Kompas.com - 14/07/2021, 08:28 WIB

KOMPAS.com – Selama PPKM Darurat pada 3-20 Juli 2021, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan beberapa aturan untuk penumpang kapal dari dan ke Kepulauan Seribu.

Adapun kebijakan PPKM Darurat diberlakukan di Pulau Jawa dan Bali guna mencegah penyebaran pandemi Covid-19.

Berikut aturan untuk pelaku perjalanan transportasi laut dari dan ke Kepulauan Seribu:

Menunjukkan kartu vaksin Covid-19 dan STRP

Kepala Satuan Pelaksana Pelayaran UP Angkutan Perairan Dishub DKI Jakarta, Sulistiyono Widodo, menerangkan bahwa calon penumpang kapal wajib menunjukkan sejumlah dokumen.

Dokumen yang dimaksud adalah surat atau kartu vaksin Covid-19, tanda pengenal seperti KTP, surat tanda registrasi pekerja (STRP) atau surat keterangan dari pimpinan instansi, dan surat keterangan hasil negatif Covid-19.

“Bagi penumpang yang tidak memenuhi persyaratan maka tidak dapat menggunakan jasa pelayanan kapal Dinas Perhubungan,” ujarnya, pada Senin (12/7/2021), mengutip dari Antara.

Baca juga: Pulau Untung Jawa Kembangkan Kampung Jepang, Ada Pohon Sakura Asli

Hanya melayani penumpang tertentu

Pulau Kelor saat petangRifqi Aufal Sutisna Pulau Kelor saat petang

Masyarakat yang ingin berwisata ke Kepulauan Seribu harus menunda perjalanan terlebih dahulu. Sebab, layanan transportasi Dishub hanya untuk penumpang tertentu.

“Selama PPKM Darurat, layanan transportasi kapal Dishub hanya melayani warga pulau, TNI/Polri, maupun petugas kesehatan. Tidak melayani untuk wisatawan,” katanya.

Selain itu, terdapat juga pembatasan layanan tiket akses masuk dari Jakarta menuju Kepulauan Seribu, di antaranya di Dermaga Kaliadem dan Dermaga Marina, Jakarta Utara.

Baca juga: Kisah Pulau Onrust, Pulau yang Tak Pernah Beristirahat

Seluruh tempat wisata ditutup

Seluruh tempat wisata di Kepulauan Seribu ditutup selama PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021.

Melansir dari situs web Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, penutupan itu mengacu pada Keputusan Gubernur Nomor 875 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Darurat Covid-19.

Selanjutnya, juga pada Surat Keputusan (SK) Kadis Parekraf Nomor 440 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM di Sektor Pariwisata.

Baca juga: 6 Resor di Kepulauan Seribu, Serasa Liburan di Bali

Adapun penutupan berlaku di kawasan pantai, tempat wisata, area kemah, sekaligus kegiatan snorkeling dan diving.

“Diharapkan selama penutupan ini bisa digunakan pengelola untuk penguatan protokol kesehatan di kawasan wisata tersebut, dan masyarakat mengikuti imbauan pemerintah untuk tetap beraktivitas di rumah,” kata Kepala Suku Dinas Parekraf Kepulauan Seribu Puji Hastuti, Selasa (6/7/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

Jalan Jalan
Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Travel Update
Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Travel Tips
KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

Travel Update
Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Jalan Jalan
Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Travel Update
Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Jalan Jalan
Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Travel Update
Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.