Kompas.com - 20/07/2021, 09:09 WIB
Petugas membersihkan kaca di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2020). Kereta Api Jarak Jauh Reguler kembali beroperasi dan ada satu kereta yang diberangkatkan yakni dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Purwokerto di Jawa Tengah, pengoperasian diikuti dengan penerapan protokol pencegahan COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas membersihkan kaca di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2020). Kereta Api Jarak Jauh Reguler kembali beroperasi dan ada satu kereta yang diberangkatkan yakni dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Purwokerto di Jawa Tengah, pengoperasian diikuti dengan penerapan protokol pencegahan COVID-19.

 

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mewajibkan seluruh calon penumpang KA Jarak Jauh untuk membawa kartu vaksin Covid-19 dengan keterangan minimal telah menerima satu dosis vaksin.

Selain itu, surat keterangan hasil negatif GeNose pun sudah tidak berlaku. Kini, calon penumpang hanya bisa menunjukkan hasil negatif rapid antigen atau swab PCR.

Salah satu penumpang KA Jarak Jauh yang melakukan perjalanan dari Jakarta ke Yogyakarta pada Selasa (6/7/2021) bernama Nadhifa mengatakan, adanya perubahan dan penambahan syarat itu memiliki kemungkinan untuk memperlama proses pemeriksaan berkas.

Baca juga: Update Syarat Naik KA Jarak Jauh Selama PPKM Darurat, GeNose Tak Berlaku

“Mungkin iya, karena ada aja gitu penumpang yang belum siapin berkasnya dari awal. Jadi masih nyari-nyari surat vaksin atau antigen di HP atau tasnya,” kata dia, Senin (19/7/2021).

Meski begitu jika dilihat dari petugas pemeriksaan berkas di stasiun, Nadhifa mengatakan bahwa mereka tetap melakukan pemeriksaan dengan cepat tanpa hambatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, penumpang lain bernama Dita Yulinda Putri menuturkan bahwa persyaratan saat ini terbilang cukup rumit. Terlebih karena GeNose sudah tidak berlaku lagi.

Baca juga: PPKM Darurat, Daop 1 Jakarta Batasi Perjalanan KA Jarak Jauh

“Untungnya masih diperbolehkan antigen saja. Coba harus PCR, pasti aku tinggal di Malang sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” tutur dia yang melakukan perjalanan dari Malang ke Jakarta pada Kamis (15/7/2021).

Syarat kartu vaksin bikin aman, tapi...

Untuk kartu vaksin, PT KAI mengizinkan calon penumpang untuk membawanya dalam bentuk fisik atau digital. Namun mengutip Kompas.com, Sabtu (3/7/2021), terdapat pengecualian akan hal itu.

Penumpang dengan kepentingan khusus yang tidak bisa atau belum divaksin dengan alasan medis dapat menggunakan surat keterangan negatif rapid antigen atau PCR. Namun, harus ada keterangan dari dokter spesialis.

Terkait hal ini, Nadhifa mengatakan bahwa dia merasa aman karena PT KAI berlakukan kebijakan tersebut meski menurutnya vaksin tidak 100 persen menjamin penumpang bebas Covid-19.

Ilustrasi Kartu VaksinasiKOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Ilustrasi Kartu Vaksinasi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.