Kompas.com - 20/08/2021, 13:38 WIB
Usman memberi pakan tapir di Taman Safari Bogor, Sabtu (9/5/2020). Selama penutupan karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dampak penyebaran Covid-19, Taman Safari Bogor tetap melakukan pemeliharaan, perawatan kesehatan dan pemberian pakan pada satwa. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOUsman memberi pakan tapir di Taman Safari Bogor, Sabtu (9/5/2020). Selama penutupan karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dampak penyebaran Covid-19, Taman Safari Bogor tetap melakukan pemeliharaan, perawatan kesehatan dan pemberian pakan pada satwa.

 

KOMPAS.com – Chief Operating Officer Taman Safari Indonesia Adrian Cecil berharap pihaknya mendapat dana hibah pariwisata 2021.

“Di dana hibah pertama itu lembaga konservasi. Tempat wisata seperti Taman Safari bukan yang termasuk (penerima bantuan),” kata dia dalam webinar bertajuk “Kesiapan Tempat Wisata, Horeka, dan Event Pada Pengunjung Tervaksin di Jakarta dan Sekitarnya” pada Kamis (19/8/2021).

Baca juga: Bantuan Insentif Kemenparekraf Rp 60 Miliar Targetkan 1.000 Penerima

Alhasil, Adrian pun berharap Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan tetap memasukkan tempat wisata seperti Taman Safari untuk masuk dalam penerima dana bantuan.

Menurut dia, bukan hanya pekerja tempat wisata saja yang butuh pertolongan. Terlebih, pihaknya yang juga berhubungan dengan satwa.

“Kita bekerja dengan makhluk hidup, para satwa itu. Buka tidak buka, kita tetap ada biaya yang agak tinggi untuk dikeluarkan,” jelas Adrian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Dana Hibah Pariwisata 2021 Akan Didistribusikan 2-3 Bulan Mendatang

Dana hibah untuk lindungi satwa

Wartakota memberitakan, Jumat (28/5/2021), Perhimpunan Kebun Binatang se-Indonesia (PKBSI) telah menyampaikan beragam keluhan terkait penyaluran dana hibah pariwisata.

Keluhan tersebut pun ditanggapi oleh Menparekraf Sandiaga Uno dengan memperluas penerima dana hibah pariwisata.

Wisatawan saat memberi makan jerapah dengan tumpeng sayur dan buah di Taman Safari Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (20/6/2021).KOMPAS.COM/ANDI HARTIK Wisatawan saat memberi makan jerapah dengan tumpeng sayur dan buah di Taman Safari Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (20/6/2021).

Adapun, kini dana bantuan tersebut juga menyasar taman rekreasi nasional, baik itu swasta maupun pemerintah, termasuk tempat wisata yang mengelola satwa.

Hal ini diungkapkan olehnya saat melakukan kunjungan ke Taman Safari Indonesia di Cibeureum, Cisarua, Bogor, Jumat.

Baca juga: 3 Bayi Singa dan 1 Bayi Jerapah Lahir di Taman Safari Prigen

“Kami akan mendukung program penyelamatan kebun binatang di masa pandemi ini dengan memperluas dana hibah pariwisata. Bukan hanya hotel dan restoran, tetapi juga kepada taman rekreasi,” jelas Sandiaga.

Dirinya menambahkan, hal tersebut juga dipicu oleh foto-foto gajah yang terlihat kurus, sakit, dan mati di beberapa kebun binatang yang kekurangan dana untuk membeli makanan.

Baca juga: Sensasi Memberi Makan Jerapah dengan Tumpeng Sayur dan Buah di Taman Safari Prigen

“Jadi harapan kita pertama adalah berpihak menyelamatkan ribuan lapangan kerja. Kedua, meningkatkan kemampuan melalui digitalisasi,” ujar Sandiaga.

Ia melanjutkan, harapan ketiga adalah program-program dana hibah pariwisata dapat untuk keberlanjutan usaha-usaha yang menyelamatkan satwa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Travel Update
Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Jalan Jalan
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Travel Update
Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Travel Update
Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Travel Update
Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Travel Update
5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

Travel Tips
Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Travel Tips
5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.