Kompas.com - 12/08/2021, 10:12 WIB
Vivid Sydney 2016 di Sydney, New South Wales, Australia. KOMPAS.com/Caroline DamanikVivid Sydney 2016 di Sydney, New South Wales, Australia.

KOMPAS.com - Pemerintah New South Wales, Australia, mengumumkan pembatalan festival Vivid Sydney untuk kedua kalinya akibat adanya lockdown Covid-19 di negara bagian tersebut. 

"Membatalkan (festival) untuk tahun kedua (rasanya) sangat mengecewakan, tetapi keputusan yang paling bertanggung jawab adalah membatalkan lebih awal, memberikan kepastian kepada semua orang, dan meminimalkan dampak jika memungkinkan," kata Menteri Pekerjaan, Investasi, dan Pariwisata New South Wales Stuart Ayres, dikutip dari 9News, Jumat (6/8/2021).

Baca juga: Australia Tutup Perbatasan Hingga Akhir 2022

Vivid Sydney adalah festival pertunjukan cahaya dan musik tahunan yang diadakan di Sydney, Australia.

Festival ini menampilkan instalasi dan proyeksi cahaya luar ruangan, pertunjukan musisi lokal dan internasional, dan acara lainnya. 

Baca juga: Kilau Aborigin dan Jeritan I Love You di Vivid Sydney

"Kami membutuhkan waktu untuk memproses seluruh detail - terima kasih atas kesabarannya selagi kami bersiap untuk perayaan kreativitas dan inovasi yang aman dari Covid dan spektakuler di musim semi ini," tulis akun Twitter @VividSydney, Rabu (14/7/2021).

Vivid Sydney, festival cahaya di AustraliaDok. Destination NSW Vivid Sydney, festival cahaya di Australia

Sebelum dibatalkan, acara sempat diundur menjadi bulan September 2021. 

Namun kini festival cahaya tersebut dibatalkan sepenuhnya karena adanya ketidakpastian dan untuk meminimalisir dampak pandemi terhadap sejumlah pihak, antara lain peserta acara, pengisi acara, dan sponsor. 

Baca juga: Gibran Buka Cabang Restoran di Sydney Tahun Depan

Vivid Sydney digelar kembali tahun 2022

Meski acara tersebut dibatalkan tahun ini, penyelenggara Vivid Sydney mengumumkan bahwa acara tersebut akan digelar pada 2022 mendatang.

Dilansir dari situs web Vivid Sydney, festival cahaya ini akan hadir kembali pada 27 Mei hingga 16 Juni 2022.

Baca juga: Paling Banyak Dikunjungi Turis, Ini 6 Tempat Wisata Gratis di Sydney

Adapun, menurut Ayres, persiapan untuk acara tahunan ini sedang dilakukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

Jalan Jalan
Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jalan Jalan
Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Jalan Jalan
Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Travel Update
Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Travel Update
Libur Panjang Waisak 2022, Angkasa Pura I Layani 651.000 Penumpang

Libur Panjang Waisak 2022, Angkasa Pura I Layani 651.000 Penumpang

Travel Update
Jepang Akan Terima Turis Asing dari 4 Negara dalam Grup Wisata

Jepang Akan Terima Turis Asing dari 4 Negara dalam Grup Wisata

Travel Update
Syarat Naik Pesawat per 18 Mei, Tak Wajib Antigen jika Vaksin 2 Kali

Syarat Naik Pesawat per 18 Mei, Tak Wajib Antigen jika Vaksin 2 Kali

Travel Update
Menparekraf: Waisak Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Borobudur

Menparekraf: Waisak Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Borobudur

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.