Kompas.com - 15/08/2021, 16:04 WIB
Piramida di Mesir http://egypt.travelPiramida di Mesir

KOMPAS.com - Setiap negara memiliki tempat bersejarah yang ikonik. Sebut saja seperti Stonehenge di Inggris, Piramida di Mesir, atau Menara Pisa di Italia.

Namun, wisatawan biasanya memadati tempat wisata ini karena begitu terkenal. Jadi beberapa wisatawan pun kecewa ketika merasa saat berkunjung tidak sesuai ekspektasi.

Jadi, kamu perlu menyusun strategi perjalanan dan menyiapkan alternatif wisata lain supaya perjalanan jadi lebih memuaskan.

Berikut tips untuk mendapatkan pengalaman terbaik saat mengunjungi 10 tempat wisata sejarah paling ikonik di dunia:

1. Stonehenge, Inggris

Stonehenge terkenal dengan susunan bebatuan yang diperkirakan berusia lebih dari 5.000 tahun.

Inilah salah satu tempatwisata di Inggris yang sering dikunjungi wisatawan dari berbagai belahan dunia.

Bebatuan Stonehenge, Inggrispixabay.com/Noah_jurik Bebatuan Stonehenge, Inggris

Pengunjung harus membayar biaya masuk sekitar 23 euro atau sekitar Rp 300.000 untuk orang dewasa dan 14 euro atau sekitar Rp 230.000 untuk anak usia 5-17 tahun.

Namun, pengunjung hanya dapat melihat bebatuan Stonehenge dari jauh. Wisatawan untuk mendekati batu-batu tersebut.

Baca juga: 4 Kegiatan Menelusuri Jejak Sejarah Sepak Bola di Inggris

Larangan ini mulai berlaku karena sebelumnya wisatawan kerap memotong potongan-potongan Stonehenge untuk dijadikan suvenir, seperti dikutip dari Smartertravel.com.

Melansir The Telegraph, waktu terbaik untuk mengunjungi Stonehenge adalah saat matahari mulai terbenam pada musim dingin.

Kamu dapat melihat matahari mulai menghilang di balik bebatuan sambil menikmati cuaca sejuk dan suasana yang lebih sepi.

2. Blarney Stone, Irlandia

Blarney Stone atau Batu Blarney adalah dinding batu yang dibangun pada 1446. Batu ini dibangun di atas menara benteng.

Mencium Batu Blarney secara terbalik dipercaya dapat membawa keberuntunganBlarneycastle.ie Mencium Batu Blarney secara terbalik dipercaya dapat membawa keberuntungan

Fungsi Blarney Stone adalah untuk menembak musuh yang berusaha menerobos Kastel Blarney. Lokasi kastel sekitar 8 kilometer (km) dari Cork, Irlandia.

Menurut legenda, barang siapa yang mencium Blarney Stone dalam keadaan terbalik, akan dianugerahi kemampuan fasih berkomunikasi atau membuat sanjungan.

Baca juga: Wisata Ala Film Game of Thrones di Irlandia Utara, Mau Coba?

Namun, pengunjung ternyata perlu mengantre berjam-jam untuk mencium batu yang juga sudah dicium jutaan orang.

Kamu pun bisa menghemat waktu dengan menjelajahi halaman Kastil Blarney yang tidak kalah menarik.

3. Piramida Giza, Mesir

Piramida Giza terletak di tengah padang gurun di pinggiran kota yang tidak jauh dari pusat Kota Kairo, Mesir.

Wisatawan rela berpanas-panasan di tengah keramaian untuk melihat salah satu keajaiban dunia itu.

Piramida GizaIntisari online Piramida Giza

Pengunjung sebaiknya membeli tiket masuk lebih awal. Hal ini agar dapat menghindari keramaian dan panas teriknya gurun pasir.

Baca juga: Mumi Tertua di Dunia Ternyata Bukan Berasal dari Mesir

Tiket masuk ini hanya dijual secara terbatas dua kali sehari yaitu pada pukul 8.00 dan pukul 13.00 waktu setempat, seperti dikutip dari Planetware.com.

Jika kehabisan tiket Piramida Giza, wisatawan bisa mengunjungi piramida lain yang tidak terlalu ramai di Dashur, Mesir.

