Kompas.com - 24/06/2021, 10:58 WIB

KOMPAS.com – Sumber daya manusia (SDM) di bidang pariwisata masih membutuhkan relaksasi atau bantuan insentif dari pemerintah di tengah pandemi Covid-19.

“Mengingat pemerintah kembali merevisi dan memangkas jumlah hari libur di Indonesia,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran dilansir dari Antara, Senin (21/6/2021).

Pihaknya paham bahwa hari libur dikurangi sebagai upaya penanganan Covid-19. Namun, kondisi ekonomi tenaga kerja di sektor pariwisata juga perlu diperhatikan.

Baca juga: PHRI Yogyakarta Minta Ada Solusi Jika Lockdown Diterapkan

“Kami masih mengusulkan relaksasai perlu diberikan, sehingga mereka bisa bertahan,” ujar Maulana.

Berkaca dari negara lain

Maulana memberi contoh bantuan yang diberikan negara lain untuk para pekerja di sektor pariwisata. Salah satunya adalah Australia yang tenaga kerja sektor pariwisata diberi dana untuk tinggal di rumah selama lockdown.

Pihaknya sempat memberi usulan kepada pemerintah untuk memberi bantuan pengganti okupansi kamar untuk hotel-hotel.

Baca juga: Work From Bali Dinilai Beri Dampak Positif ke Pariwisata Lombok

Tujuannya adalah membantu pelaku usaha perhotelan agar tetap bertahan dan membantu para tenaga kerjanya untuk hidup sehari-hari.

Namun, pemerintah diharapkan memberi bantuan secara langsung kepada para pekerja di sektor pariwisata. Dengan demikian, beban pelaku usaha di sektor pariwisata juga makin ringan.

Pemerintah pangkas hari libur lagi

Sementara itu diberitakan Kompas.com, Jumat (18/6/2021), pemerintah kembali memangkas hari libur tahun 2021 ini.

Hari libur yang dihapus adalah cuti bersama Natal 2021. Sebelumnya, hari libur itu jatuh pada Jumat 24 Desember 2021.

Jika kondisi normal, maka libur cuti bersama itu akan menjadi waktu yang dinanti masyarakat untuk liburan. Ditambah libur Sabtu-Minggu, libur cuti bersama Natal 2021 sebenarnya merupakan long weekend.

Ilustrasi wisatawan di Bali.shutterstock.com/Davide+Angelini Ilustrasi wisatawan di Bali.

Selain menghapus libur cuti bersama Natal 2021, pemerintah juga mengubah dua hari libur nasional.

Keduanya adalah libur Tahun Baru Islam 1443 Hijriah dan libur Maulid Nabi Muhammad SAW.
Libur Tahun Baru Islam awalnya jatuh pada Selasa (10/8/2021) dan diubah menjadi Rabu (11/8/2021).

Baca juga: Cegah Covid-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021 dan Ubah Hari Libur Nasional

Kemudian libur Maulid Nabi Muhammad SAW awalnya jatud Selasa (19/10/2021) diubah menjadi Rabu (20/10/2021).

Menurut situs web resmi Kemenko PMK, Jumat (18/6/2021), langkah itu diambil untuk mencegah penyebaran Covid-19, terutama mengantisipasi kemungkinan berkumpulnya masyarakat dan menghindari adanya long weekend.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Jalan Jalan
Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Travel Tips
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Travel Update
Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Travel Update
Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.