Kompas.com - 28/07/2021, 14:08 WIB
Ilustrasi pesawat terbang. UNSPLASH/Artturi JalliIlustrasi pesawat terbang.

KOMPAS.com – Satgas Penanganan Covid-19 kembali mengeluarkan surat edaran (SE) baru tentang perjalanan orang dalam negeri yang berlaku sejak 26 Juli 2021 hingga waktu yang ditentukan kemudian.

Adapun, SE yang dimaksud adalah SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19.

Berlakunya SE ini mencabut SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 14 Tahun 2021 tentang hal yang sama yang sempat berlaku sejak 3 Juli hingga waktu yang ditentukan kemudian.

Baca juga: Syarat Naik KA Jarak Jauh dari Daop 1 Jakarta per 26 Juli 2021

Perubahan aturan perjalanan orang yang tertera dalam SE tersebut mungkin akan membuat sebagian orang bingung tentang apakah ada aturan baru atau tidak.

Agar tidak bingung dan memakan waktu lama untuk membedah masing-masing SE, berikut Kompas.com rangkum perbedaan dan persamaan aturan perjalanan orang dalam negeri pada kedua SE tersebut, Rabu (28/7/2021):

1. Tanggal berlaku

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2021 mulai diberlakukan pada 26 Juli. Sementara SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 14 Tahun 2021 diberlakukan pada 3 Juli.
  • Keduanya berlaku hingga waktu yang ditentukan kemudian. Namun, adanya SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2021 mencabut SE sebelumnya.

Baca juga: Syarat Naik KA Lokal, Hanya untuk Sektor Esensial dan Kritikal

2. Ruang lingkup

  • Kedua SE berlaku untuk seluruh pelaku perjalanan dalam negeri antarprovinsi/kabupaten/kota yang menggunakan seluruh jenis transportasi di Indonesia

Pelanggan KA Jarak Jauh selama periode larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.dok. PT Kereta Api Indonesia Pelanggan KA Jarak Jauh selama periode larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

3. Protokol kesehatan

  • Kedua SE masih melarang pelaku perjalanan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon, atau secara langsung sepanjang perjalanan.
  • Kedua SE masih melarang pelaku perjalanan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan penerbangan yang berdurasi kurang dari dua jam.
  • Makan dan minum dikecualikan untuk pelaku perjalanan yang wajib mengonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan mereka.

Baca juga: PPKM Darurat Sebabkan Pelaku Pariwisata Sulit Bergerak

4. Aturan perjalanan udara dari/ke Pulau Jawa dan Bali

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.