Kompas.com - 10/06/2021, 15:09 WIB
Pembeli sedang mengamati motif dan bahan kain di toko. (DOK. SHUTTERSTOCK/Bastian AS).Pembeli sedang mengamati motif dan bahan kain di toko.

KOMPAS.com – Pemerintah Indonesia mencanangkan 2021 sebagai tahun Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada semua sektor, termasuk sektor ekonomi kreatif di Indonesia.

Setelah terdampak pandemi Covid-19, pelaku industri ekonomi kreatif di Indonesia terus berjuang untuk mengambil bagian dalam momentum Kebangkitan Nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengadakan sejumlah program unggulan,

Bagi pelaku ekonomi kreatif Tanah Air, pandemi Covid-19 bagaikan dua sisi mata uang. Selain berdampak pada penurunan produksi maupun omset, pandemi juga membuka peluang baru bagi pelaku ekonomi kreatif di Indonesia untuk terus berinovasi.

Ubah tantangan jadi peluang

Tantangan terbesar yang dialami para pelaku industri ekonomi kreatif saat pandemi melanda adalah berubahnya sistem penjualan pada industri kreatif global. Jika sebelumnya masyarakat lebih banyak membeli perlengkapan secara luar jaringan (luring). Saat pandemi, cara tersebut tak lagi digunakan.

Pembeli tidak mau mengambil risiko terkait penularan Covid-19. Imbasnya, sistem jual beli beralih ke dalam jaringan (daring). Hal ini memberikan tantangan besar bagi sektor ekonomi kreatif Tanah Air.

Baca juga: Bioskop Kembali Dibuka dengan Protokol Kesehatan yang Ketat

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasalnya, tidak semua pelaku ekonomi kreatif di Indonesia memahami metode daring. Hal ini membuat banyak pelaku usaha kreatif yang gulung tikar pada masa awal pandemi karena minimnya permintaan.

Menanggapi hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) terus memutar otak untuk mengubah tantangan ini menjadi kesempatan bagi para pelaku industri ekonomi kreatif.

Pemerintah mencetuskan program bimbingan terkait memasarkan produk secara daring bagi para pelaku ekonomi kreatif. Sejak bimbingan berlangsung, banyak pelaku ekonomi kreatif yang mulai beradaptasi dengan teknologi dalam memasarkan produk mereka.

Hal tersebut juga menjadi salah satu kekuatan baru bagi sektor ekonomi kreatif Tanah Air. Nantinya, setelah pandemi berakhir, kemampuan untuk menguasai pasar daring akan menjadi nilai tambah bagi pelaku ekonomi kreatif di Indonesia.

Program PEN

Kemenparekraf dan Baparekraf senantiasa mengeluarkan program untuk meningkatkan kualitas infrastruktur, serta sumber daya manusia dalam sektor ekonomi kreatif. Salah satunya adalah meluncurkan program #BeliKreatifLokal yang sudah berjalan sejak April 2020.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jangan Dicabut, Bunga Edelweiss Bisa Dibeli di Desa Wonokitri Pasuruan

Jangan Dicabut, Bunga Edelweiss Bisa Dibeli di Desa Wonokitri Pasuruan

Travel Update
4 Fakta Seputar Festival Perahu Naga, Disebut Peh Cun dan Sembahyang Bacang

4 Fakta Seputar Festival Perahu Naga, Disebut Peh Cun dan Sembahyang Bacang

Travel Update
Perancis Sambut Turis Asing yang Divaksinasi Juni 2021, Ini Aturannya

Perancis Sambut Turis Asing yang Divaksinasi Juni 2021, Ini Aturannya

Travel Update
Maria, Desa Wisata di Bima NTB yang Memiliki Banyak Daya Tarik

Maria, Desa Wisata di Bima NTB yang Memiliki Banyak Daya Tarik

Jalan Jalan
Pacuan Kuda di Bima Bakal Jadi Acara Nasional, Ini Persiapannya

Pacuan Kuda di Bima Bakal Jadi Acara Nasional, Ini Persiapannya

Travel Update
Akhir Juni, Wings Air Buka Rute Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga

Akhir Juni, Wings Air Buka Rute Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga

Travel Update
25 Hotel Terbaik Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Ada Indonesia?

25 Hotel Terbaik Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Ada Indonesia?

Travel Update
Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Jalan Jalan
4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

Jalan Jalan
5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

Jalan Jalan
Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Travel Update
Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Jalan Jalan
5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

Jalan Jalan
Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Travel Update
5 Fakta Stadion Wembley, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

5 Fakta Stadion Wembley, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X