Kompas.com - 31/08/2021, 10:15 WIB
Penampakan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) dari udara usai diresmikan di Kuta Selatan, Bali, Minggu (25/09/2018). Patung setinggi 121 meter dengan lebar 64 meter tersebut resmi diresmikan dan menjadi patung tertinggi ketiga di dunia. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIPenampakan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) dari udara usai diresmikan di Kuta Selatan, Bali, Minggu (25/09/2018). Patung setinggi 121 meter dengan lebar 64 meter tersebut resmi diresmikan dan menjadi patung tertinggi ketiga di dunia.

 

KOMPAS.com – Bali tengah dicanangkan sebagai destinasi wisata berbasis kesehatan atau medical tourism, juga disebut wellness tourism dan akan dipasarkan kepada wisatawan nusantara (wisnus) terlebih dahulu.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, hal tersebut lantaran Pulau Dewata memiliki banyak potensi terkait wisata berbasis kesehatan.

“Kita sekarang menggerakkan wellness tourism sebagai salah satu program utama dan diarahkan ke wisnus untuk enggak ke luar negeri, di Indonesia saja. Sudah disiapkan fasilitas kesehatan yang baik,” kata dia dalam Weekly Press Briefing virtual, Senin (30/8/2021).

Baca juga: Media Asing Sebut Bali Terima Turis Asing September 2021, Ini Respons Sandiaga Uno

Adapun, pencanangan rencana tersebut telah melalui berbagai persiapan, termasuk rapat dan survei selama enam bulan.

Untuk menjadikan Bali sebagai destinasi wisata berbasis kesehatan, Sandiaga mengungkapkan, pihaknya juga bekerja sama dengan Perhimpunan Kedokteran Wisata Indonesia (Perkedwi).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sudah uji coba beberapa minggu lalu, saya juga sudah lakukan check-up. Kita fokus ke kualitas yang bagus agar fasilitas kesehatan bisa bersaing dengan fasilitas kesehatan luar negeri,” papar dia.

Baca juga: Suku Bali dan Pemakaman di Desa Trunyan yang Misterius

Terkait fasilitas kesehatan yang bagus, Sandiaga mencontohkan aspek pelayanan di setiap rumah sakit akan makin ditingkatkan.

Selain Pulau Dewata, dia mengatakan bahwa Jakarta dan Medan rencananya juga akan dipromosikan sebagai tempat tujuan wisata kesehatan.

“Promosi ini akan kami sasar kepada wisnus yang selama ini mendapat layanan kesehatan atau pengobatan dari luar negeri,” jelasnya.

Jadi destinasi wisata kesehatan kelas dunia

Pada Maret 2021, Menparekraf Sandiaga Uno sempat mengatakan bahwa Bali akan dicanangkan sebagai destinasi wisata kesehatan kelas dunia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Travel Update
Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Travel Update
Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Travel Update
Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Jalan Jalan
4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

Travel Update
Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.