Kompas.com - 21/07/2021, 16:09 WIB
Perjalanan menuju kawah Gunung Bromo, KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAPerjalanan menuju kawah Gunung Bromo,

 

KOMPAS.com – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) memperpanjang periode penutupan kawasan wisata dan pendakiannya pada 21-25 Juli 2021.

Adapun, berdasarkan informasi dalam akun Instagram @bbtnbromotenggersemeru, Selasa (20/7/2021), penutupan menindaklanjut keputusan Presiden Joko Widodo yang memperpanjang PPKM Darurat hingga 25 Juli mendatang.

“Mari sekali lagi kita jadikan penutupan sementara ini sebagai momentum solidaritas pengunjung Bromo dan pendaki Semeru untuk saling berempati kepada saudara-saudara kita yang saat ini sedang berjuang melawan Covid,” seperti yang tertera dalam salah satu unggahannya.

Baca juga: Cara Reschedule Pendakian Gunung Semeru

Menurut unggahan tersebut, penutupan kegiatan wisata di Bromo dan pendakian Gunung Semeru dilakukan berdasarkan Surat Edaran (SE) BBTNBTS Nomor PG.20/T.8/BIDTEK.1/KSA/7/2021.

Adapun, SE BBTNBTS Nomor PG.20/T.8/BIDTEK.1/KSA/7/2021 tentang Penutupan Objek dan Daya Tarik Wisata Alam di Kawasan TNBTS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

SE tersebut menyebutkan, penutupan kawasan Bromo dan Semeru dilakukan dengan memperhatikan arahan dan pernyataan Presiden Joko Widodo tentang PPKM Darurat Covid-19.

Pemandangan Gunung Semeru saat berburu matahari terbit dari Bukit Mentigen, Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur. Bukit Mentigen adalah salah satu alternatif tempat melihat matahari terbit selain Bukit Penanjakan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Pemandangan Gunung Semeru saat berburu matahari terbit dari Bukit Mentigen, Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur. Bukit Mentigen adalah salah satu alternatif tempat melihat matahari terbit selain Bukit Penanjakan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Sebelumnya, kawasan wisata TNBTS ditutup selama PPKM Darurat periode pertama yakni pada 3-20 Juli lalu.

Hal tersebut diumumkan melalui Surat Pengumuman BBTNBTS Nomor PG.18/T.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/7/2021 tentang Penutupan Objek dan Daya Tarik Wisata Alam di Kawasan TNBTS.

Baca juga: 7 Obyek Wisata yang Tidak Boleh Dilewati di Kawasan Bromo dan Semeru

Dalam salah satu unggahan akun tersebut pada Jumat (2/7/2021), keputusan diambil berdasarkan hasil koordinasi para pihak terkait untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 bagi pengunjung, petugas, dan masyarakat.

“Maka seluruh obyek dan daya tarik wisata alam di Kawasan TNBTS ditutup secara total mulai tanggal 3 Juli s/d 20 Juli 2021,” seperti yang tertera dalam Surat Pengumuman tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Desa Wisata yang Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Ada Oro Oro Ombo

12 Desa Wisata yang Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Ada Oro Oro Ombo

Travel Update
3 Syarat Bepergian Saat Nataru 2022, Wajib Sudah Divaksin Lengkap

3 Syarat Bepergian Saat Nataru 2022, Wajib Sudah Divaksin Lengkap

Travel Update
Alasan Hotel Pilih Seprai Warna Putih, Ternyata Begini Faktanya

Alasan Hotel Pilih Seprai Warna Putih, Ternyata Begini Faktanya

Travel Update
Pasar Seni Gabusan Bantul, Sensasi Wisata Sambil Bernostalgia

Pasar Seni Gabusan Bantul, Sensasi Wisata Sambil Bernostalgia

Jalan Jalan
Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Travel Update
7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

Travel Promo
DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

Travel Update
Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Travel Tips
10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

Travel Tips
Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

Travel Tips
Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Travel Update
Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Promo
Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.