Kompas.com - 22/07/2021, 11:45 WIB
Panorama Pulau Padar. SHUTTERSTOCK/PRAWAT THANANITHAPORNPanorama Pulau Padar.

 

KOMPAS.com – Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah membuka kembali objek wisata alamnya, Padar Selatan, bagi wisatawan sejak Senin (19/7/2021).

Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi (PJLHK) Kementerian LHK Nandang Prihadi mengatakan, pembukaan dilakukan dengan pembatasan jam kunjungan wisatawan.

“Sekarang sistemnya in-out. Misal kuota sudah 50 orang di dalam, kunjungan berikutnya belum boleh masuk. Selain batasi jumlah, ini juga membatasi waktu wisatawan di dalam. Tidak bisa lama-lama, kasihan kunjungan berikutnya,” jelasnya, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: Syarat Berwisata ke Padar Selatan di TN Komodo

Berdasarkan informasi dalam akun Instagram @btn_komodo, Minggu (18/7/2021), pembukaan kembali tempat wisata tersebut berdasarkan Surat Pengumuman Balai TN Komodo Nomor PG.3/T.17/TU/REN/7/2021.

Adapun, Surat Pengumuman Balai TN Komodo Nomor PG.3/T.17/TU/REN/7/2021 tentang Pembukaan Obyek Wisata Alam Padar Selatan SPTN Wilayah III Balai TN Komodo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Balai TN Komodo dengan ini membuka kembali obyek wisata alam Padar Selatan untuk kunjungan wisatawan mulai tanggal 19 Juli 2021,” seperti yang tertulis dalam pengumuman tersebut.

Kuota kunjungan dan jam yang dibatasi

Pemandangan matahari terbit di Pulau Padar, Nusa Tenggara TimurKompas.com/Silvita Agmasari Pemandangan matahari terbit di Pulau Padar, Nusa Tenggara Timur

Sebelumnya, Nandang mengatakan bahwa Balai TN Komodo tidak hanya membatasi kuota kunjungan namun juga jam kunjungan.

Adapun, hal ini tertera dalam Keputusan Kepala Balai TN Komodo Nomor: SK.91/T.17/TU/REN/7/2021 tentang Protokol Kunjungan Objek Wisata Alam Padar Selatan SPTN Wilayah III Balai TN Komodo.

Baca juga: PPKM Darurat, TN dan TWA akan Buka Sesuai Arahan Satgas Covid-19

Saat ini, hanya 300 wisatawan per hari saja diizinkan untuk berlibur di Padar Selatan. Mereka juga perlu registrasi daring terlebih dahulu sebelum berkunjung pada jam-jam tertentu yakni sebagai berikut:

  • Pukul 05.30-07.30 wita
  • Pukul 08.00-10.00 wita
  • Pukul 15.00-18.00 wita

Dalam akun Instagram resmi Balai TN Komodo, dikatakan bahwa pembagian waktu kunjungan dilakukan guna menghindari penumpukan dan kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

“Wisatawan hanya memiliki waktu paling lama 10 menit untuk beraktivitas di Puncak Padar Selatan. Selfie-nya jangan lama-lama, ingat gantian dengan yang lain,” seperti yang tertera dalam salah satu unggahan akun Instagram Balai TN Komodo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Penumpang Domestik Berangkat dari Bandara Kualanamu Naik

Jumlah Penumpang Domestik Berangkat dari Bandara Kualanamu Naik

Travel Update
Sandiaga Targetkan Vaksin di Sektor Pariwisata sampai 40.000 Per Hari

Sandiaga Targetkan Vaksin di Sektor Pariwisata sampai 40.000 Per Hari

Travel Update
Legenda Dewi Sri: Simbol Kesuburan, Kehidupan, sekaligus Penderitaan - (Seri 1 dari 5 Tulisan)

Legenda Dewi Sri: Simbol Kesuburan, Kehidupan, sekaligus Penderitaan - (Seri 1 dari 5 Tulisan)

Jalan Jalan
Menjual Cerita di Balik Makna 'Sebalik Sumpah'

Menjual Cerita di Balik Makna "Sebalik Sumpah"

Jalan Jalan
Cari Tahu, Ini 5 Destinasi Geopark di Indonesia yang Tersertifikasi UNESCO

Cari Tahu, Ini 5 Destinasi Geopark di Indonesia yang Tersertifikasi UNESCO

Jalan Jalan
Wengi, Wahana Misteri dengan Konsep VR Digelar pada Oktober 2021

Wengi, Wahana Misteri dengan Konsep VR Digelar pada Oktober 2021

Travel Update
Kasus Covid-19 Bertambah Jadi Salah Satu Risiko Revenge Travel

Kasus Covid-19 Bertambah Jadi Salah Satu Risiko Revenge Travel

Jalan Jalan
Fenomena Revenge Travel, Balas Dendam Wisatawan akibat Pandemi

Fenomena Revenge Travel, Balas Dendam Wisatawan akibat Pandemi

Jalan Jalan
Industri Pariwisata di Jogja Rugi Rp 10 Triliun Selama Pandemi

Industri Pariwisata di Jogja Rugi Rp 10 Triliun Selama Pandemi

Travel Update
Sebelum Destinasi Wisata Dibuka Kembali, Pahami Panduan Protokol Berwisata Berikut

Sebelum Destinasi Wisata Dibuka Kembali, Pahami Panduan Protokol Berwisata Berikut

BrandzView
Perusahaan Bus Wisata di Jogja Jual Unit Bus untuk Tutup Kerugian

Perusahaan Bus Wisata di Jogja Jual Unit Bus untuk Tutup Kerugian

Travel Update
PPKM Diperpanjang, Obyek Wisata di Bantul Masih Tutup sampai 9 Agustus

PPKM Diperpanjang, Obyek Wisata di Bantul Masih Tutup sampai 9 Agustus

Travel Update
Dampak PPKM terhadap Okupansi Hotel di Jakarta, Hotel Bintang Juga Kena

Dampak PPKM terhadap Okupansi Hotel di Jakarta, Hotel Bintang Juga Kena

Travel Update
Sepi Tamu akibat PPKM, Hotel Jadi seperti Toko Mebel

Sepi Tamu akibat PPKM, Hotel Jadi seperti Toko Mebel

Travel Update
7 Tempat Wisata di Indonesia yang Terkenal dengan Kisah Mistis

7 Tempat Wisata di Indonesia yang Terkenal dengan Kisah Mistis

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X