Kompas.com - 26/06/2021, 19:31 WIB
Pantai Parangtritis di Daerah Istimewa Yogyakarta. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAPantai Parangtritis di Daerah Istimewa Yogyakarta.

YOGYAKARTA,KOMPAS.com -  Ratusan kendaraan wisatawan diputar balik karena ingin berkunjung ke kawasan wisata Pantai Parangtritis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pantai Parangtritis yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul masih tutup pada akhir pekan Sabtu-Minggu (26-27 Juni 2021). Weekend depan, Pantai Parangtritis sudah buka dengan protokol kesehatan yang makin ketat.

Kasatpol PP Bantul Yulius Suharta mengatakan, Tim Penegakkan Hukum (Gakkum) Satgas Covid-19 Kabupaten Bantul memutarbalikkan 650 kendaraan roda dua dan roda empat yang akan berkunjung ke Pantai Parangtritis atau Pantai Depok di TPR Induk Pantai Parangtritis.

"Dari jam 07.00 WIB sampai dengan pukul 13.00 WIB, ada 200 mobil dan 450 kendaraan bermotor roda dua yang kita putarbalikkan," kata dia kepada Kompas.com, Sabtu (26/6/2021).

Baca juga: Wisata Milik Pemkab Bantul Masih Tutup Akhir Pekan 26-27 Juni 2021, Jangan Kecele…

Ia melanjutkan, wisatawan memahami penutupan beberapa tempat wisata saat akhir pekan, khususnya pantai. Para wisatawan diarahkan ke obyek wisata lain yang tidak ditutup pemkab.

"Kalau warga sekitar kami perbolehkan masuk dengan catatan menunjukkan identitasnya," ujar Yulius.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akhir pekan depan sudah buka lagi

Sementara itu, Kepala Seksi Promosi dan Pelayanan Informasi Wisata Dinas Pariwisata Bantul  Markus Purnomo Adi mengatakan, minggu depan kawasan wisata yang dikelola pemkab Bantul akan dibuka seperti biasa, namun dengan pengamanan protokol kesehatan ketat.

"Kemungkinan dibuka dengan pengetatan khusus," kata Markus.

Pantai Goa Cemara di Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Bantul, Yogyakarta dipenuhi rimbun pohon cemara di kanan-kiri jalan dengan dahannya yang menjuntai saling bertemu membentuk gapura.KOMPAS.com/DANI J Pantai Goa Cemara di Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Bantul, Yogyakarta dipenuhi rimbun pohon cemara di kanan-kiri jalan dengan dahannya yang menjuntai saling bertemu membentuk gapura.

Protokol kesehatan yang diperketat, antara lain adalah kapasitas pengunjung dibatasi 50 persen dan pengunjung wajib menggunakan masker.

Sebelum dibuka, berbagai persiapan dilakukan. Salah satunya adalah vaksinasi bagi seluruh pelaku wisata di pantai.

Sebelumnya Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menegaskan bahwa keluarnya Inbup No 15 Tahun 2021 terkait PPKM Mikro perpanjangan ke sembilan dengan menutup tempat wisata yang di bawah pengelolaan Pemkab Bantul.

Baca juga: Sebelum Buka Kembali, Pelaku Wisata di Bantul akan Divaksin

 

Hal itu sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 karena tempat wisata, khususnya pantai menjadi pintu masuk penyebaran Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.