Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Syarat Baru Penerbangan Lion Air Group untuk Mimika, Gorontalo, Sulawesi Tenggara

Kompas.com - 07/07/2021, 21:54 WIB
Ni Nyoman Wira Widyanti

Penulis

KOMPAS.com – Maskapai penerbangan Lion Air, Batik Air, dan Wings Air menambah ketentuan baru untuk sejumlah rute domestik, khususnya Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kota Tarakan, Kabupaten Nabire, dan Kabupaten Mimika.

Peraturan tersebut berlaku selama 7-20 Juli 2021 dan merupakan penambahan dari ketentuan yang sebelumnya berlaku mulai hari Selasa (6/7/2021).

Baca juga: PPKM Darurat, Ini Syarat Penerbangan Domestik Lion Air Group Mulai 6 Juli

“Ketentuan penerbangan domestik pada periode tersebut, dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait pelaksanaan (implementasi) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, upaya pencegahan, penanganan, dan pengendalian Covid-19,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, melalui rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (7/7/2021).

Ilustrasi pesawat dari maskapai penerbangan Batik Air landing di Bandara Soekarno-Hatta, (1/3/2020).SHUTTERSTOCK/LEONY EKA PRAKASA Ilustrasi pesawat dari maskapai penerbangan Batik Air landing di Bandara Soekarno-Hatta, (1/3/2020).

Berikut ketentuan penerbangan domestik dari Lion Air Group untuk Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kota Tarakan, Kabupaten Nabire, dan Kabupaten Mimika:

Dari Kalimantan Utara ke Kota Tarakan:

  • Untuk calon penumpang yang memiliki KTP Balikpapan, wajib memilih salah satu tes kesehatan, yakni RT-PCR dalam 2x24 jam atau antigen dalam 1x24 jam. 
  • Wajib menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin minimal untuk vaksin dosis pertama.
  • Mengisi e-HAC. 

Dari Sulawesi Tenggara dengan tujuan Kendari, Kolaka, Bau-Bau, Wangi-Wangi, dan Raha:

  • Calon penumpang wajib menunjukkan hasil negatif Covid-19 melalui RT-PCR dalam 2x24 jam.
  • Tidak diwajibkan menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin.
  • Mengisi e-HAC. 

Tujuan Gorontalo:

  • Calon penumpang harus menunjukkan hasil negatif Covid-19 melalui RT-PCR dalam 2x24 jam.
  • Menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin minimal untuk vaksin dosis pertama.
  • Mengisi e-HAC. 

Baca juga: 3 Maskapai Penerbangan Ini Tawarkan Vaksinasi Gratis untuk Penumpangnya

Dari Gorontalo:

  • Uji kesehatan sesuai ketentuan tujuan akhir.
  • Wajib menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin minimal untuk vaksin dosis pertama.
  • Mengisi e-HAC. 

NTB dengan tujuan Lombok Praya, Bima, dan Sumbawa:

  • Calon penumpang wajib menunjukkan hasil negatif Covid-19 melalui antigen dalam 1x24 jam.
  • Tidak diwajibkan menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin.
  • Mengisi e-HAC. 

Dari dan tujuan Nabire (intraPapua):

  • Calon penumpang wajib memilih salah satu tes kesehatan, yaitu RT-PCR dalam 7x24 jam atau antigen dalam 3x24 jam.
  • Wajib menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin minimal vaksin dosis pertama. 
  • Mengisi e-HAC. 
  • Calon penumpang berusia 0-12 tahun tidak diwajibkan uji kesehatan dan tidak menyertakan kartu atau sertifikat vaksin. 

Baca juga: Lion Air Group Layani Vaksin untuk Penerbangan dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta

Dari dan tujuan (di luar Papua), khusus Nabire:

  • Calon penumpang wajib memilih salah satu tes kesehatan, yaitu RT-PCR dalam 3x24 jam atau antigen dalam 1x24 jam.
  • Wajib menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin minmal vaksin dosis pertama.
  • Mengisi e-HAC.
  • Calon penumpang berusia 0-12 tahun tidak diwajibkan uji kesehatan dan tidak menyertakan kartu atau sertifikat vaksin.

Dari intraPapua dengan tujuan ke Timika dan Mimika:

  • Calon penumpang wajib menunjukkan hasil negatif Covid-19 melalui antigen dalam 3x24 jam.
  • Wajib menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin minmal vaksin dosis pertama.
  • Mengisi e-HAC.

Baca juga: Syarat Terbang Selama PPKM Darurat, Wajib PCR dan Bawa Kartu Vaksin

Dari luar Papua dengan tujuan ke Timika dan Mimika:

  • Calon penumpang wajib menunjukkan hasil negatif Covid-19 melalui RT-PCR Xdalam 7x24 jam.
  • Wajib menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin minimal vaksin dosis pertama.
  • Mengisi e-HAC. 

Untuk rute domestik dari dan tujuan Jawa serta Bali, sekaligus rute lainnya selain rute di atas, baca di PPKM Darurat, Ini Syarat Penerbangan Domestik Lion Air Group Mulai 6 Juli.

Catatan:

  • Calon penumpang harap mengikuti jika di bandara tujuan diterapkan pemeriksaan kesehatan ulang atau acak oleh otoritas setempat.
  • Untuk calon penumpang berusia di bawah 12 tahun belum ada regulasi vaksin. 
  • Untuk perjalanan kepentingan khusus, calon penumpang yang memiliki kondisi penyakit khusus dan ibu hamil yang belum divaksin harus menunjukkan surat keterangan medis yang menyatakan sehat dan alasan detail tidak dapat divaksin.
  • Penumpang yang singgah (transit) dan pindah pesawat (transfer) yang masih di area ruang tunggu (tidak keluar dari bandara), maka tidak mengikuti PPKM Darurat.
  • Penumpang yang singgah dan pindah yang keluar dari bandara wajib mengikuti ketentuan PPKM Darurat. 
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

Jalan Jalan
Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Travel Update
Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Travel Update
Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Travel Update
Cegah Parkir Penuh Saat Lebaran 2024, Ancol Siapkan 97 Bus Gratis

Cegah Parkir Penuh Saat Lebaran 2024, Ancol Siapkan 97 Bus Gratis

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com