Kompas.com - 06/07/2021, 15:10 WIB

 

KOMPAS.com – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali merupakan salah satu bandara yang terdampak kebijakan PPKM Darurat di Jawa dan Bali. 

Adapun PPKM Darurat telah diterapkan oleh pemerintah Indonesia sejak Sabtu (3/7/2021) hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Selama penerapan kebijakan tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Satgas Penanganan Covid-19 berlakukan aturan baru perjalanan udara—termasuk perjalanan antar pulau Jawa dan Bali.

Baca juga: Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Buka Layanan Vaksin Covid-19

Salah satu dari aturan baru tersebut adalah calon penumpang wajib membawa sertifikat vaksin Covid-19 minimal dosis pertama.

Aturan yang diberlakukan guna menekan angka penyebaran Covid-19 tersebut mungkin dirasa cukup menyulitkan bagi mereka yang kerap bepergian dengan pesawat—beberapa orang mungkin membatalkan perjalanan.

Untuk di Bandara I Gusti Ngurah Rai, berdasarkan data dari PT Angkasa Pura I (Persero), Selasa (6/7/2021), jumlah kedatangan ke Bali merosot jauh sejak kebijakan diterapkan.

Baca juga: PPKM Darurat Tak Hentikan Persiapan Program Work from Bali

Pada 1 Juli, jumlah kedatangan domestik di sana masih cukup tinggi lantaran berada di angka 4.029 penumpang. Namun, jumlah tersebut kian menurun.

Sebab, pada hari berikutnya, hanya 3.913 penumpang saja yang mendarat di Pulau Dewata.

Sementara pada hari pertama PPKM Darurat yakni pada 3 Juli, jumlah penumpang menurun menjadi 2.132 penumpang.

Sebuah pesawat di Bandara I Gusti Ngurah RaiHumas Polres Buleleng Sebuah pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai

Meski mengalami penurunan, namun jumlah penumpang yang tiba di bandara tersebut sempat melonjak pada 4 Juli menjadi 2.471 sebelum terjun bebas di angka 954 penumpang pada keesokan harinya.

Baca juga: GeNose Tak Jadi Syarat Perjalanan dalam PPKM Darurat Jawa-Bali

Jika ditotalkan, Bandara I Gusti Ngurah Rai telah melayani sebanyak 13.499 penumpang selama periode 1-5 Juli.

Sempat panen penumpang pada April 2021

Kompas.com pada Jumat (4/6/2021) sempat memberitakan, Bandara I Gusti Ngurah Rai panen penumpang pada April karena melayani 307.107 penumpang.

General Manager Kantor Cabang PT AP I Bandara I Gusti Ngurah Rai Herry A. Y. Sikado mengatakan, jumlah tersebut merupakan jumlah terbanyak untuk periode 2021 awal.

Meski begitu, pada Mei bandara tersebut juga melayani cukup banyak penumpang yakni 268.540. Jumlahnya tidak kalah jauh dari jumlah yang tercatat pada April.

Baca juga: Terbang ke Jawa dan Bali Harus Bawa Kartu Vaksin Covid-19

Pada bulan tersebut, terdapat tiga rute tujuan yang paling diminati yakni Jakarta, Surabaya, dan Bandung.

“138.020 penumpang Jakarta, Surabaya 39.812 penumpang, dan penumpang Bandung 14.093,” jelas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.