Kompas.com - 23/07/2021, 09:39 WIB

KOMPAS.com - Bepergian naik pesawat menjadi hal yang cukup umum saat ini. Bahkan di masa pandemi seperti sekarang, pesawat tetap menjadi favorit karena dianggap memiliki risiko penularan rendah.

Dilansir dari huffpost.co.uk, sebagian besar ahli sepakat bahwa penyaringan udara dan sistem sanitasi yang baik membuat resiko penularan virus di dalam pesawat relatif rendah.

Prosedur cukup ketat, seperti penggunaan masker, pengaturan tempat duduk, dan keharusan penumpang duduk diam selama perjalanan juga disebut menjadi salah satu faktor yang menekan tingkat penularan penyakit.

Baca juga: Pengalaman Naik Pesawat Saat PPKM Darurat, Bandara Sepi dan Hasil Tes PCR Lama Keluar

Meski begitu, menghabiskan banyak waktu di bandara ternyata menimbulkan risiko lebih besar tertular penyakit. Seperti tempat umum lainnya, bandara menjadi tempat berkumpul banyak orang dari beragam daerah.

"Bandara menyatukan banyak orang dari sana sini yang membawa kuman selama perjalanan," kata ahli pencegahan infeksi dari UCHealt Yama Valley Medical Center di Steamboat Spring, Colorado bernama Lauren Bryan.

Merebaknya pandemi Covid-19 memang membuat kebersihan bandara jauh lebih diperhatikan. Namun, beberapa bagian dari tempat tersebut tetap memiliki resiko penularan yang lebih besar.

Bagian bandara yang banyak kuman

Menurut para ahli, berikut ini adalah sederet tempat yang paling berisiko di bandara karena memiliki banyak kuman.

Baca juga: 4 Bandara AP I Sesuaikan Jam Operasional Selama PPKM Darurat

1. Pegangan Kursi

Kursi di bandara menjadi salah satu fasilitas yang digunakan banyak orang saat menunggu jadwal keberangkatan. Ini membuat pegangan kursi memiliki resiko tinggi atas penularan virus dan kuman.

"Tempat di bandara yang sering disentuh namun tak secara rutin dibersihkan adalah pegangan kursi yang terdapat di ruang tunggu," ujar seorang profesor dan kepala Community, Environment & Policy Department di Universitas Arizona bernama Kelly Reynolds. 

Ilustarasi kursi bandara DOK. ShutterstockShutterstock Ilustarasi kursi bandara DOK. Shutterstock

Pada tahun 2018 InsuranceQuotes.com, melakukan penelitian dengan mengambil sampel dari tiga bandara utama. Hasil analisis dari sampel tersebut menunjukkan adanya 21.630 kumpulan bakteri dan jamur setiap 1 inci persegi di pegangan kursi.

Oleh sebab itu, pengunjung disarankan untuk membersihkan bagian tersebut sebelum duduk atau tetap berdiri jika ingin menghindari kuman dan bakteri yang bersarang di pegangan kursi.

Baca juga: Ada Vaksin Gratis untuk Penumpang Sriwijaya Air dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta

 

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Huffpost
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unik, Ada Lukisan Sawah Bung Karno di Bergas Lor Kabupaten Semarang

Unik, Ada Lukisan Sawah Bung Karno di Bergas Lor Kabupaten Semarang

Travel Update
Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Travel Tips
Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Travel Update
Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Jalan Jalan
Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Travel Tips
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.