Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/07/2021, 19:23 WIB

 

KOMPAS.com – Sejak 6 Juli 2021, warga negara asing (WNA) yang masuk ke Indonesia wajib membawa kartu vaksin Covid-19 setelah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap.

Melansir Kompas.com, Senin (5/7/2021), terdapat sejumlah ketentuan terhadap kartu vaksin yang dibawa yakni sebagai berikut:

Baca juga: Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

  • WNA wajib menunjukkan kartu atau sertifikat (fisik atau digital).
  • Telah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap sebagai persyaratan masuk ke Indonesia.
  • WNA yang sudah berada di Indonesia dan akan melakukan perjalanan, baik domestik maupun internasional, diwajibkan untuk vaksinasi melalui skema vaksin gotong royong sesuai peraturan perundang-undangan.
  • Bukti kartu atau sertifikat vaksinasi Covid-19 dikecualikan bagi WNA pemegang visa diplomatik, dan visa dinas yang terkait dengan kunjungan resmi atau kenegaraan pejabat asing setingkat menteri ke atas.
  • Bukti kartu atau sertifikat vaksinasi Covid-19 dikecualikan bagi WNA yang masuk ke Indonesia dengan Travel Corridor Arrangement (TCA), sesuai prinsip respiratoris dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

Mengutip Kompas.com, Selasa (6/7/2021), aturan tersebut merujuk pada sejumlah Surat Edaran (SE) seperti Addendum SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 8 Tahun 2021 yang ditetapkan pada 4 Juli.

Baca juga: Simak, Aturan Terbaru WNA Masuk Indonesia per 6 Juli 2021

Ada juga SE Satgas Penanganan Covid Nomor 8 Tahun 2021 yang telah ditetapkan pada 9 Februari. Adapun, Addendum diterbitkan untuk mencegah peningkatan penularan Covid-19 termasuk varian Alpha, Beta, Delta, dan Gamma.

Selanjutnya, aturan juga merujuk pada SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 14 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi Covid-19.

Syarat terbaru WNA masuk Indonesia selain bawa kartu vaksin

Ilustrasi wisatawan di bandar udara.UNSPLASH/Ashim D’Silva Ilustrasi wisatawan di bandar udara.

Bagi WNA yang akan masuk ke Indonesia, terdapat syarat lain yang perlu diperhatikan selain wajib membawa kartu vaksin yakni sebagai berikut:

  • WNA wajib membawa hasil negatif tes PCR dalam 72 jam atau 3x24 jam sebelum keberangkatan.
  • Mengisi e-HAC Indonesia.
  • Saat kedatangan, dilakukan tes ulang PCR 1x24 jam.
  • Wajib menjalani karantina selama 8x24 jam jika hasil tesnya negatif.
  • Wajib dirawat di rumah sakit dengan biaya pribadi jika hasil tesnya positif.
  • Diplomat, staf, dan keluarganya, serta WNA umum wajib melakukan isolasi di hotel selama 8x24 jam. Mereka dapat memilih hotel secara mandiri sesuai daftar hotel/penginapan yang telah tersertifikasi oleh Kementerian Kesehatan dengan biaya pribadi.
  • Kepala perwakilan asing diplomatik dan keluarga yang bertugas di Indonesia dapat menjalani isolasi mandiri di kediaman masing-masing selama 8x24 jam.
  • Melakukan tes RT-PCR kedua pada hari ketujuh isolasi.
  • Jika hasil tes ulang RT-PCR pada hari ketujuh isolasi negatif, maka semua pelaku perjalanan internasional tetap diimbau untuk isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari terhitung sejak tanggal tiba di Indonesia.
  • Jika hasil tes ulang RT-PCR pada hari ketujuh isolasi positif, maka mereka harus dirawat di rumah sakit dengan biaya pribadi.
  • Menurut laman Kemlu.go.id, jika WNA tidak dapat membiayai karantina dan/atau perawatan di rumah sakit, maka pihak sponsor, kementerian/lembaga/BUMN yang memberi pertimbangan izin masuk bagi WNA tersebut yang bertanggung jawab.
  • Kewajiban karantina dikecualikan untuk WNA pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait dengan kunjungan resmi/kenegaraan pejabat asing setingkat menteri ke atas ke Indonesia, dan WNA yang masuk ke Indonesia melalui skema Travel Corridor Arrangement (TCA) sesuai prinsip resiprositas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Baca juga: Simak, Ini Daftar 9 Hotel Karantina WNA dan WNI di Jakarta Selatan

