Kompas.com - 22/07/2021, 12:39 WIB
Pemandangan matahari terbit di Pulau Padar, Nusa Tenggara Timur Kompas.com/Silvita AgmasariPemandangan matahari terbit di Pulau Padar, Nusa Tenggara Timur

 

KOMPAS.comPadar Selatan di Taman Nasional (TN) Komodo, Nusa Tenggara Timur, telah dibuka kembali untuk wisatawan sejak Senin (19/7/2021).

Berdasarkan informasi dalam akun Instagram @btn_komodo, Minggu (18/7/2021), pembukaan kembali tempat wisata tersebut berdasarkan Surat Pengumuman Balai TN Komodo Nomor PG.3/T.17/TU/REN/7/2021.

Adapun, Surat Pengumuman Balai TN Komodo Nomor PG.3/T.17/TU/REN/7/2021 tentang Pembukaan Obyek Wisata Alam Padar Selatan SPTN Wilayah III Balai TN Komodo.

 Baca juga: TN Komodo Buka Lagi, Jam Kunjungan Wisatawan ke Padar Selatan Dibatasi

“Balai TN Komodo dengan ini membuka kembali obyek wisata alam Padar Selatan untuk kunjungan wisatawan mulai tanggal 19 Juli 2021,” seperti yang tertulis dalam pengumuman tersebut.

Apabila ingin berkunjung, terdapat sejumlah syarat dan protokol kesehatan yang perlu diperhatikan agar kunjungan wisata tetap aman dan nyaman di tengah pandemi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal tersebut tertulis dalam Keputusan Kepala Balai TN Komodo Nomor: SK.91/T.17/TU/REN/7/2021 tentang Protokol Kunjungan Objek Wisata Alam Padar Selatan SPTN Wilayah III Balai TN Komodo.

Baca juga: Tidak Cuma Komodo, Ini 7 Keindahan Pariwisata NTT

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut Kompas.com rangkum syarat berwisata ke Padar Selatan, Kamis (22/7/2021):

  1. Registrasi daring lewat situs https://booking.labuanbajoflores.id/.
  2. Membawa hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil dalam waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan, atau
  3. Membawa hasil negatif rapid antigen yang sampelnya diambil dalam waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.
  4. Wisatawan dari Nusa Tenggara Timur hanya perlu membawa surat keterangan bebas gejala seperti influenza dari rumah sakit atau puskesmas setempat.
  5. Patuhi prosedur pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas.
  6. Patuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak.
  7. Tunjukkan bukti registrasi daring kepada petugas.
  8. Jangan membawa senjata tajam, kembang api atau petasan, korek api, rokok atau rokok elektrik, botol minum plastik, makanan dan minuman berkemasan plastik sekali pakai, dan beda lain yang dapat mengganggu kelestarian ekosistem.
  9. Wisatawan akan didampingi petugas naturalist guide sebagai interpreter di lapangan.
  10. Wisatawan yang turun dari kapal akan diatur dan diarahkan oleh petugas naturalist guide, atau petugas Resort Objek Wisata Alam Padar Selatan agar terhindar dari kerumunan dan penumpukan.
  11. Wisatawan akan diatur dengan jumlah maksimal lima orang dalam satu kelompok/keluarga/komunitas.
  12. Setiap kelompok/keluarga/komunitas diberi waktu maksimal 10 menit dan/atau tetap mengikuti arahan dari petugas naturalist guide di Puncak Panorama Padar Selatan demi kenyamanan dan keselamatan wisatawan.
  13. Setiap pengunjung dilarang meninggalkan sampah di Padar Selatan.
  14. Wisatawan wajib mematuhi arahan naturalist guide saat beraktivitas di dalam kawasan.
  15. Kuota kunjungan dibatasi menjadi 300 orang per hari, dan dapat dilakukan setiap hari pukul 05.30-07.30 wita, 08.00-10.00 wita, atau 15.00-18.00 wita.

