Untar untuk Indonesia
Akademisi

Platform akademisi Universitas Tarumanagara guna menyebarluaskan atau diseminasi hasil riset terkini kepada khalayak luas untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Mewujudkan Mimpi Stik Tempoyak Menjadi Penganan Khas Jambi

Kompas.com - 15/07/2021, 18:16 WIB
Jembatan Gentala Arasy, Jambi Dok. Facebook Kementerian PariwisataJembatan Gentala Arasy, Jambi
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Di antara menara jam di kecamatan Pelayangan dan rumah dinas gubernur di Kecamatan Pasar Jambi, terbentang jembatan yang melintas di atas Sungai Batanghari. Jembatan Gentala Arasy, demikian orang biasa menyebut.

 

Jembatan yang memiliki panjang 503 meter dan lebar 4,5 meter ini hanya dapat dilintasi pejalan kaki. Jika dilihat dari udara akan tampak bentuk jembatan seperti huruf "s".

Kerinci adalah sebuah kabupaten di Jambi dengan Kota Sungaipenuh. Di daerah itu terdapat Taman Nasional Kerinci Seblat. Taman nasional ini adalah yang terluas di Sumatra dan membentang di wilayah Provinsi Jambi, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, dan Bengkulu.

Taman Nasional Kerinci Seblat terdiri dari pegunungan Bukit Barisan dengan puncaknya Gunung Kerinci. Di sini juga terdapat danau kaldera tertinggi di Asia yaitu Danau Gunung Tujuh.

Sementara Danau Sipin adalah danau seluas 89 hektar di pusat Kota Jambi. Setelah dibersihkan dari eceng gondok dan kiambang (tumbuhan air yang biasa mengapung di air tenang), serta lingkungan sekitarnya ditertibkan, pada akhir pekan sebelum pandemi, danau ini dikunjungi 1.000 tamu. Aktivitas keliling danau dengan perahu wisata bisa dilakukan di sini. Kejuaraan dayung juga pernah diselenggarakan di danau Sipin.

Pertanyaan dilanjutkan mengenai oleh-oleh penganan khas Jambi. Sang sopir bertambah bingung lagi. "Jambi bukan daerah wisata," katanya. "Orang datang ke sini untuk urusan dagang, bukan tamasya."

Mobilitas karena dorongan ekonomi yang tinggi mendorong pergerakan manusia antar provinsi demikian kencang. Makin banyak orang dari luar daerah mengunjungi Jambi untuk berbagai keperluan. Pariwisata memang bukan andalan Jambi. Kekayaan alam seperti hasil perkebunan kelapa sawit dan karet menjadi andalan Jambi.

Kondisi itu tentu tidak dapat diabaikan. Wisatawan akan datang walau tujuan semula adalah berbisnis atau tugas kantor. Tempat-tempat wisata akan dicari di sela-sela kunjungan dan oleh-oleh akan menjadi incaran untuk dibawa pulang. Peluang ini yang ditangkap oleh Ibu Thiur, demikian ia biasa dipanggil.

Stik tempoyak

Stik Tempoyak Cap Cus, begitu nama yang diberikan. Awalnya hadir dalam sebuah pameran UMKM di sebuah hotel di Jambi. Dengan kemasan sederhana, stik tempoyak ini menyedot perhatian pengunjung pameran.

Dibanding dengan UMKM lain di Provinsi Jambi yang bergerak di bidang kuliner, kinerja Stik Tempoyak Cap Cus, relatif lebih baik. Ibu Thiur memiliki pengetahuan, pengalaman dan kemauan yang cukup mumpuni untuk menjalankan bisnis kuliner stik tempoyak, sehingga masih tetap eksis hingga kini.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Travel Update
Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

Jalan Jalan
Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jalan Jalan
Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Jalan Jalan
Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Travel Update
Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.