Kompas.com - 20/08/2021, 11:31 WIB

 

KOMPAS.com – Salah satu usaha pariwisata yang terdampak PPKM Level 2 sampai 4 adalah MICE atau meeting, incentive, conference/convention, and exhibition/event.

Sebab, pemerintah Indonesia masih membatasi penyelenggaraan acara, seperti pameran, konser, atau seminar untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kendati demikian, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI) Hosea Andreas Runkat mengatakan, para pelaku MICE termasuk di Jakarta sudah siap dengan segala protokol kesehatan.

Baca juga: Sektor Pariwisata dan MICE di Jakarta Bisa Segera Dibuka asalkan...

“Semua sudah on the right track, cuma tinggal tunggu waktu kira-kira kapan akan dibuka (PPKM Level 4),” jelasnya dalam webinar bertajuk “Kesiapan Tempat Wisata, Horeka, dan Event Pada Pengunjung Tervaksin di Jakarta dan Sekitarnya” pada Kamis (19/8/2021).

Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) Dino Hamid yang turut hadir dalam webinar juga mengatakan hal yang sama.

Jika Jakarta dan beberapa daerah lainnya masih masuk dalam PPKM Level 4, dia meminta agar pemerintah memberi kejelasan pada PPKM level berapa pelaku MICE bisa bergerak.

Ilustrasi pameran modifikasi.Istimewa Ilustrasi pameran modifikasi.

“Di level PPKM berapa kita bisa beraktivitas kembali? Event, konser, dan pertunjukan. Jadi bisa tahu kalau ada pengumuman PPKM Level 4, 3, atau 2, jadi bisa kita rencanakan,” tutur Dino.

Untuk saat ini, dia mengungkapkan bahwa pihaknya hanya bisa berharap sambil menanti informasi yang lebih jelas seputar level PPKM untuk penyelenggaraan acara.

“Kalau informasinya sudah diterima, kita bisa bantu untuk sosialisasikan juga karena kita berhubungan sama banyak sektor, terutama sektor pendukung seperti komersial,” katanya.

Baca juga: Pelaku MICE Wajib Patuhi Protokol Kesehatan CHSE, Ada Sertifikasi

Sementara itu, Hosea menuturkan jika PPKM Level 4 belum dicabut, setidaknya pemerintah memberi klasifikasi merinci terkait acara apa yang bisa dilakukan jika diizinkan.

Misalnya adalah penyelenggaraan MICE pada daerah dalam kategori PPKM Level 4 hanya bisa dilakukan pada titik dengan risiko rendah Covid-19.

“Paling tidak kalau di PPKM Level 4, dalam zona seperti apa sudah bisa berjalan, dan dengan kondisi apa. Kalau dari risiko rendah Covid-19, jumlah orangnya seperti apa. Itu bisa dijalankan kalau memungkinkan dibuka,” jelas Hosea.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

Jalan Jalan
Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Jalan Jalan
Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Travel Update
Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Jalan Jalan
Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Travel Tips
Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Travel Update
3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

Travel Tips
3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

Travel Update
7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

Jalan Jalan
Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itinerary
Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Jalan Jalan
Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Travel Update
Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Travel Update
6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

Jalan Jalan
10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.