasi bagi perusahaan/perorangan yang telah menerima sertifikat SHA dan 70 persen tenaga kerjanya telah divaksinasi.

Aturan selama berada di Phuket

  • Pengunjung dapat pergi ke mana saja saat berada di Phuket. Tetapi harus mengikuti tindakan pencegahan DMHTTA, yakni menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, pemeriksaan suhu, tes Covid-19, dan menggunakan aplikasi untuk melacak (Thailand Chana dan Mor Chana).

Akomodasi

  • Para pengunjung wajib memesan hotel yang sudah bersertifikat SHA Plus di Phuket selama 14 hari pertama.
  • Tinggal di rumah pribadi atau kondominium tidak diperbolehkan pada 14 malam pertama untuk tujuan pengendalian Covid-19. Kecuali tempat tinggal atau kondominium tersebut memiliki sertifikat SHA Plus.

Tes Covid-19 

  • Setiap rumah sakit di Phuket dapat menyediakan layanan tes RT-PCR. Biaya tes Covid-19 RT-PCR berkisar 2.500-4.000 Baht atau sekitar Rp 1,1 juta - Rp 1,8 juta per orang. 
  • Tes rapid tersedia di rumah sakit, klinik, dan laboratorium swasta di Phuket. Biayanya berkisar antara 450-1.000 Baht per orang atau sekitar Rp 206.198 - Rp 458.218.
  • Biaya tes Covid-19 ditanggung sendiri oleh wisatawan.

Baca juga: Ngabuburit, Virtual Tour Gratis ke 5 Tempat Wisata di Thailand

Tur dan wisata

  • Pengunjung disarankan hanya memesan paket wisata dengan perusahaan bersertifikat SHA Plus. Pada 5 hari pertama mereka hanya diperbolehkan mengunjungi pulau-pulau di Phuket, yaitu Ko Racha, Ko Naka, Coral Island, dan Ko Khai.
  • Sementara jika ingin berkunjung ke Ko Phi Phi, Ko Yao, dan Phang Nga Bay pengunjung harus melakukan tes rapid pada hari kelima sebelum ke tempat-tempat tersebut. Karena pulau tersebut bukan bagian dari porvinsi Phuket.

Transportasi dan restoran

  • Pengunjung disarankan untuk mengunjungi restoran yang sudah bersertifikat SHA Plus untuk keselamatan. Namun, bisa juga bersantap di restoran yang tidak bersertifikat.
  • Sementara untuk taksi dan transportasi, disarankan untuk memilih layanan transportasi yang sudah bersertifikat SHA Plus. Bisa juga menggunakan non-SHA Plus.

Perjalanan domestik 

  • Setelah menghabiskan 14 hari di Phuket dan tidak terdeteksi adanya Covid-19, wisatawan dapat berwisata ke daerah lain di Thailand. Dengan syarat mengikuti aturan masing-masing provinsi.

Baca juga: 5 Wisata Pulau Menarik di Thailand yang Wajib Dikunjungi

Phuket Sandbox

  • Berlaku untuk anak di bawah usia 6 tahun yang bepergian dengan orang tua atau wali yang divaksinasi lengkap.
  • Berlaku untuk anak-anak berusia antara 6 dan 18 tahun yang bepergian dengan orang tua atau wali yang divaksinasi lengkap, Namun, mereka harus mengikuti tes Covid-19 pada saat kedatangan dengan biaya sendiri.
  • Semua wisatawan kedatangan internasional harus sepenuhnya menerima vaksin Covid-19  yang terdaftar di Kementerian Kesehatan atau disetujui oleh WHO. 
  • Semua pendatang wajib mengunduh aplikasi ThailandPlus di ponsel masing-masing, dan tetap mengaktifkan aplikasi sepanjang waktu. Baik itu saat mereka pindah ke lokasi berbeda di sekitar Phuket.
  • Semua kedatangan wajib untuk tinggal di akomodasi yang sudah memiliki sertifikasi SHA Plus selama 14 malam, dan setelah itu akan diizinkan melakukan perjalanan untuk mengunjungi tujuan Thailand lainnya.
  • Seluruh rangkaian tes Covid-19 harus mengikuti pedoman dari Kementerian Kesehatan.
  • Wisatawan diperbolehkan untuk melakukan kegiatan wisata dengan syarat tetap melakukan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19. Seperti, menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, cek suhu, tes covid-19, dan aplikasi pelacakan (Thai Chana dan Mor Chana).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Travel Tips
MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

Travel Update
Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.