4. Menara Pisa, Italia

Pembangunan Menara Pisa dimulai pada tahun 1173 dan membutuhkan waktu hampir 200 tahun untuk menyelesaikannya.

Menara Pisa berbeda dari menara lain di Italia. Hal ini karena bentuknya bulat. Selain itu, menara terpisah dari bangunan katedral, sehingga tampak berdiri sendiri.

Menara Miring Pisa, ItaliaPixabay.com/JimboChan Menara Miring Pisa, Italia

Bahkan sebelum menyelesaikan konstruksi, Menara Pisa sudah mulai miring. Selama beberapa dekade, para insinyur dari seluruh dunia mencoba memperbaikinya tetapi tidak ada yang berhasil.

Baca juga: Italia Kembali Sambut Wisatawan Asing yang Sudah Divaksin, tetapi...

Saat ini, Menara Pisa menjadi salah satu tempatwisata yang ramai akan pengunjung setiap harinya. Biasanya turis memadati kawasan ini untuk berfoto dengan pose klasik yaitu pose seolah-olah mendorong Menara Pisa.

Namun, jangan hanya mengunjungi Menara Pisa. Kunjungi pula Katedral Romawi Duomo di Pisa yang penuh dengan karya seni untuk melengkapi koleksi foto kamu.

5. Jam Astronomi Praha, Republik Ceko

Jika ingin melihat bangunan-bangunan kuno dari abad pertengahan hingga sekarang, Praha adalah kota yang tepat untuk dikunjungi.

Jam Astronomi, Praha DOK.Pixabay.com/Graham-HPixabay.com/Graham-H Jam Astronomi, Praha DOK.Pixabay.com/Graham-H

Praha dinobatkan sebagai pusat kota sejarah terbesar dalam daftar Warisan Dunia oleh UNESCO. Di sana, terdapat Jam Astronomi Praha sebagai jam astronomi tertua di dunia yang masih beroperasi hingga saat ini.

Terletak di alun-alun kota, jam ini sudah ada sejak 600 tahun lalu dan menjadi salah satu obyek wisata ikonik di Praha. Tidak hanya menunjukkan waktu, jam astronomi ini juga menunjukkan posisi matahari, bulan dan 12 konstelasi zodiak.

 Baca juga: Koleksi Permainan Seks Penuhi Museum Tiga Tingkat di Praha

Setiap satu jam sekali, jam ini akan berbunyi dan wisatawan dapat melihat patung-patung di sisi jam bergerak.

Jika ingin melihatnya, pastikan untuk mengatur waktu dan tiba saat pertunjukkan akan dimulai. Kamu pun tidak perlu membuang banyak waktu menunggu dan dapat menikmati keindahan sejarah kota Praha lainnya.

6. Times Square, New York

Times Square atau New York Times Tower awalnya berfungsi sebagai markas salah satu media cetak terkenal The New York Times.

Area ini dibangun pada tahun 1904 dan terletak di Broadway, New York. Saat ini, bagian luar bangunan Times Square dipenuhi papan reklame elektronik.

Ilustrasi Times Square, New York DOK.Pixabay.com/Ahundt Ilustrasi Times Square, New York DOK.Pixabay.com/Ahundt

Inilah salah satu ruang iklan paling banyak dicari di dunia, seperti dikutip dari Trip.com.

Baca juga: Ada Taman Apung Berbentuk Tulip di New York

Melihat gemerlap lampu papan reklame Times Square pada malam hari menjadi salah satu aktivitas wajib saat berkunjung ke New York.

Namun,jika kamu tidak terlalu suka keramaian, kamu bisa kunjungi Mile Museum. Ini merupakan gabungan dari delapan museum di sepanjang jalan Fifth Avenue.

7. Hollywood Walk of Fame, California

Seorang seniman bernama Oliver Weismuller merancang Hollywood Walk of Fame sebagai bentuk apreasiasi untuk para artis-artis hebat, dikutip dari Smartertravel.com.

Berlokasi di sepanjang jalan Hollywood Boulevard, Hollywood Walk of Fame dirancang pada tahun 1953.

