Kompas.com - 08/08/2021, 15:16 WIB

 

KOMPAS.comVirgin Galactic telah membuka penjualan tiket untuk pesawat ke luar angkasa dengan harga mulai dari 450.000 dollar AS per kursi, atau sekitar Rp 6,5 miliar.

Mengutip Breakingtravelnews.com, Jumat (6/8/2021), penjualan tersebut dilakukan beberapa minggu setelah miliader pendiri perusahaan yakni Richard Branson melakukan penerbangan ke luar angkasa.

Baca juga: Kenapa Choco Chip Cookie dari DoubleTree Begitu Terkenal? Sampai ke Luar Angkasa

Perusahaan pariwisata antariksa tersebut mengonfirmasi bahwa mereka tengah membuat kemajuan menuju penerbangan pendapatan pada awal 2022. Mereka dikatakan akan menjual kursi tunggal, penawaran paket, dan seluruh penerbangan.

Pada Juni 2021, mereka telah mendapat persetujuan dari regulator keselamatan penerbangan AS untuk menerbangkan orang ke luar angkasa.

Untuk penjualan tiket seharga mulai dari Rp 6,5 miliar tersebut, pihak Virgin Galactic akan membukanya untuk datar hand-raiser awal.

Melansir Blog.hubspot.com, hand-raiser merupakan seseorang (disebut juga prospek) yang menunjukkan minat pada perusahaan dengan menawarkan informasi kontak mereka.

Baca juga: Hotel Ruang Angkasa Pertama Akan Mulai Dibangun 2025

Biasanya, penawaran tersebut juga dengan imbalan semacam jaminan seperti penawaran konten virtual, atau konsultasi gratis.

“Pada kuartal kedua, kami membuat kemajuan yang berarti untuk memulai layanan komersial pada 2021,” kata Chief Executive Virgin Galactic, Michael Colglazier, melansir Breakingtravelnews.com.

Penumpang pertama Virgin Galactic ke luar angkasa, Beth Moses Penumpang pertama Virgin Galactic ke luar angkasa, Beth Moses

Dirinya melanjutkan, pihaknya telah berhasil menyelesaikan dua penerbangan luar angkasa dari New Mexico.

Penerbangan terbaru berhasil membawa awak spesialis misi di kabin, serta mengumpulkan tanggapan yang luar biasa dari media dan konsumen global.

Baca juga: 7 Oleh-oleh Khas Rusia, dari Selendang sampai Makanan Luar Angkasa

“Selain itu, kami menerima persetujuan FAA (Federal Aviation Administration) untuk memperluas lisensi peluncuran yang ada,” jelas Colglazier.

“Hal ini menandai pertama kalinya FAA melisensikan Spaceline (organisasi dalam industri pariwisata luar angkasa) untuk menerbangkan pelanggan ke luar angkasa,” imbuhnya.

Colglazier mengatakan bahwa pihaknya dengan senang hati mengumumkan pembukaan kembali penjualan tiket tersebut saat ini, dimulai dengan komunitas Spacefarer mereka.

Pengumuman tersebut datang dengan memanfaatkan lonjakan minat konsumen setelah penerbangan Unity 22.

Baca juga: 7 Fakta Unik Kue Bertema Luar Angkasa di Bekasi

“Bersamaan dengan upaya kami untuk menghadirkan keajaiban luar angkasa kepada populasi global yang luas, dengan senang hati kami membuka pintu ke industri dan pengalaman konsumen yang benar-benar baru,” ujar Colglazier.

Merilis hasil kuartalannya, Virgin Galactic mengatakan bahwa mereka telah membuat kerugian bersih sebesar 94 juta dollar AS selama tiga bulan terakhir.

Adapun, jumlah tersebut dibandingkan dengan kerugian bersih 72 juta dollar AS pada kuartal kedua pada 2020.

Perusahaan tersebut membukukan pendapatan 571.000 dollar AS. Jumlah tersebut hampir tidak cukup untuk menutup satu kursi di penerbangan masa depan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.