Kompas.com - 20/07/2021, 07:01 WIB
Penumpang kereta api berjalan setibanya dari Solo, Jawa Tengah di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (17/5/2021). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menyampaikan, arus kedatangan penumpang yang menggunakan kereta api jarak jauh masih terpantau kondusif di Jakarta pada Senin (17/5/2021), volume kedatangan di Stasiun Pasar Senen berkisar 5.000 penumpang, sedangkan untuk Stasiun Gambir berkisar 3.500 penumpang. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPenumpang kereta api berjalan setibanya dari Solo, Jawa Tengah di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (17/5/2021). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menyampaikan, arus kedatangan penumpang yang menggunakan kereta api jarak jauh masih terpantau kondusif di Jakarta pada Senin (17/5/2021), volume kedatangan di Stasiun Pasar Senen berkisar 5.000 penumpang, sedangkan untuk Stasiun Gambir berkisar 3.500 penumpang.

 

KOMPAS.com – Selama PPKM Darurat yang berlangsung pada 3-20 Juli 2021, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan syarat terbaru naik KA Jarak Jauh.

Penumpang wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan dan kartu vaksin minimal dosis pertama.

Alternatifnya untuk rapid test antigen adalah hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Sebagian orang mungkin mengira bahwa perubahan dan penambahan syarat tersebut akan membuat pemeriksaan berkas di stasiun keberangkatan menjadi lebih lama.

Baca juga: 3 Upaya PT KAI Sukseskan PPKM Darurat, Kurangi Perjalanan KA Jarak Jauh hingga Perketat Syarat Naik KA

Namun, ternyata pemeriksaan berkas sama cepatnya dengan proses pemeriksaan sebelum PPKM Darurat diterapkan.

“Buat pemeriksaan berkas enggak lama, sih. Mungkin karena aku masuknya juga cepat, jadi belum sempat antre panjang,” ungkap Nadhifa yang melakukan perjalanan dari Jakarta ke Yogyakarta pada Selasa (6/7/2021).

Adapun dia sudah tiba di Stasiun Gambir sekitar pukul 06.45 WIB untuk melakukan rapid test antigen terlebih dahulu.

Nadhifa melanjutkan bahwa selama proses pemeriksaan berkas berlangsung, pemeriksaan petugas menurutnya tidak terlalu detail.

Penumpang kereta api berjalan setibanya dari Solo, Jawa Tengah di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (17/5/2021). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menyampaikan, arus kedatangan penumpang yang menggunakan kereta api jarak jauh masih terpantau kondusif di Jakarta pada Senin (17/5/2021), volume kedatangan di Stasiun Pasar Senen berkisar 5.000 penumpang, sedangkan untuk Stasiun Gambir berkisar 3.500 penumpang.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Penumpang kereta api berjalan setibanya dari Solo, Jawa Tengah di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (17/5/2021). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menyampaikan, arus kedatangan penumpang yang menggunakan kereta api jarak jauh masih terpantau kondusif di Jakarta pada Senin (17/5/2021), volume kedatangan di Stasiun Pasar Senen berkisar 5.000 penumpang, sedangkan untuk Stasiun Gambir berkisar 3.500 penumpang.

“Petugasnya cuma ngelihat tiket, hasil antigen, sama sertifikat vaksin yang ada di HP aku. Terus udah langsung boleh masuk,” jelasnya.

Sama halnya dengan Nadhifa, Dita Yulinda Putri yang melakukan perjalanan dari Malang ke Jakarta pada Kamis (15/7/2021), juga menuturkan pengalaman yang sama.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.