Kompas.com - 19/07/2021, 11:51 WIB

KOMPAS.com – Maskapai penerbangan di bawah naungan Lion Air Group, yakni Lion Air, Wings Air, dan Batik Air, mengumumkan aturan perjalanan udara terbaru yang berlaku pada 19 – 25 Juli 2021.

Aturan tersebut mendukung kebijakan pemerintah untuk menekan penyebaran pandemi Covid-19, khususnya terkait pembatasan mobilitas masyarakat, serta pembatasan kegiatan peribadatan dan tradisi selama Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.

Baca juga: Garuda Indonesia dan Lion Air Hentikan Sementara Penerbangan ke Kupang

Selain itu, aturan tersebut juga mendukung kebijakan PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali, sekaligus PPKM Mikro di wilayah lain.

Aturan secara garis besar

Secara garis besar, berikut ketentuan untuk pelaku perjalanan udara berdasarkan keterangan resmi yang Kompas.com terima, Senin (19/7/2021):

  • Hanya penumpang berusia di atas 18 tahun yang bisa melakukan penerbangan, sementara yang berusia di bawah 18 tahun harap tidak bepergian terlebih dahulu.
  • Perjalanan hanya berlaku untuk pekerja sektor esensial, pekerja sektor kritikal, dan penumpang dengan keperluan mendesak (pasien sakit keras, ibu hamil dengan didampingi satu orang, kepentingan bersalin didampingi maksimal dua orang, dan pengantar jenazah non-Covid-19 maksimal lima orang).
  • Pekerja sektor esensial dan kritikal wajib menunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).
  • Jika diharuskan membawa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM), misalnya untuk tujuan Kota Sorong, maka mereka dapat menghubungi Satgas Covid-19 Kota Sorong di +62852-4642-7320.
  • Hasil negatif Covid-19 harus dilengkapi barcode.
  • Penumpang dengan keperluan mendesak wajib menunjukkan surat keterangan perjalanan, antara lain rujukan dari rumah sakit, surat pengantar dari perangkat daerah setempat, Surat Keterangan Kematian, atau surat keterangan lainnya.
  • Penumpang wajib menunjukkan kartu/sertifikat vaksin Covid-19 yang berisi informasi minimal vaksin dosis pertama.
  • Apabila penumpang belum divaksin, harus menunjukkan surat keterangan medis yang valid dari dokter spesialis. Surat tersebut berisi pernyataan sehat dan alasan detail kenapa tidak dapat divaksin.
  • Penumpang yang transit (singgah sebentar) dan transfer (pindah pesawat) yang masih di ruang tunggu (tidak keluar dari bandar udara), tidak mengikuti PPKM Darurat dan PPKM Mikro.
  • Penumpang yang transit dan transfer dengan keluar dari bandara wajib mengikuti ketentuan PPKM Darurat dan PPKM Mikro.
  • Mematuhi kebijakan pemeriksaan kesehatan ulang atau acak yang dilakukan otoritas/lembaga bandara tujuan.
  • Mengunduh aplikasi e-HAC dan melengkapinya.
  • Mengunduh dan melakukan registerasi di aplikasi PeduliLindungi.

Ilustrasi pesawat dari maskapai penerbangan Batik Air landing di Bandara Soekarno-Hatta, (1/3/2020).SHUTTERSTOCK/LEONY EKA PRAKASA Ilustrasi pesawat dari maskapai penerbangan Batik Air landing di Bandara Soekarno-Hatta, (1/3/2020).

Ketentuan tes kesehatan rute domestik (selain dari dan ke Pulau Jawa dan Bali)

Berikut ketentuan tes kesehatan untuk pelaku perjalanan udara rute domestik selain dari dan ke Pulau Jawa dan Bali. 

Perlu diperhatikan bahwa penumpang pesawat harus berusia di atas 18 tahun, melengkapi e-HAC, dan membawa STRP bagi pekerja sektor esensial dan kritikal.

Baca juga: PPKM Darurat, Ini Syarat Penerbangan Domestik Lion Air Group Mulai 6 Juli

Untuk ketentuan tes kesehatan rute domestik dari dan ke Pulau Jawa dan Bali bisa dilihat di sini.

Di bawah ini adalah ketentuan tes kesehatannya:

Dari dan tujuan Sumatera Utara (Kota Medan dan Sibolga)

  • Menunjukkan hasil negatif Covid-19 melalui RT-PCR dalam 2x24 jam.
  • Wajib menunjukkan kartu vaksin Covid-19.

Tujuan Riau (Pakanbaru dan Dumai)

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Jalan Jalan
Pemerintah Dorong Maskapai Asing Tambah Penerbangan ke Indonesia

Pemerintah Dorong Maskapai Asing Tambah Penerbangan ke Indonesia

Travel Update
Bukit Golo Geleng NTT, Tempat Nikmati Matahari Terbit dari Ketinggian

Bukit Golo Geleng NTT, Tempat Nikmati Matahari Terbit dari Ketinggian

Jalan Jalan
Arab Saudi Larang Warganya ke 16 Negara, Ada Indonesia dan Turki

Arab Saudi Larang Warganya ke 16 Negara, Ada Indonesia dan Turki

Travel Update
Tips Melakukan Solo Trekking, Jelajahi Alam Sendirian Tanpa Guide

Tips Melakukan Solo Trekking, Jelajahi Alam Sendirian Tanpa Guide

Travel Tips
Bangsring Underwater Banyuwangi, Ekowisata Terumbu Karang Karya Nelayan Lokal

Bangsring Underwater Banyuwangi, Ekowisata Terumbu Karang Karya Nelayan Lokal

Jalan Jalan
Tiket Pesawat Mahal, Ini Solusi Menparekraf Sandiaga

Tiket Pesawat Mahal, Ini Solusi Menparekraf Sandiaga

Travel Update
Ancol Tutup 4 Juni 2022, Kecuali bagi Pemegang Tiket Formula E

Ancol Tutup 4 Juni 2022, Kecuali bagi Pemegang Tiket Formula E

Travel Update
Sandiaga: Diharapkan Wisata Monas Buka Lagi 2 Minggu ke Depan

Sandiaga: Diharapkan Wisata Monas Buka Lagi 2 Minggu ke Depan

Travel Update
Sandiaga Minta Tempat Wisata Wajibkan Pakai Masker Jika Ada Kerumunan

Sandiaga Minta Tempat Wisata Wajibkan Pakai Masker Jika Ada Kerumunan

Travel Update
Panduan ke Taman Gandrung Terakota, Biaya Paket Wisata dan Penginapan

Panduan ke Taman Gandrung Terakota, Biaya Paket Wisata dan Penginapan

Jalan Jalan
Tes Covid-19 Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan, Sandiaga Ingatkan Hal Ini

Tes Covid-19 Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan, Sandiaga Ingatkan Hal Ini

Travel Update
Rute menuju Taman Gandrung Terakota, 35 Menit dari Banyuwangi Kota

Rute menuju Taman Gandrung Terakota, 35 Menit dari Banyuwangi Kota

Jalan Jalan
Itinerary Sehari di Alas Purwo Banyuwangi, Lepas dari Kesan Mistis 

Itinerary Sehari di Alas Purwo Banyuwangi, Lepas dari Kesan Mistis 

Itinerary
Jangan Lupakan 10 Hal Penting Ini Saat Beli Bantal Leher Pesawat

Jangan Lupakan 10 Hal Penting Ini Saat Beli Bantal Leher Pesawat

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.