Ilustrasi Nusa Tenggara Timur - Pulau Padar.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Nusa Tenggara Timur - Pulau Padar.

Terkait aturan hasil negatif tes PCR atau rapid antigen, hal ini juga tertera dalam Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 15 Tahun 2021.

SE tersebut adalah tentang Pembatasan Aktivitas Masyarakat Selama Libur Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah Dalam Masa Pandemi Covid-19 yang berlaku hingga 25 Juli 2021.

Baca juga: Panduan Cara Daftar Online ke Labuan Bajo dan TN Komodo

Dalam bagian G poin 1 c, dikatakan bahwa pelaku perjalanan orang jarak jauh dari dan ke daerah di luar Pulau Jawa dan Bali wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR 2x24 jam atau rapid antigen 1x24 jam.

Adapun, pelaku perjalanan orang yang dimaksud adalah pergerakan orang dari satu daerah ke daerah lainnya berdasarkan batas wilayah administrasi provinsi, kabupaten, atau kota dengan transportasi pribadi atau umum lewat jalur darat, kereta api, laut, sungai, danau, penyeberangan, dan udara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

46 Negara Bisa Wisata ke Thailand Tanpa Karantina, Ada Indonesia?

46 Negara Bisa Wisata ke Thailand Tanpa Karantina, Ada Indonesia?

Travel Tips
Aturan Ganjil Genap, Puluhan Bus Wisata Gagal Masuk Gunungkidul

Aturan Ganjil Genap, Puluhan Bus Wisata Gagal Masuk Gunungkidul

Travel Update
Tempat Wisata Majalengka Boleh Buka Walau Masih PPKM Level 3

Tempat Wisata Majalengka Boleh Buka Walau Masih PPKM Level 3

Travel Update
Kepulauan Banyak Aceh, 99 Pulau dengan Paduan Pasir Putih dan Laut Biru

Kepulauan Banyak Aceh, 99 Pulau dengan Paduan Pasir Putih dan Laut Biru

Jalan Jalan
Desa Wisata Nusa Aceh, Desa Wisata Pertama Bertema Kebencanaan

Desa Wisata Nusa Aceh, Desa Wisata Pertama Bertema Kebencanaan

Jalan Jalan
9 Oleh-oleh Populer Khas Ambon, Ada Kerajinan Besi Putih

9 Oleh-oleh Populer Khas Ambon, Ada Kerajinan Besi Putih

Travel Tips
3 Tempat Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

3 Tempat Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Jalan Jalan
8 Satwa Langka Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Padang Sugihan

8 Satwa Langka Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Padang Sugihan

Travel Update
Daftar Tempat Wisata yang Boleh Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Daftar Tempat Wisata yang Boleh Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Jalan Jalan
InterContinental Bandung Dago Pakar Jadi Hotel Terbaik di Indonesia 2021

InterContinental Bandung Dago Pakar Jadi Hotel Terbaik di Indonesia 2021

Travel Update
5 Oleh-oleh Kerajinan Khas Banjarmasin, Ada Batu Permata dan Kain Sasirangan

5 Oleh-oleh Kerajinan Khas Banjarmasin, Ada Batu Permata dan Kain Sasirangan

Travel Tips
Wisata Sejarah ke Sawahlunto, Kunjungi Lubang Tambang Batu Bara

Wisata Sejarah ke Sawahlunto, Kunjungi Lubang Tambang Batu Bara

Jalan Jalan
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata ke Taman Margasatwa Ragunan

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata ke Taman Margasatwa Ragunan

Travel Update
Langgar Aturan Ganjil Genap di Ragunan, Wisatawan Harus Rela Putar Balik

Langgar Aturan Ganjil Genap di Ragunan, Wisatawan Harus Rela Putar Balik

Travel Update
Itinerary 1 Hari di Pekalongan Jawa Tengah, Wisata Alam dan Glamping

Itinerary 1 Hari di Pekalongan Jawa Tengah, Wisata Alam dan Glamping

Itinerary

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.