Jam Buka Tempat Wisata di Banyuwangi Dibatasi Imbas Naiknya Kasus Covid-19

Kompas.com - 25/06/2021, 17:05 WIB
Tempat wisata De Djawatan, Banyuwangi, Jawa Timur yang dikunjungi Ketua DPR Puan Maharani, Selasa (2/3/2021). Dokumentasi tim Puan MaharaniTempat wisata De Djawatan, Banyuwangi, Jawa Timur yang dikunjungi Ketua DPR Puan Maharani, Selasa (2/3/2021).

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memutuskan tidak menutup tempat wisata, meski kasus Covid-19 sedang naik. Namun, dilakukan pembatasan jam buka pada tempat wisata di Banyuwangi.

Kebijakan itu tertuang dalam surat edaran (SE) tentang pembatasan kegiatan masyarakat dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19.

"Tempat wisata dibatasi (jam operasionalnya)," kata Wakil Ketua Satgas Covid-19 Letkol Inf Yuli Eko Purwanto usia rapat Penyampaian Surat Edaran tentang pembatasan kegiatan masyarakat, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: Melihat Festival Susur Sungai di Banyuwangi untuk Jaga Ekosistem

Dalam aturan tersebut, tempat wisata beroperasi pukul 09.00-15.00 WIB kecuali Kawah Ijen yang buka pukul 03.00-08.00 WIB dan Pantai Marina Boom pukul 09.00–20.00 WIB.

Selain membatasi jam buka, jumlah pengunjung tempat wisata di Banyuwangi juga dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas.

Pembatasan lain di Banyuwangi

Adapun, seluruh kafe, restoran, rumah makan, warung, lesehan, pasar wisata kuliner, dan tempat-tempat kuliner hanya beroperasi pukul 07.00–20.00 WIB dengan pembatasan jumlah pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, tempat karaoke dan tempat hiburan semacamnya untuk saat ini tidak diizinkan beroperasi.

Wisatawan mulai berdatangan mendatangi wisata pantai pulau merah pasca ditutup karena Covid-19KOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADI Wisatawan mulai berdatangan mendatangi wisata pantai pulau merah pasca ditutup karena Covid-19

Kemudian hotel, pondok wisata, homestay, resor, guest house, dan jenis penginapan lainnya mewajibkan pengunjung melampirkan hasil negatif pemeriksaan Genose/Rapid Antigen/SWAB PCR yang masih berlaku.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda menyebut hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus Covid-19 di tempat wisata.

Menurutnya, tempat wisata di Banyuwangi sudah menerapkan protokol kesehatan ketat dan membatasi jumah kunjungan hingga 25 persen.

Baca juga: Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Setiap destinasi, tempat wisata, sudah dilengkapi perlengkpan prorokol kesehatan mulai cuci tangan, cek suhu, hingga hand sanitizer.

Ia menambahkan saat ini Banyuwangi kembali menguatkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.