Kompas.com - 21/07/2021, 19:19 WIB
Obyek wisata Manggarai Barat menunggu diberlakukan New Normal serta dibuka kembali obyek wisata di TN Komodo, Jumat, (29/5/2020). (HANDOUT/BOPLF Manggarai Barat) HANDOUT/BOPLF Manggarai BaratObyek wisata Manggarai Barat menunggu diberlakukan New Normal serta dibuka kembali obyek wisata di TN Komodo, Jumat, (29/5/2020). (HANDOUT/BOPLF Manggarai Barat)

 

KOMPAS.com - Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi (PJLHK) Kementerian LHK Nandang Prihadi mengatakan, pembukaan kembali taman nasional (TN) dan taman wisata alam (TWA) akan dilakukan secara bertahap.

“Nanti kalau misal Satgas Covid-19 menyatakan 26 Juli PPKM berakhir, biasanya tidak otomatis langsung buka. Mereka (TN dan TWA) biasanya berkoordinasi dulu dengan Satgas setempat,” jelas dia, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Adapun, saat ini TN dan TWA yang tersebar di Pulau Jawa, Bali, dan 15 kota/kabupaten lainnya tengah ditutup selama PPKM Darurat berlangsung sejak 3 Juli hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Melansir Kontan.co.id, Sabtu (10/7/2021), 15 daerah tambahan yang berlakukan kebijakan tersebut sejak 12 Juli 2021 adalah Kota Tanjung Pinang, Kota Singkawang, dan Kota Padang Panjang.

Lalu Kota Balikpapan, Kota Bandar Lampung, Kota Pontianak, Manokwari, Kota Sorong, Kota Batam, Kota Bontang, Kota Bukittinggi, Berau, Kota Padang, Kota Mataran, dan Kota Medan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kalau Satgas setempat misal bilang oke, kita baru buka. Itu biasanya ada notulensi bersama. Rapat bersama antara pengelola TN dan TWA, Satgas Covid-19, kemudian nanti kepolisian dan TNI,” ujar Nandang.

Baca juga: PPKM Darurat, TN dan TWA akan Buka Sesuai Arahan Satgas Covid-19

“Notulensi itu kemudian biasanya kepala balai lapor ke Dirjen. Berdasarkan rapat, (kalau) Satgas bolehkan buka, nanti Dirjen ‘Oke silakan, tapi dengan protokol kesehatan’. Balik lagi ke Satgas masing-masing daerah," sambungnya.

Protokol kesehatan pasca PPKM Darurat

Suasana Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terlihat dari bukit Metigen, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (7/6/2018). Taman nasional yang secara administratif meliputi Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang yang ditetapkan sejak 1982 dengan luas wilayah mencapai 50.276,3 hektare itu menjadi salah satu tujuan wisata andalan Indonesia yang dikunjungi wisawatan domestik dan mancanegara.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Suasana Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terlihat dari bukit Metigen, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (7/6/2018). Taman nasional yang secara administratif meliputi Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang yang ditetapkan sejak 1982 dengan luas wilayah mencapai 50.276,3 hektare itu menjadi salah satu tujuan wisata andalan Indonesia yang dikunjungi wisawatan domestik dan mancanegara.

Saat pembukaan kembali TN dan TWA, nantinya protokol kesehatan akan tetap dijalankan seperti wajib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Untuk perjalanan jauh, terbang, kan sudah harus pakai antigen atau PCR. Sehingga otomatis mereka yang datang sudah dianggap tidak memiliki Covid-19,” ucap Nandang.

Baca juga: Wisatawan Diminta Setop Memberi Makan Monyet di Kelimutu, Mengapa?

Selanjutnya, kuota kunjungan yang diterapkan diperketat dan tidak seperti kunjungan sebelum pandemi yang mana orang-orang bebas berkunjung sebanyak apapun.

Jika suatu TN atau TWA menerapkan aturan batas kuota per kunjungan 50 orang, kata Nandang, maka tempat wisata tersebut akan menyetop kunjungan selanjutnya.

“Sekarang sistemnya in-out. Misal kuota sudah 50 orang di dalam, kunjungan berikutnya belum boleh masuk. Selain batasi jumlah, ini juga membatasi waktu wisatawan di dalam. Tidak bisa lama-lama, kasihan kunjungan berikutnya,” pungkas dirinya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Penumpang Domestik Berangkat dari Bandara Kualanamu Naik

Jumlah Penumpang Domestik Berangkat dari Bandara Kualanamu Naik

Travel Update
Sandiaga Targetkan Vaksin di Sektor Pariwisata sampai 40.000 Per Hari

Sandiaga Targetkan Vaksin di Sektor Pariwisata sampai 40.000 Per Hari

Travel Update
Legenda Dewi Sri: Simbol Kesuburan, Kehidupan, sekaligus Penderitaan - (Seri 1 dari 5 Tulisan)

Legenda Dewi Sri: Simbol Kesuburan, Kehidupan, sekaligus Penderitaan - (Seri 1 dari 5 Tulisan)

Jalan Jalan
Menjual Cerita di Balik Makna 'Sebalik Sumpah'

Menjual Cerita di Balik Makna "Sebalik Sumpah"

Jalan Jalan
Cari Tahu, Ini 5 Destinasi Geopark di Indonesia yang Tersertifikasi UNESCO

Cari Tahu, Ini 5 Destinasi Geopark di Indonesia yang Tersertifikasi UNESCO

Jalan Jalan
Wengi, Wahana Misteri dengan Konsep VR Digelar pada Oktober 2021

Wengi, Wahana Misteri dengan Konsep VR Digelar pada Oktober 2021

Travel Update
Kasus Covid-19 Bertambah Jadi Salah Satu Risiko Revenge Travel

Kasus Covid-19 Bertambah Jadi Salah Satu Risiko Revenge Travel

Jalan Jalan
Fenomena Revenge Travel, Balas Dendam Wisatawan akibat Pandemi

Fenomena Revenge Travel, Balas Dendam Wisatawan akibat Pandemi

Jalan Jalan
Industri Pariwisata di Jogja Rugi Rp 10 Triliun Selama Pandemi

Industri Pariwisata di Jogja Rugi Rp 10 Triliun Selama Pandemi

Travel Update
Sebelum Destinasi Wisata Dibuka Kembali, Pahami Panduan Protokol Berwisata Berikut

Sebelum Destinasi Wisata Dibuka Kembali, Pahami Panduan Protokol Berwisata Berikut

BrandzView
Perusahaan Bus Wisata di Jogja Jual Unit Bus untuk Tutup Kerugian

Perusahaan Bus Wisata di Jogja Jual Unit Bus untuk Tutup Kerugian

Travel Update
PPKM Diperpanjang, Obyek Wisata di Bantul Masih Tutup sampai 9 Agustus

PPKM Diperpanjang, Obyek Wisata di Bantul Masih Tutup sampai 9 Agustus

Travel Update
Dampak PPKM terhadap Okupansi Hotel di Jakarta, Hotel Bintang Juga Kena

Dampak PPKM terhadap Okupansi Hotel di Jakarta, Hotel Bintang Juga Kena

Travel Update
Sepi Tamu akibat PPKM, Hotel Jadi seperti Toko Mebel

Sepi Tamu akibat PPKM, Hotel Jadi seperti Toko Mebel

Travel Update
7 Tempat Wisata di Indonesia yang Terkenal dengan Kisah Mistis

7 Tempat Wisata di Indonesia yang Terkenal dengan Kisah Mistis

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X