Kompas.com - 14/08/2021, 15:03 WIB

KOMPAS.com - Banyuwangi merupakan wilayah di ujung Timur Pulau Jawa. Kabupaten ini menawarkan wisata alam hingga wisata budaya bagi pelancong.

Berikut ini adalah 20 tempat wisata di Banyuwangi yang datap dikunjungi setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berakhir.

Baca juga: 5 Wisata Budaya Banyuwangi, Cocok untuk Liburan Keluarga

1. TN Baluran

Taman Nasional (TN) Baluran merupakan obyek wisata yang terletak di Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Wilayah taman nasional ini ternyata juga mencakup sebagian daerah Banyuwangi.

Taman Nasional Baluran, Situbondo-Banyuwangi, Jawa Timur DOK. Shutterstock/soft_lightShutterstock/soft_light Taman Nasional Baluran, Situbondo-Banyuwangi, Jawa Timur DOK. Shutterstock/soft_light

Pengunjung dapat menyaksikan kehidupan satwa liar di TN Baluran. Menurut Koordinator Perencanaan, Pengawetan, Pemanfaatan, dan Pelayanan TN Baluran Arif Pratiwi ada beberapa tempat favorit pengunjung di sini.

"Spot favorit wisatawan selama ini dengan akses yang mudah adalah Savana Bekol dengan beberapa spot selfie," kata dia kepada Kompas.com, Jumat (13/8/2021).

Baca juga: Sejarah Banyuwangi dari Kerajaan Blambangan sampai Zaman Belanda

Ia melanjutkan, tempat lainnya adalah menara pandang untuk menyaksikan hamparan sabana luas dengan latar belakang Gunung Baluran, serta pantai Bama yang berpasir putih dan Pantai Kahona yang berbatu.

Harga tiket masuk TN Baluran adalah Rp 16.000 pada hari kerja dan Rp 18.000 saat libur atau akhir pekan. Sedangkan untuk parkir kendaraan roda dua, pengunjung perlu membayar sebesar Rp 5.000 dan Rp 10.000 untuk kendaraan roda empat.

2. Kawah Ijen

Api biru atau blue fire merupakan fenomena alam langka. Api biru alami hanya ada dua di dunia, salah satunya bisa disaksikan di Kawah Ijen.

Fenomena tersebut dapat disaksikan pada malam hari, dari matahari terbenam sampai terbit. Oleh sebab itu, pendakian menuju Kawah Ijen biasanya dilakukan pada malam atau sore hari.

Api biru di Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur DOK. Shutterstock/Vadim PetrakovShutterstock/Vadim Petrakov Api biru di Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur DOK. Shutterstock/Vadim Petrakov

Pengunjung dapat menjangkau Kawah Ijen menggunakan mobil dengan waktu tempuh sekitar 2 jam 30 menit dari pusat Kota Banyuwangi.

Wisatawan lokal perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000 per orang di hari kerja, dan Rp 7.500 di hari libur atau akhir pekan. Sedangkan wisatawan mancanegara perlu membayar Rp 100.000 di hari kerja dan Rp 150.000 di hari libur.

Baca juga: 7 Wisata Alam Banyuwangi, Pesona di Ujung Timur Pulau Jawa

Parkir kendaraan roda dua dikenai biaya sebesar Rp 5.000, sedangkan untuk roda empat sebesar Rp 10.000.

3. TN Meru Betiri

TN Meru Betiri terletak di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Pengunjung bisa datang naik mobil dengan waktu tempuh sekitar 4 jam 30 menit dari Kawah Ijen.

Seekor tukik yang dilepasliarkan di Pantai Sukmade BanyuwangiKOMPAS.COM/Ira Rachmawati Seekor tukik yang dilepasliarkan di Pantai Sukmade Banyuwangi

Pengunjung juga bisa mempelajari penangkaran penyu di Pantai Sukamade dan turut serta dalam proses pelepasan tukik (anak penyu) ke laut lepas di pagi hari.

Pihak pengelola TN Meru Betiri menyediakan penginapan berupa guest house dan lodge untuk pengunjung yang ingin menginap.

Harga tiket TN Meru Betiri adalah Rp 5.000 per orang di hari kerja, sedangkan di hari libur sebesar Rp 7.500 per orangnya. Wisatawan mancanegara perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 100.000 di hari biasa dan Rp 225.000 di hari libur atau akhir pekan.

4. TN Alas Purwo

TN Alas Purwo terletak di Kecamatan Tegaldimo, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Taman nasional ini merupakan bentang alam dengan 700 jenis flora, 50 jenis mamalia, 320 jenis burung, 15 jenis amfibi, dan 48 jenis reptil.

Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur  DOK. Shutterstock/Agus Sudharnoko Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur DOK. Shutterstock/Agus Sudharnoko

Pengunjung dapat secara langsung mengamati kehidupan burung merak, rusa, dan banteng Jawa di TN Alas Purwo.

Baca juga: Satu Suro Menurut Budayawan Banyuwangi, Memohon Keselamatan dari Wabah Covid-19

Tiket masuk TN Alas Purwo adalah Rp 15.000 untuk wisatawan domestik dan Rp 150.000 untuk wisatawan mancanegara.

 

5. Air Terjun Kalibendo

Air Terjun Kalibendo terletak di bagian utara Banyuwangi dengan waktu tempuh sekita 1 jam dari pusa kota menggunakan mobil.

Air Terjun Kalibendo, Banyuwangi, Jawa Timur DOK. Shutterstock/Kholifur RohmanShutterstock/Kholifur Rohman Air Terjun Kalibendo, Banyuwangi, Jawa Timur DOK. Shutterstock/Kholifur Rohman

Pengunjung harus berjalan menyusuri sungai sejauh 500 meter untuk bisa menyaskisan air terjun di Dusun Krajan, Kampung Anyar, Glagah ini. Air Terjun Kalibendo memiliki ketinggian kurang lebih 10 meter.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

Jalan Jalan
Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Travel Update
Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Travel Tips
KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

Travel Update
Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Jalan Jalan
Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Travel Update
Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Jalan Jalan
Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Travel Update
Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.