Kompas.com - 12/07/2021, 19:07 WIB
Ilustrasi Kartu Vaksinasi KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOIlustrasi Kartu Vaksinasi

 

KOMPAS.com – Kartu vaksin Covid-19 merupakan salah satu dokumen persyaratan terbaru naik pesawat selama PPKM Darurat.

Adapun, syarat tersebut berlaku bagi penerbangan antarbandara di Pulau Jawa, penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Jawa, dan penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Bali.

Baca juga: Pengalaman Naik Pesawat Saat PPKM Darurat, Bandara Sepi dan Hasil Tes PCR Lama Keluar

Jika hendak bepergian dalam waktu dekat dan belum sempat mencetak kartu vaksin, berikut Kompas.com rangkum cara mencetak kartu vaksin Covid-19, Senin (12/7/2021):

Cara cetak kartu vaksin dari situs PeduliLindungi

  • Akses laman https://pedulilindungi.id/ lewat komputer
  • Klik “Login/Register” pada sisi kanan atas
  • Klik “Login Sekarang” jika sudah punya akun, atau klik “Buat akun PeduliLindungi” jika belum punya akun
  • Jika belum punya akun, ikuti seluruh langkah yang tertera hingga akun jadi
  • Jika sudah punya akun, mengutip Kompas.com, Sabtu (10/7/2021), sistem situs tersebut akan mengirim kode OTP ke nomor ponsel yang telah didaftarkan
  • Saat kode OTP sudah diterima, masukkan ke kolom yang tersedia
  • Usai login, klik kolom nama di pojok kanan atas
  • Pilih menu “Sertifikat Vaksin”
  • Klik tampilan vaksin, lalu pilih “Unduh Sertifikat”
  • Jika sertifikat vaksin sudah terunggah, cetak dengan mesin pencetak

Baca juga: Terbang Saat PPKM Darurat, Ini 5 Tips Persiapan Berkas PCR dan Kartu Vaksin Covid-19

Ilustrasi pesawat terbang.UNSPLASH/Artturi Jalli Ilustrasi pesawat terbang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cara cetak kartu vaksin dari aplikasi PeduliLindungi

  • Cari dan unduh aplikasi PeduliLindungi di PlayStore atau App Store
  • Setelah diunduh, buka aplikasinya
  • Pada laman pertama, kamu akan diberi petunjuk untuk menggeser tampilan yang muncul
  • Saat menggeser tampilan yang ada, jangan lupa untuk baca informasi-informasi yang tertera di tampilan tersebut
  • Selanjutnya, klik “Masuk”
  • Nantinya, muncul tampilan seputar syarat penggunaan dan kebijakan privasi aplikasi tersebut. Jika sudah dibaca, klik “Saya Setuju”
  • Jika belum punya akun, klik “Daftar”
  • Jika sudah punya akun, masukkan email atau nomor ponsel yang telah didaftarkan ke PeduliLindungi
  • Melansir Kompas.com, Senin, nantinya kamu akan dikirim kode OTP untuk verifikasi. Kode akan masuk lewat SMS ke nomor ponsel yang didaftarkan
  • Setelah login, klik “Akun” di pojok kanan atas tampilan
  • Klik “Sertifikat Vaksin”
  • Klik tampilan sertifikat vaksin. Jika sudah mendapat dosis kedua, pilih tampilan yang menampilkan informasi tersebut
  • Klik “Unduk sertifikat” untuk menyimpan sertifikat

Baca juga: Syarat Terbang Terbaru Saat PPKM Darurat Bikin Aman, tetapi...

Jika ingin mencetaknya, file sertifikat bisa kirim ke email sendiri agar dapat diakses lewat komputer dan dicetak di mesin pencetak.

Saat check-in di bandara, calon penumpang yang telah memiliki aplikasi dan akun PeduliLindungi tidak perlu membawa berkas tes Covid-19 dan kartu vaksin dalam wujud fisik.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Program Pemerintah, Sentul Highlands Golf Club Gelar Vaksinasi Massal

Dukung Program Pemerintah, Sentul Highlands Golf Club Gelar Vaksinasi Massal

Travel Update
9 Tempat Wisata Samosir, dari Perbukitan hingga Desa

9 Tempat Wisata Samosir, dari Perbukitan hingga Desa

Jalan Jalan
Wings Air Hentikan Sementara Penerbangan Aceh Utara-Medan

Wings Air Hentikan Sementara Penerbangan Aceh Utara-Medan

Travel Update
PPKM Diperpanjang, Layanan Keimigrasian Tatap Muka dan Online Tutup

PPKM Diperpanjang, Layanan Keimigrasian Tatap Muka dan Online Tutup

Travel Update
IHGMA Imbau Hotel Segera Sertifikasi CHSE

IHGMA Imbau Hotel Segera Sertifikasi CHSE

Travel Update
Lebih Baik Bikin E-Paspor Atau Paspor Biasa?

Lebih Baik Bikin E-Paspor Atau Paspor Biasa?

Travel Tips
Mak Yem, Sosok Legendaris Pendakian Gunung Semeru, Tutup Usia

Mak Yem, Sosok Legendaris Pendakian Gunung Semeru, Tutup Usia

Travel Update
Sejarah Danau Toba, Letusan Gunung Api yang Hampir Musnahkan Manusia

Sejarah Danau Toba, Letusan Gunung Api yang Hampir Musnahkan Manusia

Jalan Jalan
Daftar Daerah PPKM Level 2, Level 3, dan Level 4 di Pulau Jawa dan Bali

Daftar Daerah PPKM Level 2, Level 3, dan Level 4 di Pulau Jawa dan Bali

Travel Update
7 Fakta Menarik Tokyo National Stadium dalam Olimpiade Tokyo 2020, Dibuat dari Kayu

7 Fakta Menarik Tokyo National Stadium dalam Olimpiade Tokyo 2020, Dibuat dari Kayu

Jalan Jalan
Revenge Travel, Solusi Bangkitnya Ekonomi yang Berisiko Tinggi

Revenge Travel, Solusi Bangkitnya Ekonomi yang Berisiko Tinggi

Jalan Jalan
Dulu Dibantu Pemerintah, Kini Hotel Karantina Biayai Operasional Sendiri

Dulu Dibantu Pemerintah, Kini Hotel Karantina Biayai Operasional Sendiri

Travel Update
AirAsia Indonesia Perpanjang Penghentian Penerbangan Berjadwal sampai 6 September 2021

AirAsia Indonesia Perpanjang Penghentian Penerbangan Berjadwal sampai 6 September 2021

Travel Update
Aplikasi PeduliLindungi Jadi Syarat Terbaru Naik Pesawat, Simak Ketentuannya

Aplikasi PeduliLindungi Jadi Syarat Terbaru Naik Pesawat, Simak Ketentuannya

Travel Update
Dinas Pariwisata Gunungkidul: Lebih dari 7.000 Pelaku Wisata Terdampak PPKM

Dinas Pariwisata Gunungkidul: Lebih dari 7.000 Pelaku Wisata Terdampak PPKM

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X