Kompas.com - 23/07/2021, 18:45 WIB

KOMPAS.com – Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) Yusron Hadi mengatakan, hanya Kota Mataram saja yang tempat wisatanya ditutup karena PPKM Darurat.

“Di NTB yang masuk PPKM Darurat hanya Kota Mataram. Secara otomatis, destinasi di mana tempat berlangsung kegiatan seni, budaya, dan giat wisata menyesuaikan untuk ditutup sementara waktu,” jelas dia, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: PPKM Mikro di NTB, Kuota Wisata Non-pendakian di TN Gunung Rinjani Dikurangi

Saat ini pemerintah Indonesia tengah memperpanjang PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali, juga disebut PPKM Level 4 dan 3, hingga 25 Juli 2021.

Keputusan itu tertera dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 23 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Covid-19.

Berdasarkan pantauan Kompas.com lewat Covid19.go.id, Jumat, Kota Mataram dalam Inmendagri tersebut masuk pada kategori Level 4.

Baca juga: Kotagede, Lokasi Istana Pertama Mataram Islam

Untuk kota/kabupten yang masuk pada Level 4, disebutkan bahwa fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata umum, dan area publik lainnya ditutup sementara.

Ilustrasi NTB - Pantai Ampenan di Mataram.https://www.shutterstock.com/g/Mus'ab Ilustrasi NTB - Pantai Ampenan di Mataram.

Tempat wisata di luar Kota Mataram buka

Meski Kota Mataram tengah ditutup untuk kegiatan wisata, Yusron menuturkan, tempat wisata di kota/kabupaten lainnya di NTB masih menerima wisatawan.

“Destinasi yang berada di luar Kota Mataram masih bisa dikunjungi. Tentu saja dengan protokol kesehatan dan pengawasan yang baik,” ujarnya.

Adapun, protokol kesehatan tertera dalam Surat Edaran (SE) Gubernur NTB Nomor 180/07/Kum/Tahun 2021 tentang PPKM Berbasis Mikro di Provinsi NTB.

Baca juga: 5 Aktivitas Seru di Sembalun, Lombok Usai Main Paralayang

SE itu menyebutkan, pelaksanaan kegiatan pada area publik seperti tempat wisata dibuka dengan pembatasan kapasitas maksimal 25 persen.

Sementara untuk protokol kesehatan, baik wisatawan maupun pelaku pariwisata wajib memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan hindari kerumunan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Itu Haji Furoda? Beda dari Haji Reguler, Ini 5 Faktanya

Apa Itu Haji Furoda? Beda dari Haji Reguler, Ini 5 Faktanya

Travel Update
8 Cara Mengetahui Ulasan Hotel dan Tempat Wisata PalsuĀ 

8 Cara Mengetahui Ulasan Hotel dan Tempat Wisata PalsuĀ 

Travel Tips
Apa yang Dimaksud dengan Upacara Potong Gigi dalam Agama Hindu?

Apa yang Dimaksud dengan Upacara Potong Gigi dalam Agama Hindu?

Jalan Jalan
Geopark Merangin di Jambi Disiapkan Jadi UNESCO Global Geopark

Geopark Merangin di Jambi Disiapkan Jadi UNESCO Global Geopark

Travel Update
Pramugari Tertua dan Terlama di Dunia, Terbang hingga Usia 86 Tahun

Pramugari Tertua dan Terlama di Dunia, Terbang hingga Usia 86 Tahun

Travel Update
Kesongo Transit Point, Indahnya Rawa Pening dan Sejuknya 38.000 Tanaman

Kesongo Transit Point, Indahnya Rawa Pening dan Sejuknya 38.000 Tanaman

Jalan Jalan
Pengunjung TN Komodo Dibatasi, Wisata Labuan Bajo Akan Dioptimalkan

Pengunjung TN Komodo Dibatasi, Wisata Labuan Bajo Akan Dioptimalkan

Travel Update
Rute ke Pantai Pasir Putih PIK 2, Tidak Jauh dari Pantai Indah Kapuk 1

Rute ke Pantai Pasir Putih PIK 2, Tidak Jauh dari Pantai Indah Kapuk 1

Travel Tips
9 Pulau di Taman Nasional Komodo, Kunjungi Saat Liburan ke Sana

9 Pulau di Taman Nasional Komodo, Kunjungi Saat Liburan ke Sana

Jalan Jalan
5 Wisata Surabaya Seperti Jepang dan China, Cocok untuk Liburan

5 Wisata Surabaya Seperti Jepang dan China, Cocok untuk Liburan

Jalan Jalan
Unik, Ada Lukisan Sawah Bung Karno di Bergas Lor Kabupaten Semarang

Unik, Ada Lukisan Sawah Bung Karno di Bergas Lor Kabupaten Semarang

Travel Update
Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Travel Tips
Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Travel Update
Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.