Kompas.com - 28/08/2021, 17:16 WIB

Hari kedua: Sarapan sego tempong Banyuwangi

Sebelum memulai petualangan di hari kedua, wisatawan tentu perlu menyantap sarapan. Sego tempong adalah salah satu makanan khas Banyuwangi.

Hidangan ini terdiri dari nasi putih dengan aneka sayur, seperti bayam, daun kenikir, dan daun kemangi, ditambah lauk-pauk. Perpaduan lengakp tersebut kemudian disiram dengan sambal kacang yang gurih dan pedas.

Sego Tempong Mbok Wah adalah salah satu warung makang yang terkenal di Glagah. Rumah makan ini terletak di Jalan Gembrung Nomor 220, Lingkungan Watu Ulo R, Bakungan.

Dari Desa Wisata Tamansari, pengujung hanya perlu berkendara selama 28 menit untuk sampai ke Sego Tempong Mbok Wah. Tempat makan ini bisa dikunjungi setiap hari dari mulai pukul 08.00 WIB.

Makanan di Sego Tempong Mbok Wah bisa dinikmati dengan harga mulai dari Rp 7.000 per porsinya. Tambahan lauk tentu akan menambah harga makanan tersebut.

Baca juga:

Berburu foto di Pantai Boom

Jembatan yang Instagramable di Pantai Boom Banyuwangi.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Jembatan yang Instagramable di Pantai Boom Banyuwangi.

Hari kedua dibuka dengan wisata pantai di Kampung Mandar, tepatnya di Pantai Boom Banyuwangi uang menjadi salah satu obyek wisata favorit di wilayah itu.

Tak hanya menikmati pemandangan di pinggir pantai, pengunjung juga bisa bermain air di pantainya yang bersih, sekaligus berfoto di jembatan ikonik. 

Pantai ini bisa dikunjungi sejak pukul 05.00 WIB setiap harinya. Dengan membayar Rp 5.000 saja, pengunjung bisa puas bermain di Pantai Boom.

Untuk mencapai tempat ini, pengunjung menghabiskan waktu sekitar 15 menit dari Sego Tepong Mbok Wah dengan naik kendaraan pribadi. 

Baca juga:

Santai di Pantai Teluk Hijau

Pantai Teluk Hijau (Green Bay) di Banyuwangi DOK. Shutterstock/Jhon ImagesShutterstock/Jhon Images Pantai Teluk Hijau (Green Bay) di Banyuwangi DOK. Shutterstock/Jhon Images

Pantai Teluk Hijau terletak di Desa Sarongan, Pasenggrahan, Banyuwangi. Jarak tempuh menuju pantai ini adalah sekitar dua hingga tiga jam dari Pantai Boom.

Seperti namanya, pantai ini memiliki warna air laut yang kehijauan dan pasir putih. 

Tak jauh dari Pantai Teluk Hijau, pengunjung juga bisa menemukan sejumlah homestay. Salah satunya adalah Java Turtle Homestay.

Java Turtle Homestay berjarak sekitar 12 menit dari Pantai Teluk Hijau. Harga kamar di homestay tersebut sekitar Rp 300.000 per malam dengan kapasitas dua orang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.