Kompas.com - 15/07/2021, 17:15 WIB
Sepinya penumpang KA Lokal sejak pemerintah hanya mengizinkan pekerja sektor esensial dan kritikal saja yang dapat naik KA Lokal. dok. PT Kereta Api IndonesiaSepinya penumpang KA Lokal sejak pemerintah hanya mengizinkan pekerja sektor esensial dan kritikal saja yang dapat naik KA Lokal.

 

KOMPAS.com – Sejak Senin (12/7/2021), PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI menerapkan aturan terbaru terkait penumpang yang dapat melakukan perjalanan KA Lokal.

Melansir situs resmi PT KAI, penumpang yang diizinkan naik KA Lokal hanya pekerja sektor esensial dan kritikal saja.

Baca juga: Tak Hanya KRL, KA Lokal Juga Hanya untuk Pekerja Sektor Esensial dan Kritikal Per 12 Juli 2021

Adapun, aturan yang telah diberlakukan selama beberapa hari sebelumnya memengaruhi jumlah pelanggan yang naik KA Lokal.

Sebab, PT KAI mencatat, jumlah pelanggan KA Lokal pada 12 Juli 2021—atau hari pertama aturan mulai diterapkan—hanya sebanyak 5.250 pelanggan saja.

Jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 69 persen jika dibandingkan dengan jumlah pelanggan KA Lokal pada 5 Juli yakni sebanyak 16.914 pelanggan.

Jika dibandingkan dengan rata-rata pelanggan harian KA Lokal pada Juni yakni 48.213 pelanggan, maka pelanggan pada 12 Juli mengalami penurunan hingga 89 persen.

Baca juga: 3 Upaya PT KAI Sukseskan PPKM Darurat, Kurangi Perjalanan KA Jarak Jauh hingga Perketat Syarat Naik KA

“Penurunan jumlah pelanggan KA Lokal ini menunjukkan bahwa masyarakat di luar pekerja sektor esensial dan kritikal telah mematuhi aturan untuk tidak bepergian menggunakan KA Lokal di masa PPKM Darurat,” jelas VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Dirinya melanjutkan, pihaknya telah melakukan penyesuaian jumlah perjalanan KA Lokal selama PPKM Darurat dengan efektif sehingga bisa optimal dalam menekan dan membatasi pergerakan masyarakat.

Pemeriksaan dokumen milik penumpang KA Lokal. Saat ini, pemerintah memperketat syarat naik KA Lokal yang hanya mengizinkan pekerja sektor esensial dan kritikal. Mereka harus membawa surat tanda registrasi pekerja.dok. PT Kereta Api Indonesia Pemeriksaan dokumen milik penumpang KA Lokal. Saat ini, pemerintah memperketat syarat naik KA Lokal yang hanya mengizinkan pekerja sektor esensial dan kritikal. Mereka harus membawa surat tanda registrasi pekerja.

Lebih lanjut, Joni mengapresiasi masyarakat khususnya pengguna KA Lokal atas pengertian dan kerja samanya dalam mematuhi aturan tersebut.

Guna menciptakan kondisi yang kondusif, Joni mengatakan, KAI dengan unsur kewilayahan setempat seperti TNI, Polri, Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Daerah (Pemda) bekerja maksimal melayani pelanggan KA Lokal di stasiun-stasiun selama PPKM Darurat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.