Kompas.com - 25/06/2021, 11:14 WIB

KOMPAS.comGunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran pada Jumat (25/6/2021) pukul 04.43 WIB.

Menurut postingan di akun Instagram resmi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) di @bpptkg, Jumat, luncuran kali ini mengarah ke tenggara.

Selain itu, teramati tinggi kolom asap sekitar 1.000 meter di atas puncak dan condong ke barat daya. Jarak luncuran maksimal adalah 3 kilometer (km).

Baca juga: Aturan Camping di Bukit Klangon, Yogyakarta yang Sudah Bisa Dilakukan Lagi

Adapun, ada beberapa tempat wisata yang ada di sekitar sisi tenggara dan selatan Merapi. Salah satunya adalah wisata Bukit Klangon di Cangkringan, Sleman, Yogyakarta.

Wisata Bukit Klangon tutup aktivitas camping

Akibat awan panas guguran Gunung Merapi yang mengarah ke tenggara, pihak wisata Klangon pun mengambil kebijakan untuk kembali menutup aktivitas camping malam hari.

Padahal, aktivitas camping di wisata Bukit Klangon masih belum lama dibuka sejak status Gunung Merapi siaga November 2021 lalu. Pembukaan aktivitas camping baru dilakukan awal Juni 2021.

Penutupan itu disampaikan dalam Instastory akun Instagram resmi wisata Klangon di @pesona_klangon, Jumat.

Kawah Gunung Merapi yang mengeluarkan asap dilihat dari wisata Deles Indah, Klaten, Rabu (16/6/2021) dengan lensa zoom.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Kawah Gunung Merapi yang mengeluarkan asap dilihat dari wisata Deles Indah, Klaten, Rabu (16/6/2021) dengan lensa zoom.

“Berkaitan dengan naiknya aktivitas Gunung Merapi, demi keamanan dan kenyamanan, maka kami sampaikan bahwa wisata malam/camping di Bukit Klangon tutup sementara,” tulis Instastory tersebut.

Wisatawan yang sudah telanjur mendaftar pun dianjurkan untuk membatalkan atau menunda terlebih dahulu sampai keadaan benar-benar aman.

Penutupan aktivitas camping juga disampaikan salah satu pengelola wisata Klangon bernama Gunawan saat dihubungi Kompas.com, Jumat.

Baca juga: Wisata Deles Indah Klaten, Bisa Lihat Kawah Gunung Merapi

Meski begitu, wisata Klangon tidak ditutup total. Wisatawan masih bisa berkunjung pada siang hari.

“Untuk saat yang kami off-kan baru yang malam saja. Untuk siang tetap bisa dengan catatan tetap meningkat kan kewaspadaan secara mandiri,” kata Gunawan melalui pesan WhatsApp.

Jarak wisata Bukit Klangon dari puncak Gunung Merapi hanyalah sekitar 4 km saja, sehingga termasuk dekat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Jalan Jalan
Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Jalan Jalan
Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Travel Update
Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Travel Update
5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

Jalan Jalan
Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Jalan Jalan
7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Jalan Jalan
Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Travel Tips
Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Travel Update
Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Travel Update
Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Travel Update
7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

Jalan Jalan
Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.