Hollywood Walk of FameShutterstock Hollywood Walk of Fame

Kamu dapat berfoto dengan plakat bintang aktor favoritmu atau berfoto dengan banyak karakter berkostum di sepanjang jalan. Namun, wisatawan disarankan berhati-hati saat ingin berfoto dengan para karakter.

Baca juga: 11 Fakta Menarik Disneyland California yang Buka Lagi

Kerap terjadi kasus pencopetan saat turis lengah karena tengah berfoto dengan para karakter tersebut.

Setelah puas berfoto, kamu juga bisa mengunjungi museum lilin Madame Tussauds di Hollywood. Wisatawan dapat berfoto dengan versi patung lilin artis-artis terkenal.

8. Manneken Pis, Belgia

Patung perunggu seorang anak kecil yang sedang air kecil ini merupakan salah daya tarik untuk wisatawan di Belgia.

Dipahat oleh seniman Belgia bernama Hiëronymus Duquesnoy the Elder pada 1618. Patung ini memiliki cerita yang unik.

Patung Mannekin Pis di Brussels, BelgiaAzwar Ferdian/Kompas.com Patung Mannekin Pis di Brussels, Belgia

Patung mengisahkan legenda anak kecil yang menyelamatkan Kota Brussels dari meriam serangan kekuatan asing pada abad ke-14.

Saat akan diserang dengan bom, seorang bocah laki-laki bernama Julianske mengencingi sumbu meriam hingga mampu menyelamatkan kota.

Baca juga: Brasil Bangun Patung Yesus, Lebih Tinggi dari Rio de Janeiro

Sambil menunggu bergantian untuk mengambil foto, kamu bisa mengunjungi toko coklat di sebelah patung Manneken Pis untuk sekadar membeli oleh-oleh.

Selain Manneken Pis, Belgia punya Zinneke Pis yang merupakan patung anjing yang juga sedang buang air kecil di Kota Brussels.

9. Equator, Ekuador

Pada sebuah ekspedisi pada tahun 1736, jauh sebelum sistem GPS ditemukan, Charles-Marie de La Condamie menunjuk garis tengah bumi di Ekuador.

Kemudian ketika teknologi berkembang, para ahli geologi mendapatkan garis tengah bumi yang lebih akurat.

Mitad Del Mundo, EkuadorUnsplash,com/Andrés Medina Mitad Del Mundo, Ekuador

Kendati demikian, monumen besar sudah terlanjur dibangun diatas garis yang salah. Monumen ini bernama Mitad del Mundo atau Kota Tengah Bumi.

Wisatawan tetap dapat menikmati keindahan taman di Mitad Del Mundo dan berfoto dengan Tugu.

Baca juga: Wisatawan yang Sudah Divaksinasi Bisa Kunjungi Ekuador, Termasuk Galapagos

Selain Equator, kamu bisa mengunjungi Kepulauan Galapagos selama berada di Ekuador.

Diberitakan Kompas.com, Jumat (26/3/2021), pengunjung dapat menyewa kapal Ecoventura yang menawarkan penyewaan 20 kapal penumpangnya selama seminggu untuk menjelajahi Kepulauan Galapagos.

10. The Little Mermaid, Denmark

The Little Mermaid atau Putri Duyung Kecil adalah nama dari kisah dongeng penulis buku Denmark, Hans Christian Andersen. Wisatawan dapat menemui Putri Duyung Kecil di Pelabuhan Kopenhagen bagian utara.

Diresmikan sejak tahun 1913, patung mungil ini memiliki tinggi 120 meter dan berat sekitar 175 kilogram.

The Little Mermaid, Denmark DOK.Pixabay.com/SharonangPixabay.com/Sharonang The Little Mermaid, Denmark DOK.Pixabay.com/Sharonang

Sayangnya, patung The Little Mermaid beberapa kali menjadi sasaran vandalisme. Patung asli The Little Mermaid akhirnya disimpan di lokasi yang tidak diketahui dan digantikan oleh replika dikutip dari Smartertravel.com.

Melansir Routesnorth.com, waktu terbaik untuk wisatawan datang dan melihat patung The Little Mermaid adalah pagi hari saat lokasi masih belum terlalu ramai wisatawan.

Baca juga: Mirip Negeri Dongeng, Inilah Museum Hans Christian Andersen di Denmark

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.