Kompas.com - 05/08/2021, 15:03 WIB

KOMPAS.com – Pesta olahraga Olimpiade Tokyo 2020 yang diikuti para atlet berbagai negara di dunia telah berlangsung sejak 23 Juli 2021.

Adapun, perlombaan sebagian besar cabang olahraga (cabor) dilaksanakan di National Stadium, Tokyo.

Seorang pemandu tur Tokyo bernama Yuppy mengatakan, terdapat sejumlah fakta menarik seputar stadion tersebut.

Baca juga: 10 Fakta Menarik Seputar Olimpiade Tokyo 2020

“Stadion Olimpiade ini sebagian besar terbuat dari kayu. Kayu-kayu yang dipakai datang dari seluruh Jepang,” kata dia dalam tur virtual bertajuk “Enchanting World of Tokyo Olympics 2020” pada Rabu (4/8/2021).

Stadion didesain sedemikian rupa agar memberi kesan memiliki harmoni yang selaras dengan alam.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut Kompas.com rangkum fakta menarik seputar Tokyo National Stadium, Kamis (5/8/2021):

1. Sebagian besar dibuat dari kayu

Yuppy mengungkapkan, Tokyo National Stadium yang didesain Kengo Kuma sebagian besar dibuat dari kayu. Kayu-kayu itu didatangkan dari seluruh Jepang.

Baca juga: Pesona 4 Lokasi yang Jadi Tempat Pertandingan Olimpiade Tokyo 2020

Bahkan mengutip U-tokyo.ac.jp, kayu merupakan salah satu dari ciri khas utama stadion tersebut.

Tokyo National Stadium yang digunakan untuk Olimpiade Tokyo 2020 di Shinjuku, Tokyo, Jepang.SHUTTERSTOCK / By Hirohito Takada Tokyo National Stadium yang digunakan untuk Olimpiade Tokyo 2020 di Shinjuku, Tokyo, Jepang.

Mengutip Nippon.com, setiap kayu yang tiba dari masing-masing prefektur digunakan untuk spot berbeda.

Misalnya adalah kayu dari Hokkaido untuk atap stadion sisi paling selatan dan kayu dari Okinawa untuk atap stadion sisi paling utara.

2. Desainnya menyatu dengan alam

Yuppy melanjutkan, Tokyo National Stadium memiliki harmoni dengan alam. Selain terbuat dari kayu, bangunan secara keseluruhan juga ramah lingkungan.

Baca juga: Jepang Jual Oleh-oleh Olimpiade Tokyo 2020 Lewat Mesin Penjual Otomatis

Sebab, Tokyo National Stadium dikelilingi pepohonan rindang dan tumbuhan asri di luar dan sekitar jalanan yang mengelilinginya. Ada pula tumbuhan di atas atap-atap kayu yang mengelilingi bangunan dari lantai bawah hingga paling atas.

“Bangunan yang ramah lingkungan dan orang-orang, makanya disebut juga dengan Mori no Stadium yang artinya Stadion Hutan,” jelas Yuppy.

Dirinya menambahkan, setiap bangku di stadion juga diberi “warna bumi” seperti putih, kuning, hijau, abu-abu, hijau tua, dan cokelat tua.

Tokyo National Stadium yang digunakan untuk Olimpiade Tokyo 2020 di Shinjuku, Tokyo, Jepang.SHUTTERSTOCK / By Urbanscape Tokyo National Stadium yang digunakan untuk Olimpiade Tokyo 2020 di Shinjuku, Tokyo, Jepang.

3. Bisa menampung lebih dari 60.000 orang

Saat ini, stadion tersebut tidak diramaikan oleh orang-orang yang menonton perhelatan olahraga dunia karena pandemi Covid-19.

Namun jika situasinya normal, stadion ini dapat menampung sekitar 60.000 orang. Tepatnya adalah 68.089 orang menurut informasi dalam Jrailpass.com.

“Kapasitas maksimalnya adalah 68.000 orang, tapi saat ini tidak ada penonton,” ujar Yuppy.

4. Tidak memiliki pilar penyangga

Salah satu fitur menarik dalam stadion tersebut adalah atap melingkarnya. Bagi sebagian orang, mungkin mereka mengira bahwa atap tersebut ditopang pilar.

Kendati demikian, Yuppy menuturkan bahwa atap tersebut tidak memiliki pilar sama sekali. Selain itu, ternyata ada filosofi di baliknya.

Baca juga: Mengenal Kabuki, Teater Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020

“Atap ini besar, tapi tidak memiliki pilar. Ini untuk mengekspresikan rasa persatuan antara penonton dan lapangan. Ini sangat rumit untuk diraih. Ini merupakan teknologi bangunan yang mengagumkan,” jelas dia.

Mengutip Florida News Times, stadion tiga lantai tersebut tidak memiliki pilar penyangga, melainkan kayu-kayu yang telah disusun sedemikian rupa agar tetap kokoh dan tahan gempa.

5. Punya saluran udara untuk musim panas dan dingin

Stadion ini, sambung Yuppy, memiliki atap dengan saluran udara yang didesain untuk menyesuaikan musim panas dan musim dingin. Atlet dan masyarakat di dalamnya pun tetap merasa nyaman.

“Saluran udara pada sisi selatan memiliki ruang yang sempit antarkayu. Pada musim panas, angin dari selatan akan melewati saluran udara tersebut dan mengarah langsung ke bawah. Makanya saat musim panas tetap dingin,” jelasnya.

Tokyo National Stadium yang digunakan untuk Olimpiade Tokyo 2020 di Shinjuku, Tokyo, Jepang.SHUTTERSTOCK / By kuremo Tokyo National Stadium yang digunakan untuk Olimpiade Tokyo 2020 di Shinjuku, Tokyo, Jepang.

Sementara untuk saluran udara pada sisi utara, jarak antarkayu cukup renggang agar angin musim dingin dari utara mengarah ke atas. Udara di stadion pun tetap hangat.

6. Ada trek untuk lari di lantai atas stadion

Selain memiliki trek untuk lari di dalam stadion, Tokyo National Stadion juga memiliki trek yang berada pada lantai paling atas stadion yang disebut dengan “sora no mori” atau hutan langit.

Baca juga: Intip Fasilitas The Olympic Village, Rumah Atlet selama Olimpiade Tokyo 2020

Adapun, penyematan nama tersebut lantaran tepian trek lari dipenuhi sejumlah pohon kecil dan semak belukar yang rindang bak hutan.

Letaknya yang berada di lantai paling atas membuat trek tersebut dinamai Sora no Mori atau Hutan Langit.

7. Dekat dengan sejumlah spot wisata populer

Tokyo National Stadium berlokasi di 10-1 Kasumigaoka-machi, Shinjuku, Tokyo. Stadion ini letaknya dekat dengan sejumlah spot wisata populer, seperti Meiji Memorial Picture Gallery, Meiji Jingu Gaien, dan Kuil Meiji.

Ada juga Yoyogi Gymnasium yang jadi tempat kompetisi basket dan olahraga air pada Olimpiade Musim Panas 1964, serta kawasan Harajuku seperti Jalan Takeshita dan Jalan Omotesando.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam HariĀ 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam HariĀ 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Jalan Jalan
Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Travel Tips
7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

Travel Promo
Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Travel Update
Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.