Kompas.com - 09/06/2021, 17:07 WIB
Pemandangan di Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021). dok. Puncak Halimun CampPemandangan di Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).

 

BOGOR, KOMPAS.comPuncak Halimun Camp merupakan sebuah tempat kemah terbaru di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan pemandangan yang indah.

Pasalnya, wisatawan yang berkunjung dapat menikmati pemandangan Gunung Salak, Gunung Gede Pangrango, serta lembah-lembah indah yang dipenuhi oleh pepohonan rindang.

Marketing Puncak Halimun Camp bernama Jack mengatakan, tempat tersebut memiliki dua area kemah bernama Camp Salak dan Camp Pangrango. Masing-masing menawarkan pemandangan yang berbeda.

Baca juga: Puncak Halimun Camp Bogor, Kemah di tengah Gunung Salak dan Gede Pangrango

“Bisa pilih Camp Salak atau Pangrango, harga sama. Cuma kalau pemandangan, yang favorit biasanya di Salak karena pemandangannya lebih dapat,” tutur Jack saat dihubungi Kompas.com, Selasa (8/6/2021).

Jika di Camp Salak, wisatawan akan disuguhi pemandangan Gunung Salak yang akan terlihat indah saat matahari terbenam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara di Camp Pangrango, megahnya Gunung Gede Pangrango yang dihiasi oleh lembah-lembah rupawan akan terlihat semakin cantik saat matahari terbit.

Apabila ingin berkunjung, terdapat sejumlah kegiatan yang dapat dilakukan saat berada di sana yakni sebagai berikut, Rabu (9/6/2021):

Pemandangan lembah kaki Gunung Gede Pangrango yang terlihat dari Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Pemandangan lembah kaki Gunung Gede Pangrango yang terlihat dari Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).

1. Lihat pemandangan gunung-gunung megah

Tempat kemah ini menawarkan pemandangan Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango, serta lembah-lembah yang indah.

Untuk menikmatinya, hampir setiap titik di tempat kemah tersebut dapat dijadikan sebagai spot untuk menikmati panorama alam yang ada.

Baca juga: Sungai Ciliwung yang Disebut Biang Banjir Jakarta, Ternyata Punya Pesona

2. Kemah asyik di spot keren

Saat ini, terdapat dua spot kemah yang tersedia yaitu Camp Salak dan Camp Pangrango. Masing-masing menawarkan pemandangan gunung yang berbeda.

Dua spot kemah tersebut terbilang cukup luas dengan Camp Pangrango yang mampu menampung 40 tenda, serta empat undakan Camp Salak yang masing-masing dapat menampung 40-45 tenda.

Jack mengatakan, pihaknya berencana untuk menjadikan sebuah spot dekat area cottage untuk dijadikan sebagai area kemah bernama Camp Halimun. Area hutan di atas Camp Salak pun nantinya akan dijadikan sebagai spot kemah baru.

3. Menginap di cottage

Puncak Halimun Camp tidak hanya menyediakan lahan untuk mendirikan tenda, namun juga deretan cottage berbetuk bangunan khas perumahan desa.

Baca juga: Ada Wisata Ternak Lebah Madu di Lembah Gunung Pangrango, Seperti Apa?

Cottage sudah ada. Namun belum disediakan peralatan seperti, kalau di situ ada dua kamar maka ada empat kasur. Kalau satu kamar ada dua kasur. Kasur-kasur (baru) sebagian sudah terpasang, peralatan dapur belum,” kata Jack.

Alhasil, saat ini cottage masih belum dipasarkan. Hanya area untuk berkemah saja. Harga sewa pun belum ditentukan berapa.

Pemandangan cottage yang letaknya dekat dengan lembah kaki Gunung Gede Pangrango di Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Pemandangan cottage yang letaknya dekat dengan lembah kaki Gunung Gede Pangrango di Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).

“Harga sendiri belum tahu. Pernah bilang ke owner katanya jangan dijual mahal. Mungkin harganya bisa Rp 2 juta-Rp 2,5 jutaan,” sambung dia.

Walaupun saat ini kegiatan bermalam di cottage belum bisa dilakukan, kamu tetap bisa mencatatnya supaya tidak lupa untuk melakukannya saat sudah memungkinkan nanti.

4. Foto-foto dengan alam

Menikmati pemandangan alam hanya pada saat berkunjung saja mungkin dirasa kurang memuaskan bagi sebagian orang.

Baca juga: Cerita Serunya Jelajahi Aliran Sungai di Babakan Madang Bogor

Untuk itu, saat berkunjung ke Puncak Halimun Camp, jangan lupa untuk mengabadikan momen dengan foto-foto bersama alam.

5. Trekking di lembah gunung

Jack mengungkapkan, nantinya wisatawan yang tiba ke sana dapat menikmati kegiatan trekking lewat paket perjalanan yang tengah disiapkan.

Untuk saat ini, persiapan pembersihan dan pengamanan jalur masih dilakukan oleh tim khusus trekking yang berada dalam manajemen tempat kemah tersebut.

Baca juga: 6 Tips Jelajahi Aliran Sungai Babakan Madang Bogor, Bawa Sandal Gunung

“Rencananya jalur trekking akan dibuat pilhan 2 kilometer (km), 2 km, 5 km, dan 7 km. Harga berbeda. Sementara ini rute yang saya tahu lewat perkebunan jambu. Jarak sekitar 2-2,5 km. Kalau dihitung jam, sekitar dua jam pulang-pergi. Kalau sama istirahat jadi tiga jam,” ucap dia.

Walaupun saat ini kamu belum bisa trekking, kamu tetap bisa mencatatnya supaya tidak lupa untuk melakukannya saat sudah memungkinkan nanti.

Pemandangan lembah kaki Gunung Gede Pangrango yang terlihat dari Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Pemandangan lembah kaki Gunung Gede Pangrango yang terlihat dari Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).

6. Main ATV

Saat ini, kegiatan bermain ATV masih belum bisa dilakukan Puncak Halimun Camp. Namun, Jack memastikan bahwa pihaknya tengah menyiapkannya supaya wisatawan dapat menikmatinya saat berkunjung.

7. Berkuda

Sama halnya dengan ATV, kegiatan berkuda pun saat ini sedang disiapkan oleh pihak tempat kemah untuk dinikmati oleh wisatawan mendatang.

Baca juga: Trekking di Kaki Gunung Salak, Dikagetkan Ular dalam Tiga Babak

8. Mengendarai sepeda di tepi lembah

Tempat wisata ini dapat dikatakan berada tepat di puncak sebuah bukit yang dikelilingi oleh lembah-lembah kaki Gunung Gede Pangrango.

Untuk menuju ke sana, wisatawan akan menyusuri sebuah jalur yang pada kanan dan kirinya adalah lembah.

Jalur tersebut dipenuhi oleh pepohonan, serta tanaman dan tumbuhan yang indah. Jalur ini sangat direkomendasikan untuk dinikmati sambil mengendarai sepeda. 

9. Dengar suara owa Jawa di pagi hari

Owa Jawa merupakan salah satu satwa endemik Indonesia. Mereka terancam punah akibat banyaknya eksploitasi untuk dijadikan peliharaan, dan perusakan hutan.

Pemandangan Gunung Gede Pangrango yang sudah mulai tertutup kabut di Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Pemandangan Gunung Gede Pangrango yang sudah mulai tertutup kabut di Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) merupakan tempat pelestarian satwa endemik tersebut.

“Di sini owa Jawa muncul kalau pagi, di jam 05:00-07:00 pagi masih dengar suaranya. Tidak pernah lihat langsung. Di area lembah terdengar. Curug Cikahuripan juga kedengeran suaranya kalau pagi,” jelas Jack.

10. Nyalakan api unggun sambil nikmati pemandangan

Kegiatan berkemah biasanya dilengkapi dengan menyalakan api unggun. Wisatawan bisa melakukannya di Puncak Halimun Camp.

Kendati demikian, mereka hanya bisa menyalakan api unggun di ujung-ujung area kemah dan bukan di tengah.

Baca juga: Pasirjaya Cigombong, Spot Terbaik Melihat Golden Sunrise di Bogor

“Untuk tempat bakar, akan dibantu dibuat lingakaran tanahnya saja. Rumput nanti diangkat supaya tidak terbakar. Tidak boleh di tengah area karena di gunung anginnya yang bahaya bisa ke sana ke sini,” kata Jack.

Jika ingin menyalakan api unggun namun tidak memiliki kayu, kamu bisa membeli seikat kayu dengan harga Rp 20.000.

Pemandangan di Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).dok. Puncak Halimun Camp Pemandangan di Puncak Halimun Camp, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (28/5/2021).

11. Lihat elang Jawa

Selain bisa mendengar Owa Jawa, Jack menuturkan bahwa wisatawan juga bisa melihat elang Jawa. Mereka biasanya terlihat di area gardu pandang di Camp Pangrango.

“Elang muncul siang, beberapa kali terlihat. Mereka berkeliling di area itu tapi tidak setiap hari,” ungkap dia.

Harga tiket masuk Puncak Halimun Camp

Puncak Halimun Camp berlokasi di Jalan Veteran Cipare, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Lokasinya hanya dua kilometer dari Kopi Daong.

Mereka buka setiap hari biasa pukul 07:00-18:00 WIB, dan akhir pekan pada 07:00 WIB hingga malam hari.

Harga tiket masuknya saat ini adalah gratis apabila hanya berkunjung untuk melihat-lihat pemandangan.

Baca juga: 6 Kegiatan Seru di Pasirjaya Cigombong Bogor, Lihat Golden Sunrise

“Kami pikir memang sekarang tidak banyak (spot foto) yang ada di Puncak Halimun Camp. Wisatawan yang dapat untuk melihat-lihat saja tidak kami ambil tiket. Setiap pengunjung yang datang dan pulang hari itu juga, tidak menginap, gratis,” tutur Jack.

Harga camping di Puncak Halimun Camp adalah Rp 25.000 per orang untuk yang membawa peralatan sendiri. Nominal sudah termasuk tiket masuk, air keran untuk masak, dan gratis parkir kendaraan dan helm.

Sementara untuk campervan, harga sewa areanya adalah Rp 45.000 per mobil dan tiket masuk Rp 25.000 per orang.

Jika tidak memiliki peralatan kemah, ada Paket Ceria Rp 300.000 per empat orang termasuk tenda, kompor portable, selimut atau sleeping bag, matras, tiket masuk, alat masak, dan air keran untuk masak.

Baca juga: 9 Tips Trekking di Kaki Gunung Salak Bogor, Wajib Pakai Topi

Lalu nominal tersebut juga termasuk gratis satu kaleng gas kompor portable, gratis parkir kendaraan dan penitipan helm, serta gratis air mineral satu liter.

Untuk yang datang bertiga, ada paket Rp 250.000 dengan kelengkapan yang sama dengan Paket Ceria.

“Untuk One Day Trip, itu untuk kegiatan-kegiatan. Misal ada tamu yang kegiatannya seharian untuk outbound dan pulang sore hari. Untuk grup yang ingin beraktivitas di luar ruangan seharian penuh. Biasanya grup minimal 30 orang, harga menyesuaikan,” pungkas Jack.

Apabila ingin mengetahui lebih lanjut, kamu bisa mengikuti akun Instagram @puncak_halimuncamp atau menghubungi WhatsApp Jack +62812-1838-4002.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.