Kompas.com - 17/07/2021, 13:40 WIB
Sejumlah wisatawan saat menggunakan sepeda angin di Selecta, Kota Batu, Jatim, Kamis (18/5/2017). KOMPAS.com/ANDI HARTIKSejumlah wisatawan saat menggunakan sepeda angin di Selecta, Kota Batu, Jatim, Kamis (18/5/2017).

KOMPAS.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat makin memperburuk sektor pariwisata di Kota Batu, Jawa Timur.

Terlebih, PPKM Darurat yang semula direncanakan berakhir pada Selasa (20/7/2021), akhirnya diperpanjang sampai akhir Bulan Juli 2021.

Dampak PPKM Darurat yang begitu memukul sektor pariwisata Kota Batu disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu Sujud Hariadi.

Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang Sampai Akhir Juli 2021

Meski demikian, pihaknya mengaku akan tetap patuh terhadap keputusan pemerintah yang memperpanjang PPKM Darurat.

Sudah tanggung kerugian sejak awal pandemi 2020

Diberitakan Kompas.com, Sabtu (17/7/2021), Sujud mengatakan bahwa pelaku wisata di Kota Batu sudah menanggung kerugian sejak awal pandemi tahun 2020.

Suasana Alun-Alun Kota Batu, Jawa Timur pada Jumat (8/1/2021) malamKOMPAS.com/ANDI HARTIK Suasana Alun-Alun Kota Batu, Jawa Timur pada Jumat (8/1/2021) malam

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selama ini, pihaknya pun belum memikirkan keuntungan dari sektor pariwisata karena masih kesulitan memenuhi biaya operasional dan gaji karyawan.

Baca juga: Pengelola Hotel di Kota Malang Berharap Solusi Selain PPKM Darurat

PPKM Darurat pun makin memperburuk kondisi sektor pariwisata di Kota Batu. Akibatnya, pihaknya harus merumahkan karyawannya untuk sementara waktu.

“Yang pasti kasihan adalah karyawan yang harus unpaid leave, sementara dirumahkan tanpa gaji,” kata Sujud.

Minta pembebasan pajak

Adapun, tempat wisata yang diharuskan tutup membuat para pelaku wisata tidak bisa mendapat pemasukan. Sementara itu, biaya operasional tetap berjalan, termasuk gaji karyawan.

Taman Rekreasi Selectaselectawisata.id Taman Rekreasi Selecta

Guna meringankan beban para pelaku wisata selama masa pandemi Covid-19, terlebih saat PPKM Darurat, sujud berharap ada pembebasan pajak.

"Harapan kami pembebasan pajak daerah mulai tahun 2020 sampai dengan akhir tahun 2021 untuk perusahaan biar tidak terlalu dalam kerugian," ujar dia.

Baca juga: Pelaku Wisata di Kota Batu Pasrah Jika PPKM Darurat Diperpanjang

Pihanya juga berterima kasih kepada pemerintah Kota Batu yang memberikan bantuan insentif kepada karyawan sektor pariwisata yang dirumahkan sementara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.