Kompas.com - 27/06/2021, 20:08 WIB

KOMPAS.com Gunung Ijen adalah salah satu favorit para pendaki pemula. Gunung ini terkenal akan kawahnya yang memesona, yakni Kawah Ijen.

Kawah ijen menyuguhkan blue fire atau api biru. Menjadikannya tujuan wisata alam bila hendak travelling ke sisi timur Pulau Jawa.

Untuk mendaki Gunung Ijen dan melihat kawahnya, akses perjalanan yang ditempuh tidak terlalu sulit. Wisatawan dapat mengunjungi Gunung Ijen melalui Banyuwangi atau Bondowoso.

Baca juga: Wisatawan Asing Sudah Diizinkan Lakukan Pendakian ke Kawah Ijen, Ini Syaratnya...

Orang-orang mengatakan bahwa Gunung Ijen direkomendasikan bagi para pendaki pemula atau wisatawan yang sekadar ingin mendaki gunung walau sekali.

Pernyataan ini bukanlah isapan jempol belaka. Ada sejumlah alasan yang membenarkan pernyataan tersebut, berikut Kompas.com rangkum 5 di antaranya:

1. Gunung yang tidak terlalu tinggi

Gunung Ijen tidak terlalu tinggi dibanding gunung-gunung lainnya. sebagai info, gunung-gunung tinggi di Pulau Jawa, seperti Ciremai, Slamet, dan Semeru ketinggiannya di atas 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Baca juga: Liburan ke Kawah Ijen Naik Bus DAMRI dari Jember, Tak Perlu Rapid Test

Gunung Ijen memiliki ketinggian 2.386 mdpl, menjadikannya mudah untuk ditempuh dan direkomendasikan kepada para pendaki pemula.

2. Fasilitas lengkap untuk pemula

Sesampainya di Gunung Ijen, wisatawan akan berkumpul di Paltuding. Di sana, wisatawan dapat mempersiapkan segala keperluan.

Kawah Ijen.Dok. HHWT Kawah Ijen.

 

Mulai dari membayar tiket retribusi, buang air kecil ke toilet, hingga membeli makanan untuk bekal perjalanan, semua bisa dilakukan di sana.

Kabar baiknya saat sepanjang perjalanan saat mendaki Gunung Ijen, terdapat sejumlah toilet dan gazebo di beberapa titik sebagai tempat istirahat. Dalam hal ini, para pendaki tidak akan terlalu lelah mendaki Gunung Ijen karena semua fasilitas sudah cukup komplet.

3. Tidak terlalu curam

Jarak dari Paltuding ke kawah ijen hanyalah 3 kilometer (km). Berjalan sejauh itu dengan medan landai dan mendatar mungkin cukup terasa ringan dan tak melelahkan.

Baca juga: 4 Wisata Alam di Banyuwangi, dari Kawah Ijen hingga Alas Purwo

Namun, jarak 3 km itu dilalui dengan kemiringan tertentu yang memaksa pengunjung untuk menanjak. Tenang saja, kemiringannya tidak terlalu curam, hanya sekitar 15-35 derajat, sehingga tidak terlalu miring atau membutuhkan tenaga ekstra.

4. Jalur pendakian yang cukup lebar

Jalan mendaki yang cukup lebar adalah keistimewaan yang dimiliki Gunung Ijen daripada gunung-gunung lain. Gunung Ijen sudah dipersiapkan untuk dikunjungi 500-1.000 wisatawan setiap harinya.

Punggung kawah Ijen terlihat begitu eksotis, wisatawan sudah mulai ramai di tempat iniBAGUS SUPRIADI/KOMPAS.COM Punggung kawah Ijen terlihat begitu eksotis, wisatawan sudah mulai ramai di tempat ini

Supaya tidak mengganggu jalannya wisatawan yang berpapasan di jalan, jalur pendakian Gunung Ijen dibuat cukup lebar, yaitu sekitar 3-5 meter.

Namun untuk 1 km terakhir menuju Gunung Ijen, jalan mendaki menjadi cukup sempit yaitu 1 meter saja. Hal ini dikarenakan jalan menuju Kawah Ijen sudah makin dekat.

5. Ada troli untuk mengantarkan pendaki naik ke atas

Memang tidak semua orang memiliki tenaga yang cukup dan fisik yang kuat untuk berhasil mendaki hingga tujuan. Pasti ada beberapa yang terengah-engah di jalan dan merasa tak sanggup lagi bila harus melanjutkan perjalanan.

Namun tenang saja, ada para pendorong troli yang siap mengantarkan para pendaki naik ke atas hingga tiba di Kawah Ijen.

Baca juga: Hanya Ada Dua di Dunia, Uniknya Api Biru di Kawah Ijen

 

Para pendorong troli ini, dulunya adalah para petambang belerang yang saat ini beralih profesi karena turunnya harga belerang yang tidak masuk akal.

Dengan menggunakan jasa pendorong troli, wisatawan cukup duduk dengan manis dengan kaki selonjor di atas troli. Lalu para pendorong troli akan mendorong troli sampai puncak Gunung Ijen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

Jalan Jalan
Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Jalan Jalan
Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Travel Update
Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Jalan Jalan
Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Travel Tips
Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Travel Update
3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

Travel Tips
3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

Travel Update
7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

Jalan Jalan
Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itinerary
Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Jalan Jalan
Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Travel Update
Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Travel Update
6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

Jalan Jalan
10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.