Kompas.com - 21/06/2021, 17:12 WIB
Bendera El Clasico berkibar di Umbul Ponggok, Jawa Tengah. LALIGABendera El Clasico berkibar di Umbul Ponggok, Jawa Tengah.

KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan pelaksanaan pelaksanaan penguatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) di lapangan.

Hal itu sebagai salah satu upaya pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19 yang sedang meningkat belakangan ini.

Adapun, penguatan PPKM Mikro itu berlaku mulai Selasa (22/6/2021) hingga Senin (5/7/2021) atau selama dua minggu.

Baca juga: Seluruh Obyek Wisata di Klaten Resmi Tutup Tiap Akhir Pekan

“Bapak Presiden memberikan penegasan terkait dengan operasionalisasi dan lapangan terkait dari pelaksanaan PPKM Mikro,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto dalam keterangan pers usai mengikuti rapat, Senin (21/6/2021) dilansir dari Kompas.com, Senin (21/6/2021).

Adapun, penguatan PPKM Mikro tersebut akan dituangkan di dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri).

Tempat wisata di zona merah wajib tutup

Salah satu aturan terbaru dalam penguatan PPKM Mikro itu adalah pembatasan kegiatan di area publik, seperti fasilitas umum, taman umum, dan tempat wisata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk daerah yang statusnya zona merah Covid-19, maka tempat atau area publik, termasuk tempat wisata wajib tutup sampai kondisi dinyatakan aman.

Soko Langit, Infinity Pool di Wonogiri. (sebelum pandemi Covid-19)KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Soko Langit, Infinity Pool di Wonogiri. (sebelum pandemi Covid-19)

Sementara itu untuk zona oranye, kuning, dan hijau, tempat atau area publik, termasuk tempat wusata diizinkan buka.

Namun, pengunjung dibatasi hanya 25 persen dari kapasitas maksimal. Penerapan protokol kesehatan pun akan diperketat.

Baca juga: PPKM Diperketat, Semua Obyek Wisata di Purbalingga Tutup Sepekan

Hal yang sama pun berlaku untuk pelaksanaan kegiatan seni, sosial, dan budaya, serta pelaksanaan rapat, seminar, dan pertemuan offline atau langsung.

Untuk kegiatan di pusat perbelanjaan, mal, pasar, dan pusat perdagangan, jam operasional dibatasi sampai pukul 20.00 WIB. Pengunjung pun dibatasi paling banyak 25 persen dari kapasitas.

Beberapa daerah yang sudah menutup tempat wisata

Sementara itu, beberapa daerah di Indonesia juga sudah menerapkan kebijakan penutupan tempat wisata.

Kebijakan itu terkait meningkatnya kasus Covid-19 di suatu daerah, sehingga penutupan tempat wisata jadi salah satu upaya menekan penyebaran virus itu.

Obyek wisata Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (14/11/2017).Kompas.com/Labib Zamani Obyek wisata Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (14/11/2017).

Beberapa daerah yang menutup tempat wisata salah satunya adalah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah sejak Rabu (16/6/2021).

Kemudian ada Kabupaten Klaten yang memutuskan menutup tempat-tempat wisata mulai Selasa (22/6/2021).

Baca juga: 6 Wisata Wonogiri yang Tutup Sementara per 16 Juni 2021, Jangan Kecele

Selain itu, ada pula derah Karawang, Kendal, Purbalingga yang memutuskan untuk menutup tempat wisatanya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.