WNA yang boleh masuk ke Indonesia

Berdasarkan laman Kemlu.go.id, pemerintah Indonesia masih melarang WNA dari semua negara masuk ke Indonesia.

Namun, ada pengecualian untuk mereka yang di bawah ini:

  • Pemegang visa diplomatik dan visa dinas dalam rangka kunjungan resmi pejabat asing setingkat menteri ke atas, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
  • Pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas, dan
  • Pemegang kartu izin tinggal terbatas (KITAS) dan kartu izin tinggal tetap (KITAP).
  • WNA yang menggunakan skema perjanjian bilateral Reciprocal Green Lane (RGL)/TCA.
  • WNA dengan izin khusus tertulis dari kementerian/lembaga.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Syuting MV Sugar Rush Ride TXT di Bali, Pantai hingga Savana 

Lokasi Syuting MV Sugar Rush Ride TXT di Bali, Pantai hingga Savana 

Jalan Jalan
Museum De Javasche Bank Surabaya: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Museum De Javasche Bank Surabaya: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Kharisma Event Nusantara dan Sportive 2023 Resmi Diluncurkan Hari Ini

Kharisma Event Nusantara dan Sportive 2023 Resmi Diluncurkan Hari Ini

Travel Update
Ada Kereta Panoramic, Menhub: Tidak Usah Jauh-jauh ke Swiss

Ada Kereta Panoramic, Menhub: Tidak Usah Jauh-jauh ke Swiss

Travel Update
Kereta Panoramic: Jadwal, Rute Lengkap, dan Harga Tiket

Kereta Panoramic: Jadwal, Rute Lengkap, dan Harga Tiket

Travel Tips
Serunya Ikut Dinas Rahasia di Museum Taman Prasasti Jakarta

Serunya Ikut Dinas Rahasia di Museum Taman Prasasti Jakarta

Jalan Jalan
Kereta Panoramic Hadir Lagi, Kini Ada 2 Rute Baru

Kereta Panoramic Hadir Lagi, Kini Ada 2 Rute Baru

Travel Update
Serunya Keliling Osaka Naik Bus Amfibi, Menyusuri Sungai Okawa

Serunya Keliling Osaka Naik Bus Amfibi, Menyusuri Sungai Okawa

Jalan Jalan
6 Fakta Kereta Api Pertama di Sulawesi, Lewati 16 Tempat Wisata

6 Fakta Kereta Api Pertama di Sulawesi, Lewati 16 Tempat Wisata

Jalan Jalan
Situ Cipondoh Tangerang: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Situ Cipondoh Tangerang: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Hari Ini, Lion Air Buka Penerbangan Umrah Balikpapan-Madinah

Hari Ini, Lion Air Buka Penerbangan Umrah Balikpapan-Madinah

Travel Update
Tjong A Fie Mansion, Rumah Megah Saudagar China yang Jadi Tempat Wisata di Kota Medan

Tjong A Fie Mansion, Rumah Megah Saudagar China yang Jadi Tempat Wisata di Kota Medan

Jalan Jalan
9 Larangan di Solo Safari, Ketahui Sebelum Berkunjung

9 Larangan di Solo Safari, Ketahui Sebelum Berkunjung

Travel Tips
Kereta Panoramic Beroperasi Lagi Februari 2023, Ini Jadwalnya

Kereta Panoramic Beroperasi Lagi Februari 2023, Ini Jadwalnya

Travel Update
Bertualang bareng Doraemon dan Nobita di Universal Studios Jepang, Mulai 23 Februari 2023

Bertualang bareng Doraemon dan Nobita di Universal Studios Jepang, Mulai 23 Februari 2023

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+