Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejarah Kerajaan Tarumanegara dan Daftar Peninggalannya

Kompas.com - 13/07/2021, 19:17 WIB
Kistin Septiyani,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

Sumber iPusnas

KOMPAS.com - Kerajaan Tarumanegara merupakan kerajaan Hindu-Buddha yang berdiri di wilayah barat Pulau Jawa. Kerajaan ini berdiri pada abad ke-5 Masehi (M).

Dilansir dari "Kebudayaan dan Kerajaan Hindu Buddha di Indonesia" karya Anton Dwi Laksono, Kerajaan Tarumanegara didirikan oleh Raja Jayasingawarman. Ia membangun kerajaan tersebut saat berada di dalam pengasingan.

Nama Tarumanegara diambil dari sebuah tanaman pewarna benang yang disebut tarum. Tanaman tersebut tumbuh subur di dataran tempat sang raja akhirnya mendirikan kerajaan.

Baca juga: Sejarah Berdirinya Kerajaan Tarumanegara

Pelarian Jayasingawarman dan berdirinya Kerajaan Tarumanegara

Prasasti Tugu, salah satu dari tujuh prasasti bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara.Portal Informasi Indonesia Prasasti Tugu, salah satu dari tujuh prasasti bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara.

Raja Jayasingawarman berasal dari Salakanagara, sebuah kerajaan yang menguasai wilayah Pulau Jawa bagian barat termasuk pulau dan laut yang membentang hingga ke Sumatera.

Sang raja berhasil memimpin keluarga kerajaan dalam pelariannya dari serangan musuh.

Jayasingawarman kemudian mendirikan sebuah kerajaan baru di tepi Sungai Citarum yang kini terletak di Kabupaten Lebak, Banten, pada 358 M.

Jayasingawarman pun menjadi raja pertama yang memerintah Tarumanegara.

Sang raja memerintah dari tahun 358 M sampai 328 M. Setelah berusia lanjut, Jayasinghawarman menyerahkan tahtanya dan memilih menjadi sorang petapa. Mahkota raja pun diserahkan pada Dharmayawarman.

Meski meninggalkan banyak jejak sejarah, informasi mengenai pusat pemerintahan Kerajaan Tarumanegara hingga saat ini masih belum bisa diketahui secara pasti.

Namun, kerajaan ini disebut menguasai daerah Banten, Jakarta, sampai perbatasan Cirebon.

Baca juga: Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Para raja

Sejarah tentang para raja yang berkuasa di Kerajaan Tarumanegara dapat dipelajari dari naskah "Wangsakerta". Naskah ini merupakan kumpulan tulisan yang dibuat oleh Pangeran Wangsakerta.

Berikut ini adalah sederet raja yang pernah berkuasa di Kerajaan Tarumanegara.

  • Jayasingawarman (358-382 M)
  • Dharmayawarman (382-395 M)
  • Purnawarman (395-434 M)
  • Wisnuwarman (434 455 M)
  • Indrawarman (455-515 M)
  • Candrawarman (515-535 M)
  • Suryawarman (535-561 M)
  • Kertawarman (561-628 M)
  • Sudhawarman (628-639 M)
  • Hariwangsawarman (629-640 M)
  • Nagajayawarman (640-666 M)
  • Linggawarman (666-669 M)

Masa kejayaan

Ilustrasi Raja Purnawarman dari Kerajaan TarumanegaraAlchetron Ilustrasi Raja Purnawarman dari Kerajaan Tarumanegara

Kerajaan Tarumanegara berhasil mencapai kejayaan pada masa Raja Purnawarman. Ia berkuasa dari tahun 395 M sampai dengan 434 M.

Purnawarman disebut mampu memimpin rakyatnya dengan bijaksana. Bahkan, Kerajaan Tarumanegara berhasil menguasai 48 kerajaan daerah pada masa itu.

Sang raja membangun ibu kota di daerah pantai, dan ia juga berhasil menjalin kerjasama diplomatik dengan Cina.

Pada masa itu, perekonomian penduduk ditopang oleh sektor pertanian, pelayaran, peternakan, perburuan, pertambangan, perikanan, dan perdagangan.

Halaman:
Sumber iPusnas
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary
Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Jalan Jalan
Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Travel Update
Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Travel Update